
Maaf tuan tuan... "! apakah gerangan kesalahan tuan itu, sehingga kalian memukulinya sampai babak belur begitu.. "? Tanya Xyang ingin tau.
Hahahaha.....
" Apa urusan kalian anak muda... "!? Jangan ikut campur urusan kami, Jika kalian masih sayang nyawa kalian.. "!! Tutur seorang dari orang orang itu.
" Maafkan kami tuan... "! Bukanya bermaksud ikut campur.. "? Namun alangkah baiknya jika kalian tidak menganiaya orang yang sudah tak berdaya lagi... "!! Sahut Xyang kembali.
" Baiklah... "!! Berarti kalian memilih mati di tempat ini... "! Jangan salahkan kami... "!
Orang itu langsung melesat secepat yang ia bisa, Menerjang Xyang.
Ahckhhh.... "!!
Tiba tiba saja orang yang menyerang itu, sudah tergeletak di tanah tak bernyawa. Tubuhnya hangus seperti terbakar.
Teman teman nya yang lain pun kaget tak menyangka, Jika teman mereka mati tanpa terlihat kapan di seranganya.
Bahkan yang terkuat di antara mereka pun tak akan mampu melakukan hal itu.
Keringat dingin mulai menetes di sekujur tubuh mereka.
" Maafkan saya tuan tuan..," Saya tidak bermaksud membunuh teman kalian ini.." Namun saya juga tak mau mati konyol di tanganya.. "
Melihat kejadian itu, mereka yakin bukanlah tandingan kedua pendekar yang ada di hadapan mereka.
Mereka pun memilih kabur untuk menyelamatkan diri masing masing.
" Trimakasih banyak pendekar... "! Telah menolong saya dari para perampok itu.. " Kalau tidak ada kalian.. " Saya gak tau seperti apa nasip saya di tangan mereka mereka itu.." Sekali lagi trimakasih banyak.. " Sambil membungkuk memberi hormat pada Xyang dan Tyang.
" Sudahlah paman,.. " Paman tak perlu sungkan begitu.. " Sudah sewajarnya kita saling tolong menolong antar sesama.. " Tutur Xyang.
" Maaf pendekar... "! Sepertinya kalian bukan orang sini.. " Dari mana dan mau kemana ya... "! Perkenalkan, Saya Olifer..." Siapakah nama tuan dan nona pendekar ini.. "?
" Maaf paman... " Kami memang bukan orang sini.. " Tapi kebetulan kami baru sampai di tempat ini.." Sementara kami ingin pulang ke penginapan, Untuk beristirahat.. " Perkenalkan, Saya Xyang.. ' Dan ini, adik kembar saya Tyang. Tutur Xyang.
" Kalau tuan dan nona pendekar berkenan.. ' Bolehkah saya ikut dengan kalian, sampai ke penginapan...?" Tutur Olifer meminta bantuan pada Xyang dan Tyang.
" Kami sangat senang, Jika paman mau bareng bersama kami kek penginapan. Tutur Xyang.
"Trimakasih banyak sebelumnya pendekar... " Aku jadi merasa lebih aman bila bersama kalian menuju penginapan.. " Soalnya Aku Takut, orang orang yang tadi akan muncul kembali, Dan pasti mereka akan membunuh saya.. " Tutur Olifer sedikit merisaukan keamananya.
Merekapun melanjutkan perjalanan menuju penginapan, Tempat Xyang dan Tyang menginap.
__ADS_1
Sesampainya di penginapan, Olifer pun undur diri, Karna merasa sudah aman jika sudah masuk penginapan.
Xyang dan Tyang pun, langsung masuk kamar masing masing, untuk segera beristirahat..?
Namun baru saja mereka mau masuk ke dalam kamar mereka masing masing. Mereka pun mendengar suara berisik di ruang utama penginapan itu. Ternyata dua orang pendekar sedang mengamuk, dan menghancurkan ruangan penginapan itu.
" Kumpulkan semua orang yang ada di penginapan ini.. "!? Kami berdua mau seluruh yang menginap disini untuk menyerahkan harta mereka pada kami... "!! Jika tidak... "! Kami akan membunuh semuanya penghuni penginapan ini. "! Ayo... "!! Cepat.... ' cepat.... "!!
Seluruh karyawan penginapan pun, lari terburu buru, untuk mengumpulkan seluruh penghuni penginapan mereka.
Seluruh pengunjung penginapan pun, menjadi ketakutan akan apa yang telah mereka hadapi. Mereka menyadari jika kedua pendekar itu, Tak pernah main main dengan omonganya. Sebenarnya kedua pendekar itu, sudah lama tidak muncul dan membuat onar, Namun belakangan ini mereka kembali muncul dan sering memeras para warga. Bahkan tak segan segan mereka tuk membunuh siapa saja yang tidak patuh pada perintah mereka.
Seluruh pengunjung penginapan pun sangat ketakutan, Mereka semua dipaksa duduk di lantai, Dengan memeluk erat harta benda mereka, Karna sebentar lagi semuanya akan hilang dari tangan mereka, Dan berpisah ke tangan kedua pendekar itu.
Namun tidak demikian dengan Cyang dan Tyang. Mereka tetap berdiri tegak menatap kedua pendekar itu.
" Hhhmmmm..... " Rupanya Ada yang sok jagoan disini,.. "
" Hei.... "!!! bocah setan... "!! Apa kalian sudah ingin mati di tempat ini... "!? Berani beraninya kalian melawan kehendak dua Iblis kematian... "!! Duduk sekarang atau..... "
Tiba tiba saja kepala orang itu sudah lepas dari lehernya, Sehingga dia tak dapat lagi melanjutkan ucapanya. Pendekar yang satunya, Cuma bisa melongo. Melihat temanya yang tiba tiba saja sudah tewas dengan kepala terpisah dari batang lehernya.
Hahahaha.....
Bahkan orang orang yang berada disana, Banyak yang langsung muntah muntah melihat kejadian itu. Mereka senang sekaligus khawatir karna kejadian ini.
Melihat apa yang terjadi pada temanya, Iblis kematian yang tersisa pun tiba tiba menjadi pucat pasi, Rasa takut yang belum pernah ia rasakan sebelumnya pun, Kini menghantui pikiranya. Lututnya gemetaran karna merasakan ketakutan yang teramat sangat, Bahkan celananya terlihat basah, mungkin karna ngompol di celananya.
" Hahahaha...
" ‹Kalian lihatlah... " Pendekar yang katanya sangat kejam, Dan tak terkalahkan itu, Ternyata tak ubahnya seorang bocah kecil yang masih ingusan. Dan masih ngompol di celana... "
Hahahaha....
Seluruh penghuni penginapan tiba tiba tertawa bersama, Melihat apa yang terjadi pada Iblis kematian.
" Awas kalian semua,,, " Bila pendekar ini sudah tak disini, Aku bersumpah akan membunuh kalian semua..... "!! Teriaknya dengan penuh nada ancaman.
Hahahaha.....
" Masih punya nyali kau rupanya ilbis kematian... "?!! Apa kau pikir bisa pergi hidup hidup dari sini... ""!!? Tanya Tyang.
Iblis kematian pun, jadi semakin ketakutan dan berusaha melarikan diri secepat mungkin. Namun belum jauh dia berlari. Tiba tiba langkahnya harus terhenti, Karna Tyang Sudah berdiri tepat di hadapanya.
__ADS_1
" Mau kemana kau Iblis yang akan mati... "?! Apa kau pikir bisa kabur dariku, dengan kecepatan larimu yang seperti siput itu... "!?
teriak Tyang dengan suara di aliri tenaga murni, Yang membuat Iblis kematian semakin tertekan dan ketakutan.
" Matilah kau.... "!!!
" Jurus Iblis mencabut nyawa.... "!?
Tyang yang mendapatkan serangan itu pun hanya diam saja, Ketika jurus jarak jauh itu mengenai tubuhnya.
Bboommmm.....
Suara ledakan yang kencang, terdengar ketika pukulan jarak jauh Iblis kematian mengenai tubuh Tyang.
Iblis kematian pun tersenyum penuh arti, Karna merasa telah berhasil membunuh musuhnya.
Namun ketika kepulan asap dan debu mulai menghilang tertiup angin. Iblis kematian pun terkejut setengah mati, Melihat kenyataan kalau Tyang masih berdiri tegak, Tanpa terluka sedikitpun.
Hahahahaha...
Kau pikir aku akan mati dengan petasan kecil yang kau lemparkan... "!? Ejek Tyang.
Tiba tiba saja badan Iblis kematian sudah terbelah, Menjadi beberapa bagian. Orang orang yang melihatnya pun tak percaya dengan apa yang mereka saksikan barusan.
Seluruh pengunjung penginapan pun bersorak sorai bergembira. Karna dua Iblis kematian sudah menghilang dari muka bumi ini untuk selama lamanya.
" Trimakasih tuan dan nona pendekar... "! Kalian telah menyelamatkan kota ini dari dua ba****an tengik itu..." Tutur para warga kepada Xyang dan Tyang.
Sejak kejadian itu, Xyang dan Tyang pun Makin diberkati kenal di kota awan putih.
Bahkan walikota Justin, Yang merupakan penguasa kota itu pun secara khusus menemui Xyang dan Tyang untuk mengucapkan rasa trimakasihnya.
Bahkan Justin memberikan imbalan yang sangat besar, Atas jasa mereka melenyapkan dua Iblis kematian. Karna memang sudah lama sekali, Dua Iblis kematian menjadi momok menakutkan dan menjadi sumber keresahan penduduk kota awan putih.
Berkat bantuan Justin jugalah, Xyang dan Tyang ahirnya mendapatkan peta dunia.
Dan setelah mempelajari peta tersebut, Mereka pun jadi tau seberapa jauhnya, mereka sekarang dari kerajaan Mandaliang.
Dengan beberapa petunjuk yang di berikan Justin jugalah, Ahirnya kini Xyang dan Tyang sudah berada jauh dari kota awan putih.
mereka kini sudah berada di kota Buntuatas .
Dari kota Buntuatas, mereka memerlukan 5 bulan perjalanan naik kuda.
__ADS_1
* Maaf teman teman, lama gak update. Karna ada berbagai alasan. Sekali lagi maaf.🙏🙏