
Baiklah... paman aku ampuni untuk kali ini, tapi lain kali bila kita bertemu, dan paman masih sama seperti sekarang, aku tak akan memberi ampun Lagi.
trimakasih nona. trimakasih atas kesempatan yg nona berikan untuk kami.
Setelah kejadian itu, perjalanan merekapun sudah tak ada lagi hambatan berarti. sebulan penuh mereka mengawal para bangsawan. pengawalan merekapun terbilang sukses.
Terimakasih pendekar semua, Sudah mengawal perjalanan kami hingga sampai di tempat ini dengan selamat. tutur seorang bangsawan dengan hormat.
tak masalah tuan... untuk itulah tuan tuan telah membayar kami. balas Xyang.
sebagai ucapan trimakasih kami. ini ada sedikit uang untuk bekal tuan dan nona pendekar di perjalanan pulang. sahut bangsawan itu sambil menyodorkan sekantong koin perak. Xyang menerimanya dengan senang hati. trimakasih tuan... sampai bertemu kembali. tutur Tyang penuh hormat.
Merekapun segera bergegas pulang, karna kalian ini perjalanan bisa berlari menggunakan ilmu peringan tubuh, perjalanan pulang pun tak selama perjalanan berangkat. hanya butuh waktu satu minggu, mereka sudah kembali lagi di perguruan hutan belantara.
namun walau mereka dapat memangkas waktu perjalanan, tetap saja ada rintangan yg mereka hadapi.
Seperti saat mereka di hadang gerombolan rampok yg mengaku diri mereka gerombolan rampok dari negri langit.
ini salah satu kelompok yg membuat mereka sedikit kewalahan menumpasnya.
flasback
Ketika diperjalanan pulang, rombongan Xyang di hadang oleh sekelompok perampok.
Xyang dan Tyang beserta yg lain, terkejut ketika mereka sedang berlari menggunakan ilmu peringan tubuh, tiba tiba muncul 20 orang di hadapan mereka.
berhenti kalian.....
teriak seorang dari mereka yg berbadan tegap tinggi dan berotot, semua itu ketahuan karna orang itu tak memakai baju, hanya selembar kulit hewan selebar 5cm yg melintang Di tubuhnya. tempat dia menyelipkan pedang panjang miliknya. pedangnya 1,5m beserta gagangnya.
Mau tidak mau rombongan Xyang pun berhenti oleh karna itu.
maaf paman...! ada apa hingga paman menghalangi perjalanan kami..? Xyang bertanya seolah tak tau maksud gerombolan rampok itu.
tidak perlu basa basi anak muda....! serahkan semua harta kalian,,,, serta gadis cantik itu pada kami, setelah itu kalian boleh pergi dari sini.
Tyang dan 5 orang perempuan lainya jadi marah, karna sadar akan Maksud rampok itu.
hei...!! manusia busuk... !! apa Kau pikir Kami para wanita bisa kau perlakukan seenak jidatmu...? teriak Tyang penuh amarah.
Kurang ajar kau gadis murahan... !! berani sekali mulutmu mengatai ketua Kami....!
kami gerombolan rampok negri langit tak akan mengampuni siapapun yg berani menghina kami, apalagi menghina ketua kami.
Serang.....
teriak orang itu pada teman temanya. serentak mereka maju menyerang.
rombongan Xyang yg diserang tiba tiba pun tak tinggal diam.
Xyang dan Tyang maju lebih dulu manyambut serangan orang orang itu.
pertarungan pun terjadi. ketua rampok Di hadapi oleh Xyang.
Sementara Tyang dan yg lain menghadapi anggota rampok itu.
Waktu sudah berjalan 30 menit, Xyang dan ketua rampok itu masih beradu jurus tangan kosong. belum terlihat siapa yg akan menang.
waktu sudah berjalan sejak lebih, tapi pertarungan masih berlangsung sengit.
wush...
angin efek pukulan ketua rampok itu terdengar jelas oleh Xyang. untung saja pukulan itu tak mengenai kepala, kalau Kena bisa hancur kepalaku. gumam Xyang dalam hati.
Sementara Tyang dan yg lain terlihat mendominasi pertarungan mereka. jumlah anggota rampok itupun sudah berkurang separuhnya.
sementara di pihak Tyang, tak Sedikit juga yg terluka, bahkan terluka parah hingga pingsan. tapi sejauh ini blm ada yg sampai tewas, berbeda dengan rampok itu, hampir semua yg tumbang telah merelakan nyawanya meninggalkan raga.
Kembali ke pertarungan Xyang. Tampak mereka sudah sama sama menggunakan senjata mereka.
ting.. ting.. ting..
suara besi berdenting saat pedang mereka saling beradu.
hheehhhh....
__ADS_1
boleh juga kau anak muda... tapi kau harus tau, aku sama sekali blm serius melawanmu. tutur ketua rampok itu berusaha memvropokasi memancing emosi Xyang.
hahaha...
Emang siapa yg serius paman....! aku cuma anggap ini melatih ponakanku yg berumur 3 thn. tutur Xyang berbohong, agar orang itu terpancing emosi.
benar saja, ketua rampok itu langsung marah.
Kurang ajar Kau bocah setan.....! nantilah kau dengan mulut busukmu itu....!!
Jurus pedang panjang....
teriak orang itu penuh hasrat untuk membunuh Xyang, yg telah berani manganggap dia sama dengan anak 3 tahun.
Xyangpun tak tinggal diam, dia melompat kesamping menghindari tusukan tusukan pedang panjang musuhnya.
tusukan dan tebasan pedang panjang ketua rampok itu terus terusan menyerang Xyang.
Xyang jadi sedikit kewalahan menghadapi serangan bertubi tubi. namun Xyang berusaha tetap tenang. sambil melihat kalau ada selah ia akan membalas serangan.
Pertarungan sudah berlangsung hampir dua jam. Xyang masih blm melihat selah dari pertahanan orang itu.
Hmmhh....
Kalau begini terus bisa bisa aku akan ****** terkena pedang orang ini. gumam Xyang dalam hati.
Xyang pun melompat mundur sejauh 10 meter. bermaksud untuk melakukan serangan jarak jauh.
hahahahaha...
Kenapa mundur...? kamu takut mati ya...? Tanya ketua rampok itu meledek Xyang, karna ia merasa menang.
Jangan senang dulu paman....!!
Jurus pedang api melingkar.......
Jurus pedang air melingkar.....
teriak Xyang menggabungkan dua jurusnya pedangnya. seketika muncul api dan air secara bersamaan dari pedang Xyang.
Hiiiaaattttt........
matilah kau.... teriak Xyang dengan lantang.
ketua rampok itupun berusaha melawan jurus jarak jauh Xyang.
Jurus pedang manantang badai...
teriak orang itu dengan suara yg lantang.
Booommm......
Duuaarrr....
terdengar suara dua ledakan hampir bersamaan, ketika serangan jarak jauh Xyang berusaha ditahan oleh ketua rampok itu.
namun naas baginya. jurus pedang air melingkar milik Xyang dapat dia tahan, tapi tidak dengan jurus pedang api melingkar, yg di kerahkan Xyang bersamaan.
seketika itu tubuh orang itupun terlempar Jauh kebelakang dan terbakar hebat.
namun dalam hitungan detik api itu dapat ia padamkan.
Ketua rampok itupun terengah engah, karna mengeluarkan banyak tenaga murni untuk menahan serangan dan memadamkan api yg membakar tubuhnya.
Xyang tak menyianyiakan kesempatan. secepat kilat iapun maju menyerang orang itu.
keadaan yg tidak menguntungkan, membuat orang itu tak dapat menghindari serangan Xyang sepenuhnya. diapun kehilangan lengan kirinya. iapun meringis menahan sakit, dan berusaha menghentikan pendarahan luka yg ia alami.
namun Xyang tak memberi kesempatan padanya.
Jurus cakar maut......
Xiyang melesat cepat ke arah orang itu, iapun berusaha mati matian untuk menghindari serangan Xyang. namun kondisi tubuhnya yg terluka parah membuat pergetakanya Jadi semakin lambat, hal itu membuat Xyang Makin bersemangat menyerangnya.
srreettt....
__ADS_1
srreettt....
dua cakar Xyang bersarang tepat di kepala dan tubuh orang itu.
diapun langsung ambruk jatuh ke tanah dengan luka yg mengerikan, hingga isi kepala dan perutnya keluar berhamburan di tanah.
Xyang pun mencoba menetralkan penafasanya. karna ia juga banyak menggunakan tenaga murni miliknya. Untung saja tenaga murni miliknya sudah tinggi, kalau tidak diapun bisa pingsan karna kelelahan.
Sementara Xyang mencoba mengatur penafasanya, Tyang datang menghampirinya. kakak tidak apa apa..?
Aku baik baik saja Tyang.... cuma sedikit lelah aja, karna banyak menggunakan Tenaga murni.
merekapun istirahat sejenak untuk mengembalikan sedikit lelah yg mereka alami.
Merekapun mencari sungai untuk membersihkan diri dari noda darah yg menempel ditubuh mereka. sekalian mereka mengobati teman mereka yg terluka.
setelah merasa sedikit lebih baik. merekapun melanjutkan perjalanan.
merekapun sampai kembali di perguruan hutan belantara.
Xyang dan Tyang pun menghadap pada patriak mereka. melaporkan kalau misi mereka telah selesai.
guru... kami telah kembali, misi sudah kami jalankan sebaik mungkin. namun karna ada beberapa hal.. sebagian pengawal mengalami luka luka, namun tak ada yg sampai tewas. dan ini.... Xyang memberikan sisa uang yg mereka dapatkan dari bangsawan yg katanya untuk bekal di perjalanan pulang.
Ya sudah.... untuk uang ini, kau bagikan pada para pengawal, sebagai bonus, karna telah berhasil menjalankan misi ini dengan baik.
baiklah guru... kami mohon pamit. tutur Tyang.
lalu merekapun pergi dari ruangan itu. merekapun memanggil semua pengawal yg ikut bersama mereka dalam misi sebelumnya.
setelah menghitung jumlah koin Di dalam kantong itu ada 200 keping koin perak. maka merekapun memberi 4 orang pendekar bergelar masing masing 5 koin. serta yg lain 3 koin. sedang sisanya mereka mengadakan makan bersama merayakan keberhasilan mereka.
Keesokan harinya Bha Lyang Dan Cheng Ming memanggil ke empat tetua. untuk mendiskusikan sesuatu.
sekitar jam sembilan pagi, merekapun sudah berkumpul di ruang rapat. (ruangan ini sengaja diburu desain husus kedap suara, Dan dinding ruangan inipun sengaja dibuat berlapis. dengan Jarak dinding pertama Dan kedua sejauh 20 CM, serta dinding kedua dan dinding paling dalam berjarak 15 CM.)
Selamat datang semuanya, trimakasih kalian telah memenuhi undangan kami. tutur Bha Lyang.
Xyang, Tyang, Zhui dan Zhoy hanya mengangguk memberi hormat, manyambut ucapan patriak 1.
seperti yg pernah kita rencanakan sebelumnya, tahun ini kita akan merekrut murit baru, untuk itu kami berdua sebagai patriak 1 dan 2 menugaskan pada kalian para tetua untuk mengatur segala keperluan dan kesiapan yg berkaitan kesana. dan Satu hal Lagi yg kalian harus ingat, untuk pendaftaran Kali ini kita hanya menerima 50 orang saja. untuk itu kalian harus melakukan seleksi penerimaan tahap awal di desa desa terdekat.
untuk seleksi ahir nanti, baru kita adakan di sini.
baik guru... kami akan melaksanakan perintah guru sebaik Mungkin.
Dan ada lagi yg harus kita bahas berikutnya adalah. seleksi kenaikan tingkat.
apa itu seleksi kanaikan tingkat guru...? Tanya mereka hampir bersamaan.
seleksi kenaikan tingkat adalah, Kita akan memberikan beberapa ujian bagi para murit yg sudah berlatih setahun lebih disini.
ujian yg akan di berikan antara lain.
* pengukuran kekuatan pisik.
* pengukuran jumlah tenaga murni.
* pengukuran kemampuan penguasaan jurus.
* yg terahir, pertarungan antar murit yg sekelas.
untuk itu kita akan laksanakan, 6 bln setelah penerimaan murit baru. apa kalian sudah paham...? Kami paham guru.... sahut mereka bersamaan.
Untuk mendukung hal itu, kalian berempat sebagai tetua di perguruan ini, harus mempersiapkan diri kalian, karna kalian lah nanti yg akan jadi team penguji, jangan sampai ada murit yg mengalahkan kalian, atau gelar tetua yg kalian sandang menjadi gunjingan orang orang dirumah luar sana. karna jika sampai hal itu terjadi, nama perguruan kita juga akan ikut tercoreng.
untuk itu, berlatihlah dengan sebaik mungkin.
karna selain kami berdua yg merupakan patriak di perguruan ini, hanya kalian berempatlah yg sudah menguasai ke empat KITAB kebanggaan perguruan kita ini.
Setelah selesai rapat, Xyang, Tyang, Zhui dan Zhoy pun berbincang bincang sejenak, sekedar melepas kangen sesama tetua perguruan.
kemudian merekapun melanjutkan tugas mereka sebagai tetua perguruan, yaitu memberi pelatihan pada murit murit perguruan sesuai kelas mereka.
*Trimakasih teman teman masih setia dengan tulisan saya ini.
__ADS_1
Maaf Jika ada kesalahan dan kekurangan, mungkin Ada penulisan kata Kata yg kurang tepat, atau tanda baca yg kurang pas. atau apa terselip kata yg kurang dipahami, sekali lagi maaf.. 🙏🙏