
Ibu Irma dan Pak Aji yang tak ingin menyerah pun pergi ke rumah orangtua Dion dan berharap bisa bertemu Dion disana.
Harapan itu pun menjadi kenyataan, Ibu Irma dan Pak Aji pun melihat Dion yang sedang duduk santai dengan laptopnya di teras depan.
Ibu Irma dan Pak Aji yang menganggap itu adalah kesempatan yang bagus untuk mereka pun pergi menemui Dion.
“Ada apa Ibu dan Bapak kemari?” tanya Dion dengan ekspresi wajah yang tidak senang dengan tatapan mata yang tajam.
“Nak, Ibu dan Bapak kemari karena ingin meminta maaf untuk kesalahan yang dilakukan Yonna!” ucap Pak Aji dengan ekspresi wajah yang lemah lembut.
“Aku sudah memaafkan Yonna tapi aku tidak bisa bersama dengan Yonna kembali!” ucap Dion dengan nada suara yang tegas.
“Aku sudah mendaftarkan Surat Perceraian ke Pengadilan Agama dan aku pun telah menalak tiga Yonna di dalam Penjara. Ibu dan Bapak pun sudah mengetahui hal itu, bukan?” tanya Dion lagi dengan ekspresi wajah yang dingin.
Pajk Aji yang mendengar perkataan Dion merasa dunianya runtuh seketika dan perasaan telah gagal mendidik anak perempuan pun muncul kembali.
“Bapak tau kesalahan Yonna mungkin tak akan bisa dimaafkan sepenuhnya meskipun dimulut Nak Dion sudah memaafkan Yonna tapi di dalam hati pasti masih ada perasaan marah dan benci!” ucap Pak Aji dengan ekspresi wajah yang sedih.
__ADS_1
Ibu Irma dan Pak Aji yang tak bisa mengalah demi kebebasan Yonna pun mulai mengatakan tujuan kedatangannya menemui Dion.
“Nak, Yonna memang melakukan kesalahan yang besar tapi Yonna tetaplah Ibu dari anak-anakmu. Oleh karena itu, Ibu mohon tolong bantulah Yonna agar bisa keluar dari dalam Penjara!” ucap Ibu Irma dengan ekspresi wajah yang memelas.
“Benar, paling tidak tolong pikirkan bagaimana nasib anak-anak kalian jika mereka tau jika Ibunya di dalam Penjara!” ucap Pak Aji yang ingin menjadikan anak-anak sebagai senjata untuk menekan Dion.
“Anak? Hahahaha... Jangan bercanda Pak, Bu! Aku pun ragu saat ini, apakah anak-anak yang dilahirkan Yonna benar-benar anakku mengingat tindakan Yonna yang sangat murahan!” ucap Dion dengan kata yang kasar dengan tatapan mata yang dingin.
Dion yang tak ingin ada urusan lagi dengan Yonna pun dengan cepat memutuskan hubungan ataupun ikatan yang terjalin.
“Jika Ibu dan Bapak ingin meminta bantuanku untuk membebaskan Yonna maka aku akan menolaknya. Yonna bukan lagi Istriku yang artinya tanggung jawab atas Yonna bukan lagi padaku!” ucap Dion dengan nada suara yang tegas.
Ibu Irma dan Pak Aji yang tak bisa melakukan apapun untuk meminta Dion membantu membebaskan Yonna pun meminta barang-barang berharga milik Yonna.
“Baiklah. Bapak dan Ibu mengerti. Kalau begitu, Ibu hanya meminta barang-barang milik Yonna seperti Perhiasan dan Tabungannya!” ucap Ibu Irma dengan ekspresi wajah yang serius.
“Perhiasan? Tabungan? Hahaha...” ucap Dion sambil tertawa dengan sangat keras dengan satu tangan di dahi.
__ADS_1
“Tak ada Perhiasan atau uang milik Yonna! Semuanya milikku dan anak-anak! Tidak ada hak Yonna sedikitpun pada itu semua!” ucap Dion dengan tatapan mata yang tajam.
“Hmmm, jika Ibu dan Bapak membutuhkan untuk membebaskan Yonna lebih baik Ibu dan Bapak minta Yonna menjual dirinya pada Sipir atau Tahanan di dalam Penjara. Aku yakin Yonna tak akan keberatan melakukan hal itu melihat dirinya tidak keberatan check-in di Hotel dengan pria yang bukan muhrimnya!” sindir Dion dengan kata-kata yang kasar.
Ibu Irma yang mendengar kata-kata hinaan dari mulut Dion merasa sangat sakit hati sehingga tak bisa membendung air mata yang keluar di pelipis matanya.
Pak Aji yang ikut sakit hati sangat ingin menampar dan menghajar mulut Dion dengan tinjunya tapi di tahannya karena melihat istrinya yang menangis pilu.
Ibu Irma yang tak tahan mendengar kata-kata kasar apalagi yang akan diucapkan oleh Dion padanya dan suaminya tentang Yonna memilih untuk pergi meninggalkan rumah Besannya itu.
“Pak, sebaiknya kita pergi dari sini. Aku sangat lelah dan ingin istirahat di rumah!” ucap Ibu Irma dengan ekspresi wajah yang sedih.
Dion yang tak memiliki perasaan kasihan ataupun iba pada nasib Ibu Irma dan Pak Aji memilih masuk ke dalam rumah tanpa menatap kepergian mertuanya.
#Bersambung#
Apa yang akan dilakukan orangtua Yonna untu membebaskan Yonna dari dalam Penjara, ya? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..
__ADS_1