Pembalasan Istri Sah

Pembalasan Istri Sah
BAB 54. Permintaa Lainnya


__ADS_3

Riana yang tak ingin hal buruk menimpa kedua anaknya meskipun apapun yang terjadi padanya memutuskan membicarakan mengenai Kamal dan Yonna.


"Aku tidak tau akan kebenraan informasi ini tapi akan lebih baik jika kau cari tau sendiri informasinya!" ucap Riana dengan ekspresi wajah yang serius.


"Istrimu sepertinya juga memiliki hubungan terlarang dengan Bosnya jadi jika kau berniat melaporkan Yonna ke Bosnya, itu akan sangat sia-sia!" ucap Riana dengan ekspresi wajah yang dingin.


"Apa? Dasar wanita j*lang! Tak hanya satu pria yang menid*rinya tapi ternyata ada banyak pria lainnya!" ucap Dion dengan ekspresi wajah yang marah.


Riana yang ingin meminimalisir dampak buruk pada anak-anaknya di masa depan pun memutuskan untuk menggunakan cara yang lebih baik.


"Daripada melaporkan Mas Kamal dan Yonna lebih baik menyebarkan perselingkuhan mereka ke teman-teman kantornya agar dia malu dan berhenti sendiri bekerja karena tidak tahan!" ucap Riana dengan nada suara yang tegas.


"Lalu bagaimana dengan Bosnya Suamimu dan Yonna? Apakah kau tidak ingin menghukumnya juga?" tanya Dion dengan terburu-buru.


"Menghukumnya? Aku tidak ada urusan dengannya! Justru kau lah yang punya urusan! Jika kau ingin juga membongkar hubungan Yonna dan Bosnya, kau harus memiliki bukti yang kuat atau itu akan menjadi bumerang untukmu di masa depan!" ucap Riana dengan nada suara yang tegas.


Dion yang kesal karena terus dihianati oleh Yonna tapi tak pernah mengetahuinya jika Riana tidak memberitaunyaa pun menjadi sangat kesal.


"Kalau begitu lebih sekalian disebarkan saja ke media sosial! Aku ingin semua orang tau tentang hubungan terlarang mereka!" ucap Dion dengan emosi yang menggebu-gebu.


"Jika kau melakukan itu, apakah kau tidak tau dampak buruk yang akan terjadi pada anakmu nanti jika video perselingkuha ibunya dengan pria lain hingga berhubungan b*dan tersebar?" tanya Riana dengan tatapan mata yang tajam.


"Apakah kau tidak bisa memprediksi bagaimana tanggapan guru-guru, teman, dan lingkungan anakmu mengenai hal ini?" tanya Riana dengan wajah yang datar.


Dion yang mendengar perkataan Riana pun terdiam dan menundukkan kepalanya seolah sedang berpikir sesuatu.


"Yonna berselingkuh dengan banyak pria. Dia tidak hanya sekedar chatting ataupun bertemu pria-pria itu tapi juga berhubungan int*m dengan mereka! Siapa yang yakin jika anak-anak itu adalah darah dagingku?" tanya Dion dengan ekspresi wajah yang terlihat miris.


"Jika kau tidak yakin identitas anakmu lebih baik kau lakukan tes DNA untuk membuktikannya. Saat ini tes DNA tidaklah sulit dan prosesnya cepat serta biayanya pun tak terlalu mahal!" ucap Riana yang memberikan saran kepada Dion.

__ADS_1


"Tapi aku pun ingin memperingatkanmu bahwa jika kau menyebarkan video itu ke media sosial yang akan menjadi korban juga anak-anakku karena pria yang berperan dalam video itu adalah Ayah dari anakku!" ucap Riana dengan ekspresi wajah yang serius.


"Aku adalah seorang Ibu yang sangat menyayangi anaknya lebih dari apapun di muka bumi ini jika kau berbuat sesuatu yang memiliki dampak negatif pada anakku maka aku sebagai Ibu tak akan diam saja!" ancam Riana dengan tatapan mata yang tajam.


"Kau akan mendapatkan hukuman yang sama dengan Istrimu itu bahkan lebih berat dariku karena sebagai Seorang Ibu, aku rela menjadi Iblis hanya untuk melindungi mereka!" ucap Riana dengan suara yang tegas.


"Aku tidak hanya asal bicara dan kau pun sangat tau bagaimana aku bertindak!" ucap Riana yang merujuk pada penggrebekan Kamal dan Yonna di Hotel hingga berakhir mendekam di dalam Penjara.


Dion tau jika dirinya tidak boleh membangunkan singa yang tidur pun memilih menyerah dan melakukan cara yang disarankan oleh Riana.


"Aku tidak boleh menjadikan wanita ini musuhku jika aku tidak mau hancur! Lebih baik aku mengalah tapi menang daripada aku keras kepala mementingkan egoku tapi aku hancur!" ucap Dion dengan wajah yang menyerah.


"Baiklah. Aku tidak akan menyebarkan video itu di media sosial dan aku akan mengumpulkan bukti perselingkuhan Yonna dengan pria lain tapi aku tak mengenal teman Yonna jadi bagaimana aku menyebarkan berita perselingkuhan Kamal dan Yonna?" tanya Dion dengan wajah yang bingung.


"Masalah terakhir serahkan saja padaku. Aku yang akan mengurusnya! Kau tak perlu khawatir. Lakukan saja yang kau ingin lakukan!" ucap Riana dengan senyum yang lebar.


Riana yang melihat Putra telah sampai pun menyerahkan perjanjian dengan Dion kepadanya dan Riana memilih untuk kembali pulang.


Riana yang mengetahui bahwa Maya adalah orang yang paling cerewet dan sangat suka bergosip dari Kamal memutuskan untuk menghubungi Maya.


Maya yang juga penasaran karena Kamal dan Yonna tak masuk bekerja hari itu dengan senang hati meluangkan waktunya setelah pulang kerja.


Maya yang datang ke tempat pertemuan dengan Riana bersama Dewi langsung bersikap akrab dan Riana yang berniat untuk menarik perhatian dan simpati pada Maya menghapus makeup yang menutupi matanya yang bengkak karena menangis semalaman.


"Mbak Riana, kan? Apa kabar Mbak? Sudah sangat lama ya tidak bertemu!" ucap Maya dengan nada suara yang ramah dan ekspresi wajah yang bersahabat.


"Benar sekali. Hmmm, ada apa Mbak meminta bertemu? Apa terjadi sesuatu pada Pak Kamal? Wajah Mbak Riana terlihat sangat lelah dan sedikit bengkak di bawah mata!" ucap Dewi dengan kepekaan yang tinggi dan ekspresi wajah yang khawatir.


"Hmmm, sebenarnya ini adalah aib tapi aku sangat bingung. Aku tak tau harus cerita pada siapa. Ini adalah hal yang sangat menyakitkan bagiku!" ucap Riana dengan wajah yang sedih.

__ADS_1


"Ada apa Mbak? Jangan menangis, Mbak. Mbak Riana bisa cerita pada kami!" ucap Maya yang langsung menatap Dewi yang ada di sampingnya dengan respon anggukan kepala sebagai tanda setuju.


"Terima kasih. Sebenarnya Mas Kamal saat ini sedang mendekam di dalam Penjara bersama Mbak Yonna karena keduanya tertangkap Polisi sedang berhubungan int*m di salah satu Hotel terkenal di Kota ini!" ucap Riana dengan wajah yang sedih.


"Apa? Tidak mungkin! Pantas saja Pak Kamal dan Yonna tidak masuk ke kerja hari ini ternyata mereka berdua saat ini sedang di Penjara!" ucap Maya dengan nada suara yang terdengar dramatis dan wajah yang terkejut.


"Aku tidak menyangka jika mereka berdua bisa melakukan hal yang sangat memalukan dan rendahan seperti itu!" ucap dewi dengan ekspresi wajah yang tak percaya.


"Benar. Bagaimana reaksi suaminya Yonna, ya? Apakah Suaminya sudah tau jika Yonna berselingkuh dan saat ini sedang di Penjara?" tanya Maya dengan ekspresi wajah penasaran.


"Aku tidak tau pastinya tapi sepertinya Suaminya Mbak Yonna tau!" ucap Riana dengan wajah yang polos dan nada suara yang bingung.


Riana yang mulai menceritakan kecurigaannya dan menjelaskan semua perbuatan buruk Kamal dan Yonna serta memberikan video penggrebekan Kamal dan Yonna kepada Maya pun memasang wajah korban.


"Mbak, aku sangat senang bisa menemukan teman yang bisa diajak bicara. Terima kasih banyak, ya Mbak!" ucap Riana sambil memasang wajah dengan senyum yang dipaksa.


"Sama-sama Mbak. Aku senang jika Mbak Riana bisa merasa lebih baik sekarang!" ucap Dewi dengan senyum yang lembut sambil menggenggam tangan Riana dan diikuti oleh Maya yang melakukan hal yang sama.


"Hmmm, bisakah kalian tidak mengatakan pada siapapun bahwa aku yang menceritakan ini? Aku tak ingin disebut sebagai Istri yang tidak baik!" ucap Riana dengan wajah yang sedih


"Aku sudah diselingkuhi, rumah tanggaku hancur, anakku kehilangan Ayahnya dan hartaku pun diambil oleh Mbak Yonna. Aku tak ingin ada orang yang menghinaku dan membenarkan perzinahan ini!" ucap Riana dengan mata yang berkaca-kaca.


"Agh, bisakah kalian berdua juga tidak mengupload video ini ke sosial media? Aku tak ingin video ini menjadi viral dan seluruh dunia tau. Jejak digital itu tak bisa dihapus. Aku tak ingin anakku pun harus menerima hukuman dari Perzinahan Mas Kamal dan Mbak Yonna?" tanya Riana sambil menggenggam tangan keduanya dengan ekspresi wajah yang memelas.


Maya dan Dewi yang tak tega melihat Riana menderita pun menyetujui permintaan Riana dan tak akan pernah mengatakan pada siapapun jila sumbernya adalah Riana dan ikut berjanji tak akan memviralkan video itu.


Maya dan Dewi yang ingin memberikan dukungan kepada Riana pun memeluk Riana dengan erat dan kata-kata yang menenangkan.


"Terima kasih. Terima kasih banyak. Kalian berdua sungguh baik dan memiliki hati yang seperti malaikat!" puji Riana sambil memeluk Maya dan Dewi dengan senyum yang licik.

__ADS_1


#Bersambung#


Apakah berita perselingkuhan dan perzinahan Kamal dan Yonna akan tersebar ke seluruh Kantor? Bagaimana nasib karir Kamal dan Yonna nantinya? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..


__ADS_2