PENDEKAR KEMBAR

PENDEKAR KEMBAR
Ahir Yg Tragis & Perkembangan


__ADS_3

Bboommmm......


segera terdengar suara ledakan yg dasyat, ketika jurus mereka bertemu di udara.


seketika terlihat debu mengebul di sekitar situ, tanah Di tempat itupun menjadi kawah yg sangat dalam.


ketika debu debu itu mulai hilang tertiup angin, tampak Bha Lyang duduk berlutut di tanah, wajahnya memancarkan kesedihan yg dalam.


sementara di sisi Shiau Bhong, terlihat Shiau Bhong tergeletak sekarat, nafasnya pun terputus putus.


Xyang dan Tyang pun berlari menghampiri Shiau Bhong.


Nenek.... nenek.... !!


teriak mereka sambil berlari. Kenapa kakek lakukan ini pada nenek..? bukankah dulu Kakek akan berusaha menyadarkanya...? seru Tyang tak percaya, jika hari ini jadi Hari pertama dan terahir untuk melihat nenek mereka.


Maafkan kakek..... tutur Bha Lyang terhenti, air matanya tak kuasa ia bendung lagi. Kakek melihat tiada niat sedikitpun di hati nenek kalian untuk berubah. kakek pikir, lebih baik kakek sendiri yg membunuhnya, daripada nanti, ada pendekar lain yg membunuhnya dengan kejam. maafkan Kakek.


Bha Lyang pun menghampiri Shiau Bhong yg sudah sekarat itu.


Xyang dan Tyang tak henti hentinya menangis, melihat kondisi nenek mereka yg sudah sekarat.


maafkan aku Shiau.... aku terpaksa melakukan ini padamu. Bha Lyang pun menggotong Shiau Bhong dari lubang yg tercitpa dari pengaruh jurus mereka.


maafkan aku... maafkan aku... Bha Lyang terus bergumam meminta maaf pada Shiau Bhong. Sementara Shiau Bhong seperti ingin mengatakan sesuatu, namun, jangankan untuk bicara, untuk bernafas saja rasanya sudah sangat sulit. hanya air mata yg terlihat menetes membasahi pipinya.


Cheng Ming yg menyadari itu, segera memberi sebuah pil penyembuh buat Shiau Bhong.


namun karna luka yg dideritanya terlalu parah, pil itu pun tak banyak membantu kondisi Shiau Bhong. namun Shiau Bhong Sudah bisa memaksakan mulutnya untuk bicara. walaupun terputus putus.


ha, har, Harusnya.. a. a. ku.. ya. ya. ng.. mi. min. ta. ma. ma.af.. a. ak.u su..su. da. h.. me. me. meng..acau. kan. se. semu. anya. habis berkata begitu, tubuh Shiau Bhong pun bergetar dan mengejang. matanya melotot, seperti ingin keluar, lidahnya menjulur Keluar, badan bergetar mengejang. lalu lemas dan tak bergerak lagi. alias tewas.


Bha Lyang pun menutup mata Shiau Bhong.


maafkan aku Shiau.. aku hanya seorang suami yg tak bisa membingbingmu, akulah yg salah.. akulah yg salah... tangisnya pun tak bisa di bendung, walau hanya air matanya saja yg terlihat mengalir menetes mengenai wajah Shiau Bhong.


Namun ada hal yg aneh terjadi setelah kematian Shiau Bhong. semua anakbuahmu buahnya yg pingsan, tiba tiba sadar. termasuk Lee Ming. kondisi pisik mereka pun jauh berubah, Dari sebelum Shiau Bhong tewas.


Lee Ming yg tadinya terlihat seperti lelaki paruh baya berumur 60 thn. kini ia terlihat Jauh lebih muda. yg lain juga sama, mereka kembali seperti bagaimana mestinya.


Ayah... tutur Xyang dan Tyang menghampiri Lee Ming. Lee Ming yg tampak seperti orang yg kebingungan pun tambah bingung. bagaimana tidak, baru saja ia sadar, terbebas dari pengaruh jarum mantra Shiau Bhong.


Apa yg terjadi...? mengapa aku tiba tiba ada disini.? pikir mereka semua anak buah Shiau Bhong. ayah... kami adalah putra dan putrimu. tutur Tyang. namun Lee Ming jelas Nampak bingung. ayah kami adalah anakmu bersama ibu kami Lyang Ni.


mendengar Tyang menyebut Lyang Ni, Lee Ming jadi ingat, saat Lyang Ni Di bawa pergi oleh mertuanya, dalam kondisi hamil anak pertama mereka. ayah aku adalah Xyang anakmu dan ini Tyang adik kembaranku. tutur Xyang.


Ahirnya mereka pun berpelukan bertiga. Lee Ming tak menyangka, ternyata anaknya sudah remaja.


aku tidak melihat ibu kalian, dimana Dia..? tanya Lee Ming penasaran. karna ia Takut ingat apapun setelah jiwanya sudah dipengaruhi oleh mantra Shiau Bhong mertuanya sendiri.


mendengar pertanyaan Lee Ming, tiba tiba Xyang dan Tyang tampak sedih, airmata mereka mulai menetes.


kenapa kalian malah menangis..? sebenarnya apa yg terjadi pada Lyang Ni istriku.


Ayah... apa ayah sungguh gak tau, bahwa ibu sudah meninggal saat kami berumur 3 thn.

__ADS_1


spontan Lee Ming sangat kaget dan terpukul mendengar penuturan anaknya. matanya pun mulai berkaca kaca.


Kenapa ibu kalian bisa meninggal..? sakit apa dia..? tanya Lee Ming dengan rasa masih tang percaya, kalau ternyata istrinya telah pergi tuk selama nya.


Xyang dan Tyang pun membawa Lee Ming ke makam Lyang Ni. di makam Lyang Ni. merekapun menceritakan semua yg menimpa mereka, yg menyebabkan tewasnya Lyang Ni ibu mereka.


Lee Ming pun tak kuasa menahan tangisnya, dipeluknya pusara Lyang Ni sambil menangis.


Setelah beberapa saat, merekapun menenangkan Lee Ming. lalu mereka kembali ke perguruan. Bha Lyang yg masih terpaku menatap jasad Shiau Bhong pun, menoleh saat tau Lee Ming datang menghampirinya.


maafkan aku ayah... maafkan menantumu yg durhaka ini. tutur Lee Ming penuh rasa bersalah. karna selama ini ia telah jadi budak nafsu mertuanya sendiri yg gila kekuasaan, hingga tak perduli salah atau tidaknya jalan yg dipilihnya. yg penting tujuanya tercapai.


Bha Lyang pun menoleh pada Lee Ming. kau gak salah menantuku Lee Ming. semua itu kau lakukan dibawah alam sadar pikiranmu. justru aku yg harusnya minta maaf padamu, karna aku gak bisa membingbing istriku. sehingga dia terjerumus ke jalan sesaat, dan menggunakan kalian sebagai jalanya untuk mencapai mimpinya.


Aku bersyukur sekali, kalian telah sadar kembali, Dan terbebas dari pengaruh buruk jarum mantra Shiau Bhong istriku. tutur Bha Lyang panjang lebar.


Ahirnya merekapun bersama sama menguburkan jasad Shiau Bhong, persis disamping makam Lyang Ni.


Sementara Cheng Ming, Zhui dan Zhoy membereskan perguruan yg porak poranda akibat pertarungan tadi.


mereka juga memberitahukan kepada seluruh calon murit, serta para undangan yg masih ada di situ. bahwa acara ini di tunda sampai batas waktu yg tak ditentukan.


Cheng Ming mewakili patriak perguruan, meminta maaf padamu mereka semua.


serta memberitahukan, bahwa mereka akan tetap jadi calon murit. namun harus di undur sampai batas waktu yg blm di tentukan.


Sebulan setelah kejadian itu, kondisi perguruan pun sudah mulai membaik, seluruh murit perguruan pun sudah kembali melakukan rutinitas seperti biasanya.


namun ada beberapa hal yg berbeda. mereka sudah mulai jarang melihat patriak 1 Bha Lyang. yg setelah kejadian itu, lebih banyak melakukan meditasi di ruang pribadinya.


Karna kekacauan yg terjadi, ahirnya mereka memutuskan, untuk meloloskan semua calon murit. sehingga bertambah sudah 150 orang lagi murit baru.


dan selanjutnya penerimaan murit baru pun, akan di adakan sekali 3 thn.


mengingat banyaknya orang yg ingin masuk perguruan hutan belantara, ahirnya ditetapkan kalau setiap penerimaan murit baru, di lakukan tanpa mengadakan pesta seperti sebelumnya. hanya mereka mereka saja yg merupakan bagian dari perguruan yg menyaksikanya.


Lee Ming dan teman temanya pun jadi bagian dari perguruan, namun mereka tidak jadi murit perguruan. namun status mereka jadi orang dalam.


yg di maksud orang dalam ialah, mereka yg tinggal dan terikat peraturan perguruan, tapi mereka bukan murit atau tetua, melainkan keluarga perguruan.


semenjak itu keluarga para murit pun di perbolehkan tinggal dan membangun rumah mereka di dekat perguruan hutan belantara.


Sesuai rencana awal mereka, setelah banyak Keluarga yg tinggal di kawasan perguruan, ahirnya nama perguruan hutan belantara pun dilakukan ganti menjadi, SEKTE HUTAN BELANTARA.


sehingga pembangunan besar besaran pun dilakukan lakukan.


mulai dari membangun beberapa vavilun untuk patriak dan tetua sekte.


Membangun beberapa kios, untuk sarana perdagangan.


Membangun pagar di sepanjang perbatasan yg telah di ijinkan pihak kerajaan seluas 100 hektoare. serta membuat 4 gerbang masuk ke sekte.


* Gerbang Timur. yg di jaga oleh Lee Ming dan beberapa orang lainya.


* Gerbang selatan. yg di jaga oleh Bhu Tong dan beberapa orang lainya.

__ADS_1


* Gerbang Barat. yg di jaga oleh Yan Zu dan beberapa orang lainya.


* Gerbang Utara. yg di jaga oleh Lee Hong dan beberapa orang lainya.


Setiap gerbang di jaga oleh 12 orang, yg di ketuai 1 orang setiap gerbang. yg langsung berhubungan dengan patriak 2 Cheng Ming.


Membangun aula husus latihan para murit, serta berbagai pasilitas pendukungya.


Membangun gadung pertemuan. yg di pakai untuk rapat pengurus sekte dan penerimaan tamu.


tempat ini sehari harinya merupakan tempat patriak menerima tamu dan menjalankan tugas tugasnya.


Membangun arena yg sangat besar, berukuran 15 m x 15 m. tempat ini di gunakan untuk latih tanding dan turnamen.


Semua dibangun, sesuai dengan guna dan kebutuhanya masing masing.


sedang setiap tetua memiliki ruang kerja bersama, yg mana setiap harinya akan memulai aktifitas dari ruangan itu. kecuali sedang melakukan misi.


Sekte hutan belantara pun semakin besar dan semakin kuat, hingga keberadan mereka pun sudah di akui di dunia persilatan. walau masih terbilang sekte kecil, namun sekte hutan belantara sangat di segani oleh sekte sekte aliran putih, netral atau aliran hitam sekalipun.


Sekte hutan belantara pun mendeklarasikan diri mereka sebagai sekte beraliran putih.


banyak sekte aliran hitam, yg mewaspadai sekte ini. karna 2 orang terkuat di kalangan pendekar atau pendekar no 1 dan no 2 merupakan patriak sekte hutan belantara.


sedang para tetua sekte ini pun terkenal denga tetua pendekar kembarnya.


Sehingga banyak bangsawan atau pedagang yg menggunakan jasa sekte hutan belantara, untuk pengawalan atau melakukan misi misi lainya.


banyaknya sumberdaya yg mereka miliki, membuat perkembangan mereka sangat cepat. Hanya dalam satu tahun pertama saja, telah lahir puluhan pendekar bergelar dari sekte hutan belantara.


Kebetulan atau keberuntungan, wilayah sekte hutan belantara ini terdapat banyak sumberdaya yg langka. hal itu juga yg mendukung perekonomian mereka tetap stabil.


Sementara banyak juga pendekar pendekar yg bahkan sudah memiliki nama, meminta bergabung dan mengabdi untuk sekte hutan belantara. termasuk Xiao Yi, Bhu Tong, Yan Zu dan Lee Hong. yg merupakan kepala keamanan gerbang.


dan masih banyak lagi yg lainya.


namun blm ada penambahan tetua, karna memang blm ada yg menguasai semua KITAB sekte hutan belantara.


Memang ada beberapa murit zenius, yg sudah menguasainya, namun mereka blm memenuhi standard tetua. karna mereka blm mampu mengeluarkan kekuatan setiap jurus minimal 80%.


dari 10 murit zenius baru mampu mencapai paling tinggi 60%.


** ***Trimakasih buat teman teman yg masih setia mengikuti tulisan saya ini.


jangan lupa like Coment dan share.


jangan ketinggalan dukunganya serta vote dan bintang lima ya.


trimakasih sebelumnya... 😊🙏🙏


** Sekedar mengngingatkan, tetap jaga kesehatan. hindari hal hal yg sekiranya tidak perlu. tetap ikuti anjuran pemerintah.


karna menghindari lebih baik daripada mengobati.


Semoga kita semua baik baik saja. 💪😊***

__ADS_1


__ADS_2