Pembalasan Istri Sah

Pembalasan Istri Sah
BAB 74. Menyakiti Hati dan Raga


__ADS_3

Beberapa hari berlalu, Riana yang mengetahui bahwa Kamal akan pindah ke Sulawesi dan menikahi Yonna sebelum keberangkatan tidak merasakan apapun.


Riana yang memutuskan untuk tidak datang untuk menjaga mata, mulut dan hatinya untuk tidak menambah dosa pun hanya mengizinkan kedua anaknya untuk datang.


“Mama, kami pergi dulu! Setelah Acara selesai, kami akan segera pulang!” ucap Shawn dengan senyum yang lembut.


“Baiklah, hati-hati di jalan!” ucap Riana sambil melambaikan tangan kepada kedua anaknya yang pergi ke Pernikahan sederhana Kamal dan Yonna.


Shasa yang sebenarnya tak ingin datang akhirnya memutuskan untuk datang setelah mendapatkan bujukan dan saran dari Shawn yang menyatakan bahwa dirinya harus bersikap lapang dada dan menjadi anak yang Sholehah.


Pernikahan yang dilaksanakan dengan sangat sederhana itu dilakukan di Rumah Orangtua Yonna yang hanya mengundang Keluarga dan tetangga.


Meskipun Pernikahan itu dihadiri olehKeluarga Besar Yonna dan Kamal dan juga beberapa tetangga, gosip dan berita buruk tentang Kamal dan Yonna tak pernah hilang.

__ADS_1


Orang-orang tak akan pernah melupakan skandal buruk yang dilakukan Yonna dan Kamal seumur hidupnya.


Yonna yang berpikir bahwa hari ini adalah Hari Pernikahannya dan menjadi Hari yang baik serta awal yang baik pun kehilangan seleranya karena ucapan orang-orang yang secara terang-terangan menghinanya.


“Dasar mulut-mulut kotor! Apa mereka tidak bisa menjaga lisannya? Apakah mereka lupa bahwa hari ini adalah hari yang baik? Kenapa mereka mengatakan hal buruk di hari Pernikahanku!” ucap Yonna dengan nada suara yang rendah dengan wajah yang kesal.


Kamal yang mendengar semua perkataan Yonna dan orang-orang hanya diam dengan wajah yang datar meskipun di dalam hati perasaan malu dan kesal tetap ada.


Setelah Pernikahan akhirnya, Yonna dan Kamal pun pindah ke Sulawesi dengan membawa Ibu Wati karena Kamal tak bisa meninggalkan Ibunya tanpa ada yang menjaga mengingat kedua adiknya yang sangat sibuk dengan Kuliah serta Kerjanya.


Yonna yang tidak pernah tau pengeluaran ataupun jumlah uang yang dimiliki oleh Kamal saat menjadi selingkuhannya pun menjadi sangat terkejut di bulan pertama pernikahannya.


“Mas, kenapa kita harus mencicil Pinjamanmu di Bank sih? Kenapa tidak biarkan Riana saja yang membayarnya? Bukankah semua uang itu ada di tangannya?” tanya Yonna dengan wajah yang kesal.

__ADS_1


“Uang itu sudah menjadi Keputusan Hakim sebagai Biaya Nafkah Anak hingga Shawn dan Shasa dewasa jadi tidak mungkin aku meminta Riana untuk membayarnya!” ucap Kamal dengan nada suara yang terdengar tinggi.


“Apa? Itu tidak boleh terjadi, Mas. Bagaimana kita membayar kebutuhan yang lain kalau begini Mas?” tanya Yonna dengan ekspresi wajah yang pusing.


“Ibumu ikut kita dan sakit-sakitan dan Adikmu yang masih kuliah serta kerja itu pun masih jadi tanggungan kita! Uangnya darimana Mas?” tanya Yonna lagi dengan wajah yang kesal.


“Aku tidak bekerja lagi dan uang gajimu masih sama saja dengan yang dulu lalu ditambah dengan potongan Pinjaman Bank serta biaya berobat Ibu dan biaya hidup kedua adikmu. Gajimu ini bahkan tidak cukup untuk membiayai kebutuhan rumah tangga!” teriak Yonna dengan suara yang tinggi.


Yonna yang memiliki ekspektasi tinggi kepada Kamal yang akan menjadikannya Ratu seperti Kamal memperlakukan Riana pun hilang sudah saat Kamal menampar wajah Yonna dengan sangat keras.


“Diam! Jika semuanya tidak cukup maka kau pun harus membantuku untuk memenuhi semua kebutuhan! Kau harus mencari kerja lagi!” teriak Kamal dengan suara yang lantang.


Yonna yang mendengar perkataan kasar Kamal dan merasakan perbuatan Kamal yang tak hanya menyakiti hatinya tapi juga fisiknya hanya bisa terus menangis dan menyesali semua keputusannya.

__ADS_1


#Bersambung#


Apa yang akan terjadi pada Pernikahan Kamal dan Yonna? Apakah Pernikahan yang baru berumur jagung itu akan bertahan? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..


__ADS_2