Pembantu Misterius

Pembantu Misterius
Extra Part


__ADS_3

2 minggu kemudian.


Sesuai dengan pengumuman Gilang, hari ini akan diadakan acara pernikahannya juga sang kekasih Valeri.


Mereka berdua berdiri di atas panggung, mengucapkan janji suci pernikahan. Hari itu Valeri menggunakan gaun yang panjangnya melebihi mata kaki.



(Anggap saja itu wajah Valeri ya. Dan gaun pernikahannya anggap saja seperti itu. Sederhana namun elegan)


Sedangkan Gilang memilih memakai kemeja putih dengan jas hitam dan celana panjang senada dengan warna jasnya. Tidak lupa dengan dasinya.



(Seperti ini contohnya. Maaf visualnya aku ganti, soalnya ada yang comen kalau aktor ini lebih cocok jadi Gilang.)


Setelah selesai mengucapkan janji suci, kedua pengantin saling menukar cincin dan menandatangani surat nikah.


Setelah itu kini para tamu mulai berdatangan menaiki panggung untuk menyalam sang pengantin baru.


"Selamat ya Val, akhirnya kamu bisa nikah sama Gilang setelah banyaknya cobaan yang kalian alami," ucap Frans.


"Moga langgeng sampai tua ya. Dan moga cepat nyusul kami," ucap Devina.


Mendengat ucapan Devina yang bagi Valeri agak sedikit menuntut, hanya bisa tersenyum.

__ADS_1


"Akhirnya nyusul juga Val. Ternyata gak sia sia perpisahan 6 bulan kalian. Setelah berpisah cukup lama, akhirnya kalian bisa sampai ke jenjang pernikahan. Selamat ya Val, selamat Gil. Tolong jaga Valeri, dia sudah aku anggap saudara. Jika sampai kau berani mengecewakannya, aku yang akan menjadi lawan mu," ucap Justin memperingati.


"Tengang, aku gak bakalan buat dia kecewa," ucap Gilang.


Mendengar ucapan ucapan Justin, hati Valeri tersentuh. Ia tidak menyangka ternyata Justin sudah sangat menyayanginya dan bahkan menganggapnya sebagai saudara.


"Makasih ya Jus, kamu udah baik banget sama aku. Selama di Singapura kamu udah banyak nolongin aku. Dan sekarang kamu masih mau datang ke pernikahanku," ucap Valeri sambil memeluk Justin.


Justin membalas pelukan Valeri.


"Harusnya aku yang berterima kasih sama kamu. Karena karnamu sekarang aku dan Cherry dapat menikah dan menjadi pasangan bahagia," ucap Justin seraya melepaskan pelukannya.


"Udah ah, jangan nangis mulu. Ini pernikahanmu, kamu harus happy," ucap Justin seraya menghapus air mata Valeri.


Valeri mengangguk.


Gilang mengangguk.


Setelah itu mereka berlalu memberikan kesempatan kepada tamu lain untuk memberikan selamat pada sang pengantin baru.


"Kamu cemburu?" Tanya Valeri hati hati.


"Enggak," jawab Gilang.


Dari suara Gilang, Valeri tahu bahwa saat ini Gilang berbohong.

__ADS_1


"Ayolah, kenapa kamu cemburu sama Justin. Justin hanya sahabat aku, dan kamu lebih dari itu," ucap Valeri.


"Lebih? Jadi aku ini apamu?" Tanya Gilang dengan nada menggoda.


"Kamu itu...," Kini pipi Valeri sudah memerah mendengar pertanyaan Gilang.


"Astaga, kenapa aku bisa berkata begitu. Dasar konyol," rutuk Valeri dalam hati.


"Kamu itu," Valeri kembali tak bisa berkata.


"Aku apa," Goda Gilang.


"Kamu suamiku, pendampingku, cintaku, dan segalanya bagiku," jawab Valeri dengan menahan malu.


Setelah mengatakan hal itu, Valeri menyembunyikan wajahnya di dada bidang Gilang. Untung saja prosesi menyalam pengantin sudah selesai, jadi para tamu tidak banyak melihat tingkah mereka berdua.


"Sudah, jangan menggodaku lagi," ucap Valeri.


Gilang tertawa melihat tingkah imut istrinya itu.


**********


Untuk reader yang minta extra partnya ini aku kasih ya.


Aku mau nanya, bab ini di lanjutkan atau berhenti saja? Soalnya nanti ada yang komen kalau ceritanya tidak menarik. Jadi untuk mengantisipasinya, author minta pendapat.

__ADS_1


Kalau memang ceritanya tak menarik, ya sudah author akan berhenti. Dan sebaliknya, kalau menarik author akan lanjutkan.


Salam hangat dari aku, author pembantu misterius🌹🌹🌹


__ADS_2