
Fang Mu yang merasa resah dengan semakin banyaknya anggota Shinobi Lembah Siluman yang berkumpul tidak jauh dari kemah Bangsawan Gu dan tempat rombongan Sekte Gunung Naga istirahat, akhirnya memilih untuk memberitahukan tentang keberadaan para Shinobi kepada Wan Susu, agar ketika memang serangan itu terjadi, mereka sudah mempersiapkan diri.
Namun, baru Fang Mu beranjak dari tempat duduknya, Shinobi Lembah Siluman itu sudah bergerak ke arah kemah Bangsawan Gu.
"Sial, aku terlambat mengambil tindakan, mereka sudah bergerak," Fang Mu mengeluarkan kerambit miliknya, sebelum bergerak cepat mencari keberadaan dari Wan Susu.
Tidak membutuhkan waktu lama, Fang Mu sudah menemukan Wan Susu yang tampak masih menikmati arak di depan perapian.
"Tetua, aku melihat sekumpul pendekar bergerak ke arah kemah ini... " Fang Mu memang tidak bisa mengutarakan jika kelompok itu adalah Shinobi, karena saat ini organisasi ini belum dikenal luas oleh orang-orang dunia persilatan umumnya.
"Tuan Muda, kita harus segera bersiap," kata Wan Susu.
Gu Wunfai langsung memanggil komandan prajurit yang di bawahnya untuk segera mempersilahkan diri.
Benar saja, tidak lama setelah itu mereka sudah kedatangan tamu. Terdapat sekitar 20 orang pendekar yang menggunakan caping menutupi wajah mereka.
"Shinobi? Sejak kapan di Kekaisaran Xin memilih Shinobi?" Ucap Wan Susu kaget menemukan jubah dan caping yang di gunakan oleh kumpulan pendekar itu terasa asing bagi pendekar Kekaisaran Xin.
"Shinobi, jadi benar berita yang beredar tentang terbentuknya kelompok Shinobi di Kekaisaran Xin ini," Gu Wunfai tidak terlalu terkejut dengan keberadaan para Shinobi ini, karena Bangsawan Gu sudah mengetahui kelompok ini beberapa waktu yang lalu. Dengan pengaruh dan nama besar Bangsawan Gu akan menyebar tentang para Shinobi ini.
Alasan inilah yang membawa para Shinobi datang untuk melenyapkan Tuan Muda ketiga Bangsawan Gu sebagai peringatan agar tidak bermain-main dengan kelompok Shinobi ini. Hal ini tentu di dasari pada kelompok ini masih belum memiliki pondasi kuat untuk di ketahui oleh dunia persilatan secara luas, yang mana akan menghambat pergerakkan mereka untuk membesarkan organisasi tersebut.
"Tuan Muda mengenal kelompok ini?" Tanya Wan Susu yang sudah bersiap dengan pedang di cengkraman tangan kanannya itu.
"Tentu, mereka... " Gu Wunfai menjelaskan semuanya secara singkat, tetapi cukup untuk di mengerti dan di pahami oleh Wan Susu dan yang lainnya.
__ADS_1
Pemimpin Shinobi itu tertawa mendengar penjelasan dari Gu Wunfai. Dia juga salut dengan Gu Wunfai yang masih mampu menjelaskan semuanya dengan terpercaya, meskipun saat ini berada dalam kepungan musuh yang bisa saja merenggut nyawanya untuk selamanya.
"Bangsawan Gu memang sangat luar biasa, tidak banyak yang mampu memberi penjelasan seperti yang kau lakukan di tengah malaikat maut yang akan mencabut nyawamu," ejek pemimpin Shinobi itu.
Setelah itu, Shinobi itu memberi perintah kepada pasukannya untuk segera meringkus dan menghabisi rombongan Bangsawan Gu.
"Jangan biarkan satupun yang selamat, habisi tanpa sisa!!" Perintahnya.
Para Shinobi itu langsung bergerak menyerang prajurit Bangsawan Gu. Pertarungan langsung pecah, pasukan Shinobi itu langsung mendominasi pertarungan.
Dengan cepat, para prajurit Bangsawan Gu di sudutkan. Kunai yang menjadi senjata para Shinobi itu membuat para prajurit kebingungan, karena memang Kunai sangat jarang, bahkan belum pernah di temui oleh para prajurit itu sebelumnya.
Bukan hanya prajurit Bangsawan Gu yang kebingungan dan kesulitan menghadapi gempuran serangan dari Shinobi, tetapi Wan Susu juga mengalami hal yang sama karena memang ini pengalaman pertama baginya bertarung dengan para Shinobi ini.
Kemampuan Wan Susu jelas berada jauh di atas musuhnya, Wan Susu yang sudah berada di tingkatan pendekar bergelar tentu bukan lawan sepadan bagi pendekar elit, tetapi gaya bertarung dari Shinobi berhasil membuat pertarungan terlihat berimbang untuk beberapa saat, sebelum Wan Susu kembali memegang kendali pertarungan.
Selain bertarung, Wan Susu juga mengamati setiap pergerakan dari musuhnya ini. Meskipun tidak menjamin konsep bertarung dari para Shinobi, tetapi Wan Susu merasa jika pola bertarung yang mereka gunakan hampir selaras. Membangun serangan dengan mengandalkan kecepatan dan kelincahan.
"Jadi begitu, dengan tenaga dalam pendekar elit, aku ingin lihat sampai sejauh mana kau mampu bertahan,"
Wan Susu terus berada dalam bertahan, sebenarnya Wan Susu bisa saja membalikkan keadaan, tetapi dia tidak melakukannya karena ingin melihat sejauh mana kemampuan bertarung para Shinobi ini, sambil beberapa kali mata Wan Susu memperhatikan keselamatan dari Tuan Muda Gu Wunfai itu. Wan Susu tentu tidak ingin di salahkan dalam insiden kali ini jikalau Tuan Muda Gu ini mengalami luka yang serius nantinya.
***
Sementara itu, Fang Mu sudah bertukar beberapa serangan dengan dua Shinobi itu. Fang Mu yang pernah berhadapan dengan para Shinobi di kehidupan pertamaanya, tentu memahami bagaimana konsep dan pola bertarung yang di gunakan oleh para Shinobi.
__ADS_1
Dua orang Shinobi itu begitu terkejut saat Fang Mu mampu mengimbangi serangan mereka.
Fang Mu dengan sangat cekatan dan gesit mampu memberikan serangan balik yang membuat musuhnya tersudutkan. Dengan dua kerambitnya, Fang Mu berhasil menebar ancaman untuk dua orang musuhnya itu.
"Bagaimana mungkin dia mampu membaca arah serangan kita berdua di waktu yang bersamaan, kecuali... "
"Kecuali dia menguasai juga pola serangan ini juga," sahut rekannya itu.
Tidak ada yang lebih masuk akal lagi, selain kemungkinan itu.
Sebenarnya Fang Mu tidak menguasai pola serangan para Shinobi ini, tetapi dia yang sering bertarung dengan Shinobi di kehidupan pertamanya, sedikit banyak paham kemana arah serangan para Shinobi ini. Hal inilah yang membuat Fang Mu mampu mengantisipasi setiap serangan yang di lakukan oleh para Shinobi ini.
"Mereka benar-benar sudah terbentuk, bahkan pola serangannya sudah di bentuk pula ... Kelompok ini akan sangat merepotkan di masa depan, bayangkan saja jika ada dua pendekar suci di dalam formasi Shinobi yang mengandalkan kecepatan,," guman Fang Mu.
Fang Mu terus bertukar serangan dengan dua orang Shinobi ini. Sepasang kerambitnya itulah mampu mengimbangi serangan dari kunai lawannya. Selain itu, Fang Mu juga harus selalu siaga karena para Shinobi juga membawa senjata rahasia di jubahnya sebagai serangan terakhir, Fang Mu yakin jika untuk kali ini juga mereka sudah memiliki senjata itu.
Fang My meliukkan tubuhnya, dia berbalik membuat serangan. Fang Mu yang juga mengandalkan kecepatan dalam membangun serangan, jelas membuat dua Shinobi itu kerepotan.
Brakkk!!!
Bughhh!!!
Satu tendangan sabit melesat cepat menghantam punggung salah satu dari Shinobi itu, hingga membuatnya tersungkur mencium tanah.
Sleshhh!!!
__ADS_1
Gerakan selanjutnya, kerambit milik Fang Mu itu melesat memberikan luka serius di bagian dada Shinobi. Tidak tanggung-tanggung, luka itu sangat dalam, karena di tekan keras saat di hantamkan.