PENDEKAR KEMBAR

PENDEKAR KEMBAR
Penangkal Racun


__ADS_3

Selanjutnya kalian sudah tau. untuk itu Kakek berharap kalian bisa menolong ayah kalian yg dipengaruhi jarum mantra nenek kalian.


dan Kalau bisa Kalian juga sadarkanlah nenek kalian. tapi untuk itu Kakek tak berharap banyak.


tapi sebelum itu kalian pelajari dulu buku Kebal racun ini, yg Kakek beli saat kakek berada di kota.


Baiklah kek... Kalau memang ayah Kami masih hidup, Kami akan berusaha sekuatnya untuk menyadarkanya dari pengaruh mantra jahat Nenek. Xyang Dan Tyang masih terlarut dalam kesedihan, setelah tau riwayat Keluarga mereka.


Sudahlah... kalian jangan terlarut larut dalam kesedihan, tidak akan merubah keadaan. kalian anak yg kuat dan tangguh, Kakek yakin kalian mampu melewatinya. tutur Cheng Ming memecah keheningan.


kalian tentu ga mau bukan.. '! ayah kalian berlama lama Di bawah pengaruh nenek kalian itu. lanjut Cheng Ming kembali.


Ia kek.. Aku ingin secepatnya menyelamatkan ayah kami. balas tyang penuh semangat.


Nah.. begitu dong... itu Baru cucu Kakek.... celetuk Bha Lyang.


Ketika Xyang Dan Tyang membaca dan mempelajari buku kebal racun, Ggrrrrrhhh... tiba tiba Siharay mengaum kecil.


Ada apa Siharay...? Tanya Tyang sambil mengusap usap kepala Siharay. namun Siharay lagi lagi mengaum kecil.


Ada apa...? apa Kau merasakan sesuatu..? Tanya Tyang kembali.


Siharay seperti mengangguk sambil menjilati tangan Tyang.


Namun karna Xyang Dan Tyang tak tau Maksud Siharay, merekapun mengabaikanya dan kembali membaca buku itu.


Tiba tiba tubuh Siharay bergetar hebat seperti vibrator. Sampai sampai terjatuh Dari pangkuan Tyang.


Kenapa Siharay kak.. Tanya Tyang pada Xyang.


Aku juga tak tau Tyang......! apa dia sakit..? Tanya Xyang curiga Kalau Siharay sakit.


Aku tak tau kak.. sebelumnya dia gak pernah seperti ini.


Tiba tiba tubuh Siharay diam tak bergerak. Tyang Dan Xyang pun Jadi hawatir terjadi sesuatu pada Siharay. lalu bulu bulu Di tubuh Siharay mulai terlihat rontok. Tyang Jadi Makin hawatir saja dibuatnya.


kemudian bulu bulu itu seperti terangkat ke udara tapi bukan tertiup angin. kemudian bulu bulu itu mulai mengeluarkan cahaya yg Makin lama makin terang, Sampai sampai menyilaukan mata. kemudian bulu bulu itu Mulai bergerak pelan pelan lama lama gerakanya Jadi makin cepat, hingga seperti ****** beliung namun skalanya kecil sekali.


Xyang Dan Tyang pun Jadi Sedikit waspada melihat kejadian itu.


Ada apa ini kek.. Tanya Tyang. Aku tak tau Tyang... balas Xyang.


kemudian cahaya Di bulu itu hilang, berganti menjadi asap putih Kental, lalu lama lama berubah Lagi Jadi seperti salju.

__ADS_1


Xyang Dan Tyang Jadi bingung dengan fenomena bulu Siharay.


Karna Seperti mendengar suara deru angin Bha Lyang Dan Cheng Ming pun Keluar dari Rumah dan melihat apa yg terjadi.


seketika itu juga, tiba tiba buku yg masih dipegang oleh Xyang bergetar hebat. sampai sampai terlepas Dari gengaman Xyang. namun buku itu gak jatuh ke tanah, tapi Malah seperti melayang. beberapa saat kemudian buku itu bersinar putih menyilaukan mata. seperti terbuka sendiri halaman demi halaman, kemudian cahaya itu bergerak ke arah ****** beliung kecil bulu Siharay.


Xyang Dan Tyang serta Bha Lyang Dan Cheng Ming hanya bengong melihat hal itu, mereka gak pernah mengira jika hal Seperti ini bisa terjadi.


Saat cahaya buku itu Sudah dekat dengan ****** beliung kecil itu, lalu cahaya itu Seperti menyatu dengan ****** beliung kecil tadi. kemudian buku iti terlempar tepat di atas tubuh Siharay yg masih tergeletak Di tanah.


namun cahaya itu masih Seperti menyatu dengan bulu bulu Siharay yg membetuk pusaran angin kecil itu. setelah beberapa saat pusaran angin kecil yg bercahaya itu terbagi menjadi 4 bagian. namun besar pusaran angin bercahaya itu tetap sama.


Mereka yg masih bengong melihat hal itu, gak sadar ternyata buku yg menimpa tubuh Siharay sudah bergerak sendiri seperti mengelilingi tubuh Siharay.


kemudian Siharay mulai bangkit seperti orang berdiri. kaki depanya menjulur ke depan Seperti menyatukan kedua telapak tangan.


Tiba tiba Siharay mengaum keras.


Ggrrrrrhhhhh.......


mereka yang ada disana pun dibuat kaget dengan auman Siharay, tak sadar mulut mereka pun menganga.


pada saat itulah ke empat pusaran angin bercahaya tadi masuk ke dalam tubuh mereka melalui mulut yg menganga.


kemudian Siharay kembali seperti semula. Dan bulu bulanya pun kini Utuh kembali Seperti tak ada bekas rontok.


Bha Lyang, Cheng Ming, Xyang Dan Tyang kaget namun semua Sudah terjadi, pusaran angin bercahaya itu sudah masuk ketubuh mereka.


keadaanpun kembali normal. Seperti tidak terjadi apa apa.


kek.. apa sebenarnya yg terjadi,..? mengapa Siharay tiba tiba bergetar saat kami membaca buku itu.


emangnya buku apa yg kalian baca ..? Tanya Cheng Ming.


buku kebal racun yg Kakek beri kemaren. tutur Xyang.


lalu Xyang mengambil buku itu, Dan menyerahkanya pada Bha Lyang.


Ini hanya buku kosong, GA Ada tulisan atau apapun didalam buku ini. ungkap Bha Lyang.


Ahirnya Cheng Ming pun menyimpulkan sesuatu.


Saudara Lyang , Xyang Dan Tyang. menurutnya buku itu bukan buku sembarang buku. karna Aku sempat melihat tadi buku itu melayang Dan bercahaya, namun saat cahaya itu menyatu dengan pusaran angin yg kecil tadi, buku itu terlempar menutup tubuh Siharay, apa mungkin Hurup yg ada dalam buku itu berubah Jadi cahaya,,? lalu tak tampak Lagi di buku itu.

__ADS_1


apa mungkin juga, Kalau berubah Jadi bulu yg baru buat Siharay. soalnya tadi Aku sempat melihat, Siharay tak memiliki bulu. namun saat buku itu pindah dari tubuh Siharay, tiba tiba saja bulunya Sudah Utuh kembali.


Baru kemudian Siharay mengaum. yg membuat Kita kaget sampai tak sadar Kalau mulut kita menganga. saat itu lah suasana kembali normal.


penuturan panjang Cheng Ming Sepertinya dapat juga di paham Bha Lyang, Xyang Dan Tyang.


Apa itu artinya Kalau buku ini sebenarnya berjodoh dengan Siharay, dan secara otomatis ilmu kebal racun telah masuk kedalam tubuh Kita...?


atau Kata lain Kita Sudah kebal racun..?


Bha Lyang pun seperti menangkap sesuatu dari kejadian tadi.


Siharay seperti melompat kegirangan mendengar percakapan tuan tuanya.


apa benar begitu Siharay...? tanya Tyang sambil mengusap kepala Siharay. Siharay Seperti mengangguk mengiyakan pertanyaan Tyang.


Kek... ! kak Xyang.. !! Sepertinya tubuh Siharay juga berubah bertambah besar. apa kalian menyadarinya tanya Tyang.


ya..... Aku juga baru menyadari itu seru Bha Lyang, Cheng Ming Dan Xyang hampir bersamaan.


ya... Aku juga dapat merasakan Kalau kekuatan Siharay juga bertambah berkali Kali lipat.


apa tadi itu siharay bertransformasi Sekalian mengeluarkan ilmu kebal racun Dari buku itu.


Tanya Bha Lyang kepada Cheng Ming.


bisa Jadi saudara Lyang. sahut Cheng Ming .


Setelah beberapa saat Bha Lyang pun mengambil tanaman racun yg ada di belakang rumah. lalu dia juga menyiapkan beberapa biji pil penangkal racun.


kemudian dia memakan tanaman beracunya itu. setelah beberapa saat, blm ada reaksi Kalau IA keracunan. Harusnya Hanya butuh waktu lima menit pasti orang yg terkena racun dari tanaman itu harusnya sudah keracunan.


namun Sudah Satu jam lebih, setelah Bha Lyang memakan tanaman beracunya itu, tapi ga Ada tanda tanda keracunan.


Ahirnya mereka berempat pun memastikan Kalau mereka Sekarang sudah kebal terhadap racun.


setelah mereka mencoba berganti gantian, mencoba racun mulai yg Lelah Sampai yg kuat sekalipun tetap tak mempan lagi buat mereka.


Buat pembaca yg budiman, jangan lupa dukunganya ya... juga Mohon krtitik Dan saran serta masukanya. agar saya bisa lebih Maksimal menulis.


o.. ya.. jangan ketinggalan vote bintang Lima juga like nya ya....


sebelumnya Terimakasih..? 😊🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2