
Pertarungan pun tak terhindarkan lagi antara suami istri itu.
sebenarnya Bha Lyang unggul Jauh dari Shiau Bhong.
tapi ternyata Shiau Bhong sungguh licik.
Dia tanpa sungkan menyerang Bha Lyang dengan segenap kemampuan Dan kelicikanya. jarum jarum beracunya sesekali melesat cepat ke arah Bha Lyang, namun semua serangan rahasia itu dapat Di hindari Bha Lyang dengan mudah.
Shiau Bhong pun yg mulai kelelahan segera mengaktifkan mantra pada jarum yg tertancap ditubuh Lee Ming.
dalam sekejap saja Lee Ming yg biasanya Sangat hormat pada Bha Lyang, tiba tiba Jadi beringas dan menyerang Bha Lyang.
tentu saja hal ini membuat Bha Lyang kerepotan menghadapi dua musuh sekaligus. yg mana satu istri Dan yg satunya lagi menantu.
Lee Ming yg pada dasarnya memang pendekar yg lumayan tangguh, menjadi Jauh lebih tangguh berkat mantra yg telah menguasai tubuhnya.
melihat situasi yg kurang menguntungkan, Bha Lyang pun mencari cari kesempatan untuk bisa melarikan diri sambil membawa Lyang Ni yg Lagi hamil.
Bha Lyang berpikir GA mungkin juga dia melumpuhkan Shiau Bhong Dan Lee Ming.
walau bagaimanapun Shiau Bhong itu istrinya, dan dia masih mencintainya. Dan berharap suatu hari bisa menyadarkanya.
begitu juga dengan Lee Ming, Dia adalah menantu yg baik. namun karna pengaruh mantra dari jarum racun Shiau Bhong, Lee Ming Jadi berubah drastis.
Ahirnya Bha Lyang pun memantapkan pilihanya, untuk bisa kabur membawa Lyang Ni yg Lagi hamil muda itu.
lalu Bha Lyang pun membuat asap tebal menutupi pandangan Lee Ming Dan Shiau Bhong.
Saat itulah Bha Lyang kabur bersama Lyang Ni.
__ADS_1
kabur jauh ke hutan yg dulu pernah Dia tinggal sambil berlatih sama saudara seperguruanya.
Sesampai Di hutan Bha Lyang pun menuju rumah itu. ]
Lyang Ni.... untuk Sementara Kurasa Kita aman di sini.
Baiklah ayah... sahut Lyang Ni.
Tak terasa waktu pun berlalu cepat sekali, ga lama Lagi Lyang Ni akan segera melahirkan.
Bha Lyang yg mengetahui hal itu, pergi ke desa terdekat untuk meminta bantuan dukun beranak, ikut pergi kerumahnya .
saat mereka berjalan, ternyata ada mata mata suruhan Shiau Bhong. mengikuti mereka. namun orang itu hanya mengintai saja.
GA lama setelah dukunganya beranjak itu tiba dirumah Bha Lyang, ia pun memeriksa kondisi Lyang Ni.
tuan Bha... Sepertinya persalinan Akan Sedikit rumit, Jadi Aku minta tolong siapkan Kulit bambu yg tajam, karna kemungkinan besar cucu cucumu ini terbungkus sesuatu yg dapat menghalangi proses persalinan.
baiklah Nyai.. sahut Bha Lyang. segera bergegas menyiapkan apa yg Di minta dukun itu.
O ia tuan.. tolong siapkan juga air dalam tempayan, namun Airnya dikasi kunyit dan daun sere. untuk membersihkan darah yg menempel ditubuh cucumu nanti.
lalu Bha Lyang pun segera menyiapkanya.
GA berselang lama, Lyang Ni pun mulai merasakan mules yg perlahan lahan malah kesakitan, karna rasa sakit itu juga Lyang Ni Sampai GA kuat dan meronta ronta.
ayah... Aku ga kuat ayah... teriak Lyang Ni. namun Bha Lyang Hanya bisa menunggu dan mendengar jeritan jeritan putrinya yg kesakitan. karna memang Bha Lyang tidak diperbokehkan sang dukun mendampingi persalinan.
Aaahhhh......... ayaaahhhh..... teriak lyangni menyayat hati. Bha Lyang hanya bisa mendengar tanpa bisa berbuat apa apa.
__ADS_1
GA berselang lama.
Aaaaaaaaaa..... Aku ga kuat lagiiiii...... terdengar kembali teriakan Lyang Ni.
lalu diam tak terdengar Lagi, teriakan atau tangis Batu pun tak ada.
Nyai... apa yg terjadi... ? Tanya Bha Lyang penuh kehawatiran.
namun tak ada balasan yg Di harapkan Bha Lyang.
Nyai....!! Kenapa GA ada suara apa apa Lagi Nyai.. !!? apa yg terjadi..!?? Tanya Bha Lyang makin hawatir.
Bha Lyang Sudah ga bisa menahan diri ingin melihat kedalam. tuan kau jangan masuk Kesini, tunggu saja diluar. semua Sudah selesai. sebentar Lagi kau akan menggendong cucu cucumu yg cantik dan ganteng ini.
Bha Lyang sedikit kaget mendengar pernyataan dukun beranak itu, seolah tau apa yg Dia pikirkan. tapi Bha Lyang menuruti apa Kata dukun itu. karna memang Disana pun Dia GA tau apa yg harus IA lakukan.
tapi Bagaimana dengan putri saya Nyai..? Tanya Bha Lyang kembali. Kali ini sudah agak tenang.
Tenanglah tuan.. persiapkan saja tenagamu untuk mengurus ke dua cucumu ini. karna ibunya ga akan sanggup mengurus sendiri anak yg luarbiasa biasa.
Bha Lyang hanya diam tak menjawab perkataan dukun itu. namun dihatinya sudah terasa bahagia bercampur sedih. Dia pun GA tau yg mana yg harus Dia rasakan saat ini, antara sedih atau bahagia bahkan Mungkin dua duanya.
Sekarang kau Sudah boleh masuk tuan... terdengar suara dukun itu mempersilahkan Bha Lyang masuk.
Bha Lyang pun segera masuk, Dan iapun langsung melihat kedua cucunya yg dibaringkan disamping ibunya.
Bha Lyang menatap cucunya dengan kebahagiaan Dan kesedihan yg dalam. tak terasa airmata kebahagiaan bercampur kesedihanpun menetes di pipinya.
Buat pembaca yg memberikan Vote rendah , yg membuat jelek performa tulisanku ini. berbahagialah karna kau Sudah berhasil.
__ADS_1
Dan buat pembaca yg budiman trimakasih telah mendukung memberi saran Dan likenya.