
Kinan berlalu ingin pergi, tapi ia menghentikan langkahnya saat ada didepan pintu.
"Bawa mereka semua ke rumah xx. Biarkan mereka yang melayani Nyonya Nilvam. Berikan penjagaan ketat di sekeliling rumah. Hanya boleh ada satu pembantu yang berada didalam rumah. Pembantu itu hanya akan bertugas mengawasi mereka. Jika ada sesuatu yang salah, maka aku akan turun tangan," titah Kinan.
Waktu demi waktu terus berlalu. Tidak terasa sudah saru bulan sejak pernikahan Devina. Sampai saat ini Kinan masih tetap menjadi pembantu di rumah Gilang.
Dalam sebulan keluarga Nilvam merawat nyonya Nilvam. Disaat pembantu yang disuruh Kinan untuk memata-matai mereka tidak ada, maka keluarga Nilvam akan memarahi nyonya Nilvam. Dan disaat pembantu ada, mereka bersikap pura pura baik. Hal itu membuat Kinan menjadi jengkel. Jangan salah ya, di rumah itu terdapat CCTV.
Kini Kinan sedang berada dibelakang rumah. Membaur dengan pelayan lainnya. Maklumlah, mereka lagi bebas. Karena semua penghuni rumah tidak ada.
"Aku punya gosip hangat nih," ucap seseorang yang bernama Mely, ia dikenal dengan sebutan ratu gosip.
"Apa tuh?" Ucap beberapa orang yang kepo nya tingkat dewa. Iyalah Fany dan Lulu.
Mereka semua ada enam orang. Yaitu Mely, Fany, Lulu, Sari, Popi, dan Kinan.
"Aku dengar, tuan muda mulai dekat dengan seorang gadis," ucap Mely.
"Siapa?" Tanya Fany dan Lulu.
"Dia itu seorang artis yang lagi naik daun. Namanya Tiara," jawab Mely.
__ADS_1
"Bagus dong kalau gitu, berarti kita bakal punya nyonya muda," ucap Mereka.
Mereka berlima terlihat senang, sedangkan Kinan hanya tersenyum. Senyum yang menyimpan kesedihan yang amat dalam.
"Hey, Kinan," panggil Popi.
"Iya kak," sahut Kinan.
"Kok diam aja?" Tanya Kinan.
"Lagi sariawan," jawab Kinan ngasal.
Semuanya menunggu kelanjutan ucapan Mely dengan penasaran.
Mely mengeluarkan sesuatu dari sakunya. Sebuah amplop. Yang terdapat surat didalamnya.
"Bacalah," Ucap Mely.
Fany dan Lulu yang lebih dulu membaca. Setelah itu lanjut ke Sari dan Popi. Barulah Kinan.
Cinta, sebuah kata yang memiliki ribuan arti. Benci, satu kata yang dekat dengan kata cinta, hanya dibatasi garis tipis. Rindu, satu kata yang berhasil membuat orang terkuat sekalipun menjadi lemah.
__ADS_1
Valeri, dialah orang yang pertama kali berhasil masuk kedalam hati ini. Setiap momen kebersamaan kami adalah hal yang paling spesial. Yang tidak akan pernah ku lupakan.
Disaat dia sedang marah, tersenyum, tertawa, menangis, aku tidak akan melupakannya. Saat dia marah, dia menjadi sangat lucu. Saat dia tersenyum dan tertawa, wajahnya terlihat sangat bahagia. Wajah yang sangat manis. Tapi disaat dia menangis, hati ini ikut sedih. Tidak tahan melihat setetes air matanya jatuh.
Empat bulan yang lalu, terjadi sebuah kecelakaan. Kecelakaan yang membuatnya pergi dariku. Rasanya setengah dari diriku ikut menghilang bersama dirinya.
Mulai saat itu, hati ini menjadi beku. Tertutup untuk semua orang yang berusaha masuk. Tidak ada yang bisa membukanya.
Tapi ternyata aku salah, sebulan terkahir ini ada seseorang yang berhasil membuat jantung ini berdegup sangat kencang. Hal yang hanya bisa dilakukan oleh Valeri.
Melihatnya, membuatku merasa nyaman. Perasaan yang selalu kurasakan saat bersama Valeri dulu.
Hati ini mulai terbuka. Terbuka untuknya. Aku merasakan kembali rasanya mencintai.
Saat aku merasa terpuruk, dia datang menenangkan ku. Memelukku seperti yang dilakukan Valeri dulu.
Valeri, di manapun kamu berada. Semoga kamu bahagia. Doakan aku di atas sana. Agar aku bisa bahagia dengan siapapun yang menjadi takdirku. Walau kamu tidak ada disini, tapi hati ini akan selalu menyimpan namamu. Tempatmu takkan pernah hilang.
Izinkanlah aku memulai hidup baru kembali. Dan semoga kamu bahagia, di manapun kamu berada.
^^^Gilang, 15 Desember 2020^^^
__ADS_1