
Ahirnya Zhui dan Zhoy pun berpisah di tempat itu dengan Keluarga mereka, yg akan melanjutkan perjalanan ke kerajaan Nusan untuk acara Lamaran Zang Wey yg ingin meminang putri Dari raja kerajaan Nusan.
Sementara Bha Lyang dan yg lain mengubah arah perjalanan ke arah hutan belantara. ya... mereka kembali ke rumah mereka.
untuk menggembleng Xyang dan Tyang secara pisik Dan mental, serta Zhui dan Zhoy.
Setelah Sampai di hutan belantara.
inilah rumah kami... tutur Bha Lyang pada Zhui dan Zhoy. semoga kalian betah tinggal disini. baik guru... sahut Zhui dan Zhoy bersamaan. berhubung rumah itu berukuran kecil tak cukup kamar untuk satu kamar per orang, ahirnya Zhui dan Zhoy sekamar sama Tyang.
keesokan harinya Xyang dan Tyang juga Zhui dan Zhoy memulai Latihan pisik.
Bha Lyang memberi Xyang dan Tyang masing masing keranjang bambu. begitu juga Zhui dan Zhoy.
milik Xyang dan Tyang Duduk isi batu 50 kg sedang Zhui dan Zhoy 25kg. kalian pergilah ke hutan di belakang rumah, Dan kalian petiklah buah buahan yg kalian temui.
tapi ingat.... keranjangnya jangan pernah diturunkan sama sekali.
Mereka berjalan menyusuri hutan, setelah 15 menit berjalan, mereka sudah mulai kelelahan, terutama Zhui dan Zhoy. ya.. karna memang tingkat kekuatan mereka masih berada di pendekar kelas 3 dan 2. sementara Xyang dan Tyang masih biasa saja.
30 menit mereka berjalan, mereka pun menemukan labu yg tumbuh liar di hutan. satu dua labu sudah di masukkan kedalam dalam keranjang, namun untuk berdiri kembali Zhui dan Zhoy sudah kesusahan, sementara Xyang dan Tyang Sudah memetik masing masing 8 buah labu.
Merekapun kembali ke rumah dengan hasil yg mereka bawa, berharap secepat mungkin sampai di rumah, agar keranjangnya dapat di turunkan. namun tak seperti yg mereka Kira. sesampainya di rumah bukanya keranjang boleh diturunkan, Bha Lyang malah menyuruh mereka berjalan kelilingi rumah 20 putaran.
Zhui dan Zhoy sampai terjatuh karna kelelahan. sedang Xyang dan Tyang memaksakan diri menuntaskan 20 putaran.
Selesai Latihan Bha Lyang pun menyuruh mereka makan Dan istirahat sebentar, Selesai istirahat mereka kembali disuruh Latihan lari.
cuma bukan lari biasa, karna setiap kaki di ganduli beban 10 kg untuk Xyang dan Tyang, serta 5kg untuk Zhui dan Zhoy. mereka disuruh berlari dari rumah sampai pohon labu yg mereka temukan tadi. kalian harus berlari 5 kali bolak balik. setelah itu baru kalian boleh istirahat.
Merekapun mulai berlari, dua putaran pertama mereka masih bersama sama, sedang putaran berikutnya Zhui dan Zhoy sudah Jauh ketinggalan, bahkan saat Xyang dan Tyang sudah menyelesaikan tugas, Zhui dan Zhoy masih tersisa satu putaran Lagi.
saat Zhui dan Zhoy menyelesaikan putaran terahir, merekapun nampak sangat kelelahan.
kak... ternyata susah juga ya, Jadi orang hebat itu..!" tutur Zhoy pada Zhui.
ya.. Kita harus kuat Zhoy.... apapun rintanganya Kita harus hadapi, lihatlah Xyang dan Tyang. kau pasti bisa... kakak akan selalu bersamamu. sahut Zhui menyemangati Zhoy adiknya.
Kak Zhui dan kak Zhoy.. ayo Kita mandi kesungai, biar badan kembali segar... Ajak Tyang. lalu merekapun berangkat Mandi kesungai.
apa sungainya Jauh Tyang..? tanya Zhoy.
sebentar lagi kita sudah sampai koq,,, sahut Tyang.
saat asik asik mandi di sungai, Tyang merasakan adanya bahaya mendekati mereka.
segera keluar Dari sungai, buruan.... bidik Tyang pelan. Zhui dan Zhoy pun heran dengan tingkah Tyang yg tiba tiba berubah itu.
ada apa Tyang...? aku masih betah berendam.... tanya Zhui heran.
__ADS_1
gak usah banyak tanya, buruan... sebelum semua tarlambat.. perintah Tyang masih dengan nada pelan.
Zhui dan Zhoy pun ahirnya menurut saja walau sebenarnya mereka bingung dengan tingkah Tyang.
Saat mereka sudah di tepi sungai. tiba tiba muncul hewan yg tidak biasa dari sungai. mereka bertiga terkejut bukan main, ya... karna wujud hewan itu yg tak biasa.
kepalanya mirip kepala manusia, namun dagunya sangat lancip, hidungnya seperti paruh burung, telinganya panjang lancip ke atas, matanya bulat, giginya seperti gigi piranha, sedang rambutnya hanya Ada memanjang ditengah kepala seperti sirip Ikan, lidahnya menjulur seperti lidah ular, kulitnya Seperti kulit biawak rada bersisik gitu.
sedang tanganya mirip tangan manusia, namun ada siripnya memanjang dari siku sampai telapak tangan, sementara jari jarinya panjang kurus dan berkuku panjang namun ujungnya tajam seperti jarum. punggungnya memiliki sirip seperti Ikan.
sedang kakinya persis kaki manusia. kecuali tungkai kaki belakang memiliki sirip juga.
Melihat mahluk itu, Zhui dan Zhoy menjerit ketakutan, Tyang berusaha menenangkan mereka, Walau sebenarnya dia juga sebenarnya sedikit ngeri juga melihatnya.
lama lama Zhui dan Zhoy dapat ditenagkan oleh Tyang.
ssstttss......
Mahluk itu terdengar mendesis, matanya menatap tajam manusia yg ada di depanya.
mahluk apa Dia ini...? tanya Zhui.. masih gemetar.
aku juga gak tau.... selama ini blm pernah ada yg seperti ini disini. sahut Tyang namun matanya tetap awas pada mahluk itu.
mahluk itu mulai bergerak ke arah mereka, tanpa disadari mereka pun mundur pelan pelan.
mahluk itu menyerang sambil membungkuk, bersiap menyerang mereka. Tyang pun tak tinggal diam.
Jurus pukulan sakti.....
Jurus tendangan kaki seribu....
Tyang menggabungkan dua jurusnya untuk menapak serangan mahluk mengerikan itu.
pertarunganpun tak terelakan Lagi.
Kak Zhui.... pergilah kerumah kabari Kakek.. cepat....!!! teriak Tyang.
tanpa banyak pikir Zhui berlari sekuat tenaga menuju rumah.
sementara Zhoy hanya bisa menyaksikan pertarungan hebat antara Tyang dan mahluk aneh itu.
Ratusan jurus sudah silih berganti di keluarkan, namun blm juga ada yg terlihat lebih unggul. namun Tyang yg sedikit kelelahan akibat Latihan keras hari ini pun, terlihat mulai sedikit lengah.
whhuusss.....
sebuah sabetan kuku panjang nan tajam mahluk itu hampir saja membelah wajah Tyang. hampir saja... batin Tyang.
Tyang yg sudah tak dapat berkonsentrasi penuh, hampir saja kena serangan mematikan mahluk itu. Tyang pun memusatkan pikiranya kembali pada mahluk itu.
__ADS_1
Jurus cakar maut....
teriakan Tyang menggema mengagetkan mahluk itu, membuat Tyang melihat ada sedikit celah Dari pertahan mahluk itu.
srreettt.....
dada mahluk itu sobek terkena cakaran Tyang. namun anehnya tak ada setetes darahpun keluar dari luka yg menganga itu. walau mahluk itu terlihat meringis kesakitan.
Grrrhh...
mahluk itu mengerang, tubuhnya bergetar lalu asap putih kekuningan muncul di luka cakaran Tyang. saat asap itu hilang, luka itupun ikut hilang tak berbekas. Tyang pun Jadi panik menyaksikan kejadian luarbiasa itu.
Tiba tiba mahluk itu melompat sangat cepat, sambil mengayunkan kuku kuku tajamnya ke arah Tyang.
awas Tyang.... teriak Zhoy hawatir.
namun tarlambat, Tyang yg blm siap Sama sekali kaget dengan serangan yg begitu cepatnya. Tyang yg terlihat sudah pasrah, karna menghindarpun Sudah tak Mungkin ia lakukan. Hanya kedua tanganya yg ia gunakan untuk menutup wajahnya.
Tranngg....
Tiba tiba terdengar suara benturan yg sangat keras. Tyang hanya terpaku melihat hal yg ada persis didn't depan matanya, hanya sekitar 5 centi meter saja.
serangan mahluk itupun dapat dipatahkan oleh Bha Lyang, yg sudah sampai tepat waktu. sedetik saja tarlambat, dapat dipastikan Tyang akan tewas seketika.
Kakek...
Tyang memanggil Bha Lyang yg sudah berada di sampingnya.
kamu mundur Tyang, mahluk ini bukan tandinganmu untuk saat ini, biar Kakek yg mengurusnya.
bawa pulang Zhoy ke rumah. Kakek Akan menyusul kalian.
baik kek.. sahut Tyang. sambil berlalu peeginya pulang dengan Zhoy.
Setelah Tyang Dan Zhoy sudah pergi. hey... Gurangrang.... Apa maksudmu membuat onar disini,,? Tanya Bha Lyang. apa Kau sudah bosan hidup hingga kau melanggar perjanjian Kita. lanjutnya.
aku tak akan muncul kalau saja mereka tidak mengotori rumahku. Jawab Gurangrang sedikit ketakutan. karna ia tau kekuatan Bha Lyang sangat hebat.
**trimakasih buat teman teman yg masih setia mengikuti tulisan saya.
**Dukung terus tulisan saya ya...
jangan lupa like Coment Dan share..
Kritik saran Dan masukanya juga Jikalau ada salah atau Kurang dari tulisan saya ini, agar dapat saya perbaiki.
O... ya.. jangan lupa juga vote bintang Lima ya...
trimakasih sebelumnya...**
__ADS_1