
Anggap saja ini sebagai pemanasan buat kalian untuk menghadapi pertempuran yg sebenarnya. sambung Cheng Ming. sambil melirik ke arah Bha Lyang. Bha Lyang pun mengangguk pelan tanda setuju dengan ucapan saudaranya itu.
Baiklah kek.. Kami akan melawan Raja siluman singa api itu. sahut Xyang Dan Tyang bersemangat.
Hahahaha.....
Kalian ternyata manganggap remeh saya... tiba tiba Raja siluman itu berbicara Bahasa manusia. Xyang Dan Tyang sangat kaget akan apa yg mereka lihat dan dengar.
lain hal dengan Bha Lyang Dan Cheng Ming, mereka sudah mengira kalau Raja siluman singa api itu bisa bicara. melihat umurnya yg sudah lebih 1000 tahun.
Xyang Dan Tyang pun segera membuang rasa kaget mereka, Dan bersiap menghadapi siluman itu.
Baiklah... karna kalian ku anggap tak lebih dari kutu yg sering membuat gatal kepalaku, maka aku akan memberi kesempatan Lima serangan pada kalian berdua tanpa membalas sama sekali. Nada sombong singa api itu terdengar meremehkan Xyang Dan Tyang, karna dia merasa diremehkan oleh Bha Lyang Dan Cheng Ming, dengan membiarkan dua anak kecil untuk menghadapiya seekor Raja siluman yg memiliki kekuatan setara pendekar suci tahap awal.
Maafkan Kami siluman singa api,,, Kalau kami harus membunuhmu disini. tutur Xyang penuh percaya diri.
sesuai perjanjian Lima serangan tanpa dibahas, Xyang Dan Tyang pun segera bersiap menyerang.
bersiaplah untuk serangan pertama kami....
Jurus pedang air menderu......
terdengar teriakan Xyang dengan lantang.
Jurus trisula melingkar.....
teriakan Tyang pun tak Kalah lantang.
Bbuurrrsshhhh........
__ADS_1
terdengar suara seperti air berguncang hebat dari pedang Xyang...
Sswwaaaasssshhhhh.......
terdengar seperti suara angin badai yg sangat deras saat Tyang menggunakan jurusnya..
Siluman singa api pun terkejut, dengan serangan Xyang Dan Tyang yg tak disangka sama sekali olehnya, Kalau kedua anak kecil yg berada di hadapanya itu dapat melakukan hal itu. namun dia sudah terlanjur berjanji untuk tidak melawan. diapun segera bersiap menerima kedua serangan itu.
**Bboommmm......
Dduuuaaarrrtt....**
Terdengar dua suara ledakan keras saat serangan Xyang dan Tyang mengenai sasaran.
seketika posisi berdiri siluman singa api itu Jadi gelap gulita karna asap yg Keluar dari serangan Xyang Dan Tyang, serta debu debu yg berterbangan kesana kemari.
saat asap Dan debu itu Mulai menipis, terlihat kawah yg besar hampir radius 30 m, dengan kedalaman sekitar 10 m. Xyang Dan Tyang yg sudah kembali berdiri tegak, melihat ke arah singa api itu. dengan susah payah dan darah mengalir dari mata, hidung Dan telinga, serta luka di sekujur tubuh siluman singa api itu. singa api itu mencoba berdiri kembali, walau dengan susah payah. dalam hati Ia telah menyesal meremehkan kekuatan anak kecil yg dihadapanya.
Bagaimana....? apa Kau sudah siap menerima serangan kedua kami...? Tanya Xyang setelah melihat siluman singa api itu sudah berdiri kembali.
Siluman singa api itu berpikir untuk langsung bertarung dengan kedua anak kecil itu. tapi ia malu, karna dia sendirilah yg menentang memberi Lima kesempatan tanpa melawan kepada mereka. siluman singa api itu pun berpikir keras bagaimana supaya ia bisa selamat. karna masih Ada tersisa 4 serangan tanpa boleh membalas.
Baiklah... untuk 4 serangan tanpa balas Aku menyerah, Aku mengaku kalah dengan hal itu. tapi aku tak mau Kalah segampang itu, untuk itu bagaimana Kalau Kita langsung bertarung saja. Jika kalian bisa membuatku terluka Saja maka aku akan mengaku Kalah Dari kalian..?
Hahahaha...
Apa nyali raja siluman singa api Hanya segitu..?
apa Kau tak malu pada anak kecil yg Di hadapanmu itu..? sergah Bha Lyang menanggapi tawaran siluman singa api tersebut.
__ADS_1
Sebenarnya Raja siluman singa api itu, Sudah emosi mendengar teriakan Bha Lyang padanya. namun apa Dia tak Mungkin. menyerangnya, singa api itu sadar kekuatan Bha Lyang Jauh berada di atasnya.
tepati janjimu siluman singa api. teriaknya Bha Lyang. terimalah 4 serangan Lagi dari anak kecil yg tak lebih dari kutu yg kau bilang itu.
Ahirnya karna takut mati konyol di tangan kedua anak kecil itu, singa itu pun memohon untuk Di ampuni, Dan berjanji akan menyerahkan permata siluman miliknya pada kedua anak tersebut. dan bersumpah setia mengabdi kepada kedua anak itu.
Baiklah.. Kalau memang kau Sudah mengaku Kalah Dari kami, maka kami akan mengampunimu.
dan sebagai pengikat sumpahmu kau harus rela darah kedua anak ini di teteskan si kepalamu. seru Bha Lyang dengan lantang.
saya sudah siap dengan segala resiko yg akan saya terima. sahut siluman singa api itu.
Siluman singa api itu pun menundukkan kepalanya ke arah Xyang Dan Tyang. lalu mereka menggigit ujung jari mereka dan meneteskan darahnya Di kepala siluman singa api itu.
saat tetesan darah Xyang Dan Tyang mengenai Kulit kepala siluman singa api itu, tubuh siluman singa api itupun bergetar hebat, asap putih Keluar dari sekujur tubuhnya. tak berselang lama, tubuh itupun mengecil sampai sebesar ukuran singa normal. so hadapan singa itu pun terlihat sebuah permata api yg berukuran sebesar kepala bayi.
Kalian ambilah permata itu, dan Aku berharap kalian bisa memanfaatkanya dengan benar. sebagai sumpah Dan janjiku, mulai saat ini aku akan patuh pada perintah kalian. dan satu hal lagi yg kalian harus tau, satu jam dari sekarang aku sudah tak bisa bicara Lagi, karna permata siluman yg kumiliki Sekarang sudah menjadi milik kalian. namun kekuatanku tak berubah sama sekali, dan akupun masih bisa berubah ke bentuk yg tadi kalian lihat aku juga bisa menjadi kecil seperti bayi singa. terserah perintah kalian. dan sayur lagi aku harap kalian memberiku nama, agar aku dapat mengenali perintah kalian. tutur siluman singa api itu panjang lebar.
Baiklah... mulai sekarang kau akan kami beri nama King dan perkenalkan ini Siharay. mulai sekarang kalian adalah teman. tutur Xyang.
King dan Siharay pun berjabat tangan.
baiklah... ayo Kita lanjutkan perjalanan kita. tutur Bha Lyang pada yg lain.
Terimakasih buat teman teman yg masih mendukung tulisan saya.
besar harapan saya atas saran, krtitik serta likenya.
jangan lupa juga dukunganya ya.. juga vote bintang limanya....
__ADS_1
trimakasih sebelumnya.. 🙏🙏😊