
Pak Kuncoro yang menjadi Bos Kamal lagi menjadi sangat marah setelah mendengar berita terbaru dari bawahannya.
“Aku sudah menyelidiki ini semua. Tidak disangka ternyata Riana adalah wanita yang sangat cerdas. Jika dia berencana untuk membalas Kamal dan Yonna dan membuat keduanya menderita maka aku akan menolongnya!” ucap Pak Kuncoro dengan tatapan mata yang tajam.
Pak Kuncoro yang telah berniat menolong Riana setalah mengetahui perbuatan mes*m Kamal dan Yonna yang telah keterlaluan pun mengambil inisiatif untuk menghancurkan Kamal dan Yonna.
“Aku tak bisa memecat orang karena aku tau dia berselingkuh kecuali Istri atau Suami dari Pelaku yang melaporkannya!” ucap Pak Kuncoro dengan suara yang rendah sambil menarik nafas yang panjang.
“Jika aku tak ingin menerima hukuman karena menutup mata akan perbuatan yang hina ini maka satu-satunya cara adalah mencari kesalahan Kamal dan Yonna lalu membuat mereka sendiri meminta untuk berhenti atau pindah!” ucap Pak Kuncoro dengan tatapan mata yang tajam.
Sementara itu, Riana yang tau jika uang tersebut sudah ada karena orangtua Yonna menghubunginya bergegas menghubungi Dion.
“Yonna telah memiliki uang yang menjadi syaratku untuk kebebasannya dan sekarang aku berencana akan ke Penjara untuk membebaskannya!” ucap Yonna dengan nada suara yang tegas.
“Aku mengerti. Kau bisa membebaskannya sekarang. Rumah itu sudah aku jual dan hari ini orang itu akan pindah ke rumah tersebut!” ucap Dion dengan ekspresi wajah yang serius.
__ADS_1
“Aku pun telah mentransfer uang kesepakatan kita ke rekeningmu. Aku harap setelah kejadian ini, kita tetap bisa berhubungan baik sebagai teman atau mungkin keluarga!” ucap Dion dengan nada suara yang telah menjadi lebih tenang.
Riana yang mendengar perkataan Dion tanpa pikir panjang menerima permintaan Dion dengan senang hati.
Riana yang telah membuat keputusan pun pergi ke Penjara bersama Putra dan membuat Perjanjian untuk melepaskan Yonna dari dalam Penjara setelah mengambil semua uang yang dimintainya.
“Aku akan mengambil semua uang ini dan karena kau telah menandatangani surat ini maka Pengacaraku yang akan mengurus semua berkas dan membebaskanmu!” ucap Riana dengan nada suara dan ekspresi wajah yang dingin.
Riana yang malas melihat wajah Yonna lebih lama lagi pun pergi keluar ruangan tapi terhenti saat mendengar perkataan Yonna.
“Aku yakin kau pasti tak ingin bersama dengan pria yang telah berselingkuh bahkan sampai melakukan hubungan int*m dengan selingkuhannya!” ucap Yonna lagi dengan percaya diri.
“Jadi aku sarankan padamu untuk cepat-cepat menceraikan Mas Kamal agar aku bisa menikah dengannya!” ucap Yonna dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan tangan bersilang di dadanya.
Riana yang mendengar Yonna yang tidak memiliki perasaan malu apalagi bersalah karena telah melakukan perbuatan yang tercela pun tertawa kecil.
__ADS_1
“Kau tak perlu memberikan saran apapun padaku karena bagiku saran yang keluar dari mulutmu yang kotor itu sangatlah tidak penting!” ucap Riana yang ikut menyilangkan tangannya di dada sambil menyipitkan matanya.
“Sebelum kau mengatakan ini, aku sudah mengajukan gugatan cerai kepada Mas Kamal di Pengadilan Agama!” ucap Riana dengan nada suara yang tegas.
“Jika kau ingin mengambil dan memakai sampah yang telah aku buang maka silahkan saja karena sampah akan sangat cocok dengan tempat sampahnya!” ucap Riana dengan tatapan mata yang merendahkan.
Riana yang merasa sangat jijik kepada Yonna pun berbalik arah dengan sangat elegan dan pergi dari ruangan itu dengan diikuti Putra di belakangnya.
Yonna yang sangat marah mendengar perkataan Riana sangat ingin menarik rambut Riana dan menampar wajahnya tapi dirinya tak bisa melakukan itu semua karena Sipir Penjaga telah menghalanginya keluar dari ruangan itu.
“Aaaarrggghhh! Rianaaaaa.....! Awas saja kau! Aku tidak akan pernah menerima penghinaan ini!” teriak Yonna dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang marah.
#Bersambung#
Apakah Yonna dan Kamal benar-benar akan menikah pada akhirnya? Bagaimana kehidupan Yonna dan Kamal setelah kembali bekerja nanti? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...
__ADS_1