
Krakkk!!!
Klessss!!!
Fang Mu menjerit menahah sakit pada tubuhnya yang sedang berusaha membentuk Tulang Naga Muda, proses pembentukan tulang Naga Muda ini jelas sangat sulit dan sakit karena tulang-tulang pada tubuh Fang Mu terasa seperti di patah-patahkan ribuan kali dalam satu waktu.
Proses pembentukan tulang Naga Muda memakan waktu yang tidak sebentar. Fang Mu sudah melewati 7 hari dan masih belum mampu menyelesaikan proses itu. Biasanya mereka yang membentuk tulang Naga Muda akan di dampingi dan di bantu prosesnya oleh pendekar lain, akan tetapi Fang Mu yang sudah menjalani kehidupan pertama dan merasakan asam manis dunia persilatan, cukup percaya diri akan mampu menyelesaikan proses yang menyakitkan ini dan memiliki tulang Naga Muda.
Setelah melewati proses panjang, tubuh Fang mengeluarkan asap dari bagian atas kepalanya dan mengeluarkan kotoran dari dalam tubuhnya yang sangat menyengat. Kotoran itu tentu berasal dari racun yang ada di dalam pil yang di konsumsi oleh Fang Mu beberapa waktu terakhir untuk meningkatkan jumlah lingkaran tenaga dalam.
Tidak banyak pendekar yang mengetahui jika terlalu banyak mengkonsumsi sumber daya jenis pil akan menumpuk racun pada tubuh dan berakibat pada terhambatnya perkembangan silatnya jika tidak di bersihin. Hal inilah yang membuat pendekar kekaisaran Xin kesulitan untuk mencapai puncak pendekar suci karena terlalu banyak racun di dalam tubuh dan tidak memiliki teknik untuk membersihkan racun tersebut.
"Tubuhku menjadi lebih ringan,"
Memiliki Tulang Naga Muda membuat Fang Mu merasakan jika gerakannya menjadi lebih luwes dan bertenaga, selain itu tubuhnya terasa lebih ringan. Tidak pernah ada dalam sejarah seseorang memiliki tulang Naga Muda di usia yang sangat muda, sama seperti yang di gapai oleh Fang Mu saat ini.
Jika Benua Teratai mengetahui hal ini, maka sudah dapat di pastikan Benua Teratai agar geger. Bakat hebat biasanya juga tidak selalulah mendatangkan keuntungan saja, tetapi juga terkadang membawa kehancuran. Sebab itulah, Fang Mu akan berusaha untuk menyembunyikan bakat besarnya ini. Dia tidak ingin dunia persilatan bersatu untuk menghancurkan Sekte Gunung Naga.
"Aku tidak menduga jika akan memilih Tulang Naga Muda secepat ini... Jika tidak ada hambatan, maka Naga Kegelapan akan mampu aku kalahkan di kehidupannya keduaku ini," ujar Fang Mu dengan semangat tinggi.
__ADS_1
Setelahnya, Fang Mu langsung membersihkan diri. Dirinya harus segera kembali ke Sekte Gunung Naga, karena dalam beberapa hari ke depan Xiao Yan akan kembali dari misinya. Akan jadi masalah jika Xioa Yan tidak menemukan dirinya di Paviliun.
Fang Mu langsung bergegas meninggalkan Lembah Angin pagi-pagi sekali, tidak lupa dia sudah memanen Ginseng Teratai Biru dan Rumput Suci untuk persediaannya selama berada di dalam Sekte Gunung Naga dan tentunya selama Xiao Yan berada di dalam sekte, maka Fang Mu tidak akan memiliki kesempatan untuk kembali mendatangi Lembah Angin ini.
Berbeda dari saat datang ke Lembah Angin, kali ini Fang Mu dapat melewati Hutan Kematian tanpa kendala yang berarti, selain memilih jalur aman, Fang Mu juga sudah menguasai ilmu meringan tubuh sehingga dapat bergerak dengan cepat dan leluasa. Sesekali juga terlihat Fang Mu melakukan pertarungan dengan siluman, tentu kawanan siluman itu mampu di kalahkan dengan mudah oleh Fang Mu.
Fang Mu bernafas lega saat dirinya sudah berada di dalam terowongan panjang yang menjadi jalur rahasia dirinya keluar dari Sekte Gunung Naga itu.
***
Fang Mu dapat bernafas lega saat dia tidak menemukan Xiao Yan tiba lebih dulu dari dirinya di Paviliun tempat tinggalnya ini.
Benar saja, tidak lama setelah itu Xiao Yan sudah tiba di Paviliun. Sepertinya paviliun adalah tempat pertama yang di datangi oleh Xiao Yan, dia bahkan belum melaporkannya jika dia telah kembali dari mengerjakannya misi.
"Guru sudah kembali," sambut Fang Mu menundukkan kepalaku memberi pengiriman seorang kepada gurunya.
Xiao Yan hanya tersenyum, dia langsung mengejek perkembangannya dari Fang Mu. Xiao Yan benar-benar terkejut saat menyadari Fang Mu sudah memiliki tenaga dalam di tubuhnya, selain itu kualitas tulang Fang Mu juga meningkat lagi.
"Tulang Harimau Emas, luar biasa ... " Ucap Xiao Yan tertegun dan terkagum melihat perkembangan dari Fang Mu.
__ADS_1
Fang Mu tentu menggunakan teknik untuk menyamarkan kualitas tulangnya yang merupakan tulang Naga Muda. Bukan Fang Mu tidak percaya dengan sosok Xiao Yan, akan tetapi sifat Xioa Yan ini yang membuatnya khawatir.
Fang Mu sudah dapat menebak jika Xiao Yan tahu kualitas tulangnya, bisa jadi Xiao Yan akan memberitahukan ini pada Ketua Sekte dan akan membawanya menjadi pusat perhatian, bahkan hingga keluar sekte. Hal inilah yang menjadi pertimbangan dari Fang Mu.
"Kau akan menjadi pendekar besar, Mu'er... " Xiao Yan memberikan pujian kepacak Fang Mu.
Fang Mu hanya diam membisu, dia lantas langsing mengajak Xiao Yan ke belakang. Fang Mu tentu sudah memasak banyak untuk menyambut kepulangan dari gurunya itu. Tidak lupa, Fang Mu bertanya mengenai misi yang di jalankan oleh Xiao Yan selama beberapa bulan terakhir.
Xiao Yan terlihat bersemangat terus bercerita, Xiao Yan tidak lupa untuk menjelaskannya jika misi terbagi manjadi 3 kelas, yaitu kelas A, B, dan S. Misi kelas A adalah misi yang memiliki bahaya dan kesulitan yang bisa di selesaikan oleh pendekar ahli dan beberapa pendekar elit. Selanjutnya misi kelas B memiliki kesukaran tersendiri, biasanya dua pendekar ahli akan di utus dalam misi kali ini, bisa juga mengutus seorang pendekar raja untuk menyelesaikannya. Sementara misi kelas S adalah misi paling berbahaya, misi ini hanya akan di berikan minimal kepada pendekar raja dan pendekar suci.
"Nah, misi yang baru saja guru selesaikan adalah misi kelas B," tutup Xiao Yan.
Fang Mu hanya mengangguk-angguk, dirinya sudah mengetahui semuanya, akan tetapi agar Xiao Yan tidak menaruh curiga Fang Mu mendengarkan semuanya dengan baik.
Setelah itu, mereka langsung menyantap masakan yang sudah di hidangkan oleh Fang Mu. Tidak ada yang membuka suara saat santap makan itu, karena memang salah satu attitude yang di tekankan oleh Xiao Yan adalah tidak berbicara saat mulut terisi penuh.
"Mu'er, beberapa hari ke depan akan ada pemilihan murid utama, guru berharap kau bisa ikut andil di dalamnya, sekaligus memperkenalkan dirimu pada para tetua dan murid lainnya. Jika kau sudah menjadi murid utama, kau memilih kesempatan untuk ikut guru menjalankan misi," Xiao Yan memberitahu tentang agenda Sekte Gunung Naga terdekat.
Fang Mu yang mendengarnya menjadi bersemangat. Dirinya memang menunggu momentum ini, agar memiliki waktu keluar sekte lebih lama.
__ADS_1