PENDEKAR KEMBAR

PENDEKAR KEMBAR
Tewasnya Lyang Ni


__ADS_3

Bha Lyang pun segera masuk, Dan iapun langsung melihat kedua cucunya yg dibaringkan disamping ibunya.


Bha Lyang menatap cucunya dengan kebahagiaan Dan kesedihan yg dalam. tak terasa airmata kebahagiaan bercampur kesedihanpun menetes di pipinya.


Boleh saya menggendongnya Nyai...? Tanya Bha Lyang pada dukun beranak itu.


sabar tuan,... bolehkah tuan Keluar sebentar,,? biarkan mereka disusui ibunya dulu. Kata dukun itu.


O... ya tuan sekalian tuan kuburkan ari ari mereka. tambahkan daun bambu, daun sere sama daun palam di pembungkusnya. supaya para orang jahat yg berniat mengambil mereka ga bisa melacak mereka. supaya mereka tenang Dan Nyaman tinggal di rumah ini.


Lalu Bha Lyang pun mengikuti saran dukun beranak itu. walau sebenarnya dia ga yakin akan hal itu.


setelah beres keseluruhanya, dukun beranak itu pun pamit mau pulang.


Bha Lyang pun memberikan sekantong uang perak pada dukun itu, namun dukun itu menolaknya. tapi karna Bha Lyang terus mendesak, Ahirnya diterimanya kantong itu.


Ayo Nyai saya antara pulang. Soalnya Kesini juga Nyai saya yg jemput. Jadi pulangnya Akan saya antara juga.


GA perlu tuan, karna saya ga langsung pulang, saya masih Ada urusan Keluarga kota.


baiklah Nyai.... Terimakasih atas pertolonganya. tutur Bha Lyang.


sama sama tuan. saya pamit dulu. lalu dukun itu pun pergi.


Hari berganti hari, Lyang Ni masih blm tau Akan memberi nama apa untuk kedua anaknya.


Dia pun meminta pendapat ke Bha Lyang.


Ni'er.. ayah sarankan jangan kau sematkan Marga suamimu kepada kedua cucuku ini,..


Emang kenapa ayah... Kenapa ayah berpikir seperti itu...? Tanya Lyang Ni.


ya ayah cuma mau merahasiakan status cucu Kakek ini. supaya orang orang yg menginginkan mereka terkecoh dengan nama mereka.


karna Kalau mereka memakai marga Ming do namanya, Akan sangat mudah diketahui Kalau mereka adalah anak Lee Ming yg banyak Di incar orang orang dari dunia persilatan.


ayah hawatir akan hal itu, mengngingat ibunya saja menginginkan mereka untuk kepentingan pribadinya.


trus bagaimanapun mana ayah..? Kira Kira siapa nama yg Cocok buat mereka.


berikan saja Sementara nama panggilan buat cucu cucu Kakek ini.


Baiklah ayah.. Aku beri nama panggilan Xyang untuk yg Laki Laki dan Tyang untuk yg perempuan.


baiklah Ni 'er .... Mulai sekarang Kita panggil mereka Xyang Dan Tyang. sahut Bha Lyang.


Waktu berjalan dengan cepat, Xyang Dan Tyang pun Sudah bisa berjalan. Hari Hari yg mereka lalui begitu sederhana Dan bahagia.


saat Xyang Dan Tyang Sudah berumur dua tahun. Bha Lyang pun mulai mengajarkan mereka membaca Dan berhitung. dasar memang anak yg luarbiasa hanya butuh waktu Satu bulan Xyang Dan Tyang Sudah pintar membaca, menulis dan berhitung. Lyang Ni selalu disuruh Bha Lyang memasak sop tulang hewan siluman dan sayur Dari tanaman sumberdaya.


Pertumbuhan Xyang Dan Tyang pun begitu bagus, bahkan mereka tidak pernah sakit. ya paling hanya demam saat mereka tumbuh Gigi. selebihnya mereka tak pernah sakit.


Hari Hari mereka lalui hanya berburu Dan mencari buah hutan untuk makanan mereka.

__ADS_1


tak terasa Xyang Dan Tyang Sudah menginjak umur tiga tahun. merekapun tumbuh Jadi anak pintar Dan lunch. mereka juga sudah bisa memasak, karna memang sering menemani ibunya memasak Di dapur.


Hingga pada suatu hari, saat Xyang Dan Tyang bermain. Ada seorang tamu tak diundang datang mendekati Xyang Dan Tyang. orang itu awalnya menanyakan nama Dan Marga Xyang Dan Tyang.


hai.... anak anak manis... siapa nama kalian..? Tanya orang itu dengan ramah.


Aku namanya Xyang dan ini adikku Tyang. sahut Xyang polos.


ibu kalian namanya siapa..? tanya orang itu lembut dibuat buat.


Ibu namanya....


jangan Tyang... Kakek bilang ga boleh nyebutin nama ibu, pantang Kata kakek. potong Xyang ingat pesan kakeknya.


apa ibu kalian namanya Lyang Ni..? tanya Orang itu menahan sabar.


Tyang melirik ke arah Xyang, seolah ingin Minta pendapat. lalu Xyang hanya mengangguk saja.


O.. Ho.. Ho.. ternyata benar kalian adalah keponakan paman. Kata orang itu berbohong.


Bagaimana Kalau kalian ikut paman jalan jalan Nyari buah di hutan.


lalu orang itu memegang tangan Xyang Dan Tyang, Dan membawa mereka menuju hutan.


namun tiba tiba Xyang meronta. paman Kata kakek Dan ibu Kami GA boleh pergi dari rumah tanpa ijin kakek atau ibu.


Lalu orang itu memaksa menarik Xyang dan Tyang.


ternyata Bha Lyang Dan Lyang Ni Baru pulang Dari hutan mencari buah dan berburu hewan untuk makanan mereka.


Hahahahaha... jangan bergerak... atau akan kubunuh anak anak tak berdosa ini. teriak orang itu.


jangan macam macam kau Zhin Tank.... teriak Bha Lyang. ternyata orang itu bernama Zhin Tank.


Hahahaha.... diam kau kakek tua... aku akan bawa mereka kepada Nyai Shiau Bhong.


Zhin Tank... kuperingatkan kau sekali Lagi... Kali tidak... Kalau tidak apa...? apa Kau akan membunuhku...? teriak Zhin Tank.


Lyang Ni yg panik, segera berlari mau merebut anak anaknya dari tangan Zhin Tank.


Zhin Tank lepaskan anakku,,, pintar Lyang Ni sambil berusaha merebut Xyang dan Tyang Dari tangan Zhin Tank.


diam Kau Lyang... teriak Zhin Tank. namun Xyang Ni GA mengubrisnya. dia terus berusaha merebut anak anaknya.


dasar keras kepala....


Sreett... Zhin Tank mencakar tangan Lyang Ni.


spontan Lyang Ni melepas genggamnya dari tangan Xyang Dan Tyang. lalu Lyang Ni jatuh pingsan.


Bha Lyang pun segera bertindak. Dia melesat cepat menyerang Zhin Tank.


Jurus cakar maut......

__ADS_1


Bha Lyang langsung menggunakan salah Satu jurus ampuhnya.


mendapat serangan Bha Lyang. mau GA mau Zhin Tank pun mau GA mau melepaskan Xyang Dan Tyang.


ibu..... ibu....


Xyang Dan Tyang menghambur ke arah Xyang Ni yg pingsan.


mereka menggoyang goyangkan tubuh Lyang Ni. bu.... bangun bu... bangun... teriak tangis Xyang Dan Tyang. namun Lyang Ni GA bergeming. karna memang dia pingsan karna luka cakaran si tanganya ternyata mengandung racun.


Sementara pertarungan Bha Lyang Dan Zhin Tank pun sudah melewati ratusan jurus. Bha Lyang sedikit kaget dengan kemampuan Zhin Tank. karna terakhir dia tau kemampuan Zhin Tank Jauh berada di bawahanya. bahkan seratus orang seperti Zhin Tank pun GA aka mampu membuat Bha Lyang sampai mengeluarkan keringat. namun saat ini, bahkan Bha Lyang beberapa Kali dibuat terpojok.


Sampai Bha Lyang melihat ada sesuatu yg aneh Di leher Zhin Tank. ya.. Sepertinya Zhin Tank di pasangin susuk mantra penguat Oleh Shiau Bhong.


Pantas saja dia Jadi seperti ini. batin Bha Lyang. serangan demi serangan silih berganti antara Bha Lyang maupun Zhin Tank. namun Ahirnya Zhin Tank pun terkena pukulan telak di dada Dan kepalanya.


karna pukulan Bha Lyang mengandung tenaga murni yg besar Zhin Tank pun tak mampu bertahan. Zhin Tank jatuh ambruk di tanah. melihat Zhin Tank sudah tak berkutik Lagi. Bha Lyang pun melesat menuju Lyang Ni yg masih pingsan.


Ketika Bha Lyang tau Kalau Lyang Ni terkena racun, IA segera menghampiri Zhin Tank.


melihat Zhin Tank yg masih sadar, Bha Lyang pun meminta penawar racun yg menyerang Lyang Ni.


Zhin Tank berikan penawar racunya,.. Lyang Ni bisa mati tanpa penawar racun itu.


lalu Bha Lyang mencabut jarum yg menancap Di leher belakang Zhin Tank.


Seketika juga sikap Zhin Tank berubah.


paman Lyang.. dimana ini,? kenapa aku Ada disini.? namun Bha Lyang tak menjawab. namun ia menanyakan kembali penawar racun itu.


Maafkan aku paman, kami tak di bekali penawarnya oleh bibi Shiau Bhong.


Uhuuukk.. Zhin Tank batuk memuntahkan darah segar dari mulutnya.


setelah jarum tadi Di cabut Bha Lyang, kondisi Zhin Tank pun drastis makin parah.


sebentar tubuh Zhin Tank mengejang. lalu diam tak berkutik setelah menucapkan petmintaan Maafnya.


Bha Lyang kembali menghampiri Lyang Ni. berusaha menyelamatkanya. namun semua usaha yg dilakunkanya hanya sia sia saja.


hanya hitungan jam Lyang Ni pun menghembuskan nafas terakhirnya tanpa sempat sadar Dari pingsanya.


Selanjutnya kalian sudah tau. untuk itu Kakek berharap kalian bisa menolong ayah kalian yg dipengaruhi jarum mantra nenek kalian.


dan Kalau bisa Kalian juga sadarkanlah nenek kalian. tapi untuk itu Kakek tak berharap banyak.


tapi sebelum itu kalian pelajari dulu buku Kebal racun ini, yg Kakek beli saat kakek berada di kota.


Buat pembaca yg budiman Maaf ya mungkin Sekarang Sekarang ini Hanya bisa up sekali sehari. tapi Mungkin lebih panjang dari biasanya.


tetap dukungan, saran Dan kritiknya ya. jangan lupa vote bintang 5 Dan likenya juga.


trimakasih sebelumnya. 😊😊🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2