PENDEKAR KEMBAR

PENDEKAR KEMBAR
[Menyelamatkan Lee Ming lV


__ADS_3

Mereka terus berjalan Sampai cahaya matahari telah hilang berganti rembulan. kebetulan bulan sudah bersinar menerangi malam.


karna tidak menemukan gubuk atau goa, mereka pun memilih tempat yg agak terbuka, untuk beristirahat.


Bha Lyang Dan Cheng Ming bergantian terjaga. Karna ga menutup kemungkinan pasukan Shiau Bhong menemukan mereka Di hutan itu.


Xyang Dan Tyang tidur pulas berselimut embun. sedang Bha Lyang Dan Cheng Ming Hanya tidur beberapa saat saja.


pagi pagi sekali Xyang Dan Tyang membangunkan oleh aroma daging panggang yg lezat.


Bha Lyang Dan Cheng Ming pun melihat mereka dengan senyum senyum.


ada apa kek...? koq senyum senyum melihatku...? tanya Xyang.


tidak ada apa apa... segeralah cucu muka Dan sarapan, ini sudah kami bakar daging siluman klelawar yg mengganggu tadi malam. tutur Cheng Ming.


Emang tadi malam Ada siluman yg menganggu kek...? tanya Tyang penasaran.


ya... kalian gak mengetahuainya karna kalian tidur nyenyak sekali. sahut Bha Lyang.


Xyang Dan Tyang pun pergi ke sungai sekedar cuci muka Dan kumur kumur.


namun blm juga sampai di tepi sungai, Xyang Dan Tyang Sudah di hadang 4 ekor siluman buaya yg berukuran besar, Kalau dilihat lihat rata rata berumur 500 thn.


kekuatan buaya itupun gak bisa di anggap enteng. ya buaya itu setara dengan pendekar kaisar tahap 8 pertengahan. namun untuk ukuran Xyang Dan Tyang yg sudah berada di tingkat pendekar suci tahap awal, ke tempat ekor buaya itu hanya hal kecil.


namun yg membuat Xyang Dan Tyang agak repot, ternyata buaya buaya itu seperti sudah terbiasa bertarung menghadapi pendekar.


tak mau memberi waktu pada buaya buaya itu, Xyang Dan Tyang pun langsung menggunakan salah satu jurus andalan mereka.


Jurus pedang air melingkar.... teriak Xyang dengan lantang.

__ADS_1


Jurus trisula ganda..... teriak Tyang ga Kalah nyaring.


seketika dari ujung pedang Xyang, Keluar Seperti air yg berputar deras mengarah pada buaya buaya itu. namun dengan mudah buaya buaya itu, dapat menapak jurus pedang Xyang. ya.. Xyang lupa kalau jurus pedang air gak pengaruh untuk buaya.


Waduuhhh.... koq aku bisa melupakan hal itu.. gumam Xyang dalam hati. sambil menepok Jidat sendiri.


Berbeda dengan serangan Tyang yg tak dapat Di hindari salah Satu buaya itu. salah Satu buaya itu tak dapat menghindar serangan mematikan dari Tyang.


Srreettt **.....


Booommm.....**


Buaya itu terlempar Jauh kebelakang, dengan kondisi mengenaskan. badan hampir terbelah dua.


melihat salah satu teman mereka meregang nyawa dengan mudah, ketiga buaya yg tersisa dengan cepat mengibaskan ekornya ke arah Xyang. namun Xyang yg sudah siap hanya menebas ekor buaya itu dengan pedangnya.


salah satu buaya yg tak sempat menarik seranganyapun meraung kesakitan karna ekornya telah putus jatuh di tanah. sedang yg dua Lagi kembali menyerang Xyang. Xyang pun hanya menghindar dengan melompat kegirangan samping sedikit.


sebelum buaya buaya itu dalam posisi siap, ternyata Tyang Sudah berkelebat menyerang seekor buaya itu.


karna di serang tiba tiba, Buaya iti pun tak sempat mengelak, akhirnya satu buaya lagi tewas dibantai tangan Tyang dengan kondisi hampir sama dengan buaya yg Sebelumny. namun hal tak terduga terjadi, buaya yg ekornya sudah buntung, berusaha sekuat tenaga menerkam Tyang Dari belakang. Tyang yg tidak memperhitungkan hal itupun Jadi lengah.


saat serangan buaya buntung itu tinggal beberapa Inci Lagi, tiba tiba leher buaya itu sudah buntung, Makasih kakak, sudah menyelamatkanku tutur Tyang.


awas Kak... seru Tyang saat buaya yg tersisa berusaha menyerang Xyang. Xyang pun melompat menghindar ke atas, sambil menebaskan pedangnya ke kepala buaya itu.


karna posisi sedang di udara, buaya itupun tak dapat menghindar dan kepalanyapun terlepas dari leher dan mati.


Xyang Dan Tyang pun tak lupa mengambil permata siluman buaya itu. lumayan buat persediaan.


lalu merekapun menuju sungai, yg jaraknya sudah tak jauh.

__ADS_1


merekapun bersih bersih, lalu bergegas pulang menemui Bha Lyang Dan Cheng Ming.


Kenapa kalian lama sekali...? Tanya Bha Lyang menyelidik.


ada sedikit ganguan tadi kek... sahut Xyang simple.


ya sudah kalian sarapan dulu sebelum Kita lanjutkan perjalanan. tutur Cheng Ming.


Merekapun makan dengan lahapnya, karna memang Katanya daging siluman klelawar itu sangat gurih walau tanpa bumbu sekalipun. hasiatnya juga bagus buat pembentukan otot tubuh dan dapat meningkatkan stamina.


Setelah makan merekapun melanjutkan perjalanan. jalan setapak yg mereka lalui sudah ditumbuhi lalang dengan lebat. pertanda jalan itu gak pernah dilalui manusia. sepi sekali hutan ini... ? tak ada tanda tanda adanya kehidupan selain pepohonan besar besar yg sudah berlumut. suhu Di hutan itupun boleh dibilang dingin dan lembar. batin Bha Lyang.


saudara Cheng... Sepertinya Ada yg aneh dengan hutan ini..? gumam Bha Lyang antara bertanya atau bergumam.


ya... Aku juga merasakan hal yg sama saudara Lyang... sahut Cheng Ming.


Suasana yg tak biasa itu membuat naluri mereka mengatakan untuk waspada.


Dan benar saja tak berapa jauh Di depan mereka seekor siluman singa api sudah melotot ke arah mereka.


Xyang..... Tyang..... kalian hadapi siluman singa api itu. Kakek yakin kalian sudah mampu mengalahkan Raja siluman itu. tutur Bha Lyang. Anggap saja ini sebagai pemanasan buat kalian untuk menghadapi pertempuran yg sebenarnya. sambung Cheng Ming. sambil melirik ke arah Bha Lyang. Bha Lyang pun mengangguk pelan tanda setuju dengan ucapan saudaranya itu.


**Maaf teman teman,,, Di karenakan beberapa hal, saya gak bisa up beberapa hari kemaren.


mudah mudahan untuk hari Hari berikut bisa up lagi tiap hari.


Dan trimakasih masih setia menunggu cerita saya selanjutnya.


Seperti biasanya..


jangan lupa saran, krtitik Dan dukunganya ya...

__ADS_1


Jangan lupa juga like, Coment Dan vote bintang limanya....


trimakasih sebelumnya. 🙏🙏😊**


__ADS_2