Pendekar Keris Naga Putih

Pendekar Keris Naga Putih
Ch 22. Shinobi III


__ADS_3

Tang Yu dan Yu Xun yang baru pertama kali menghadapi situasi seperti saat ini, tentu merasa rasa takut, tetapi keduanya dengan cepat menekan rasa takut itu dan menggenggam erat gagang pedangnya, sebagai seorang pendekar situasi seperti ini akan selalu mereka temui di masa depan nantinya.


"Xun'er, mari kita hadapi bersama-sama, dan tetap berada di dekatku," Tang Yu merasa memiliki tanggung jawab untuk melindungi Yu Xun yang merupakan adik seperguruan ini.


Yu Xun hanya membalas dengan anggukan. Yu Xun menggenggam gagang pedangnya, dia juga menekan rasa takutnya.


Secara bersamaan, Tang Yu dan Yu Xun bergerak maju menyerang para Shinobi itu. Mereka yang sudah di bekali dengan kemampuan silat sejak dini, tentu mampu mengimbangi serangan yang di lakukan oleh para Shinobi itu.


Tang Yu dengan cekatan menggunakan pedangnya menebas ke arah titik vital musuhnya, dia juga mampu bergerak dengan cepat dan mengimbangi kecepatan yang di miliki para Shinobi ini.


Pola serangan yang teratur membuat Tang Yu mampu mengendalikan pertarungan, meskipun belum mampu memberikan luka berarti kepada musuhnya, tetapi Tang Yu mampu terus mendesak musuhnya itu.


Merasa tidak ingin kalah dengan Fang Mu, Tang Yu meningkatkan intim serangannya. Dia berusaha untuk menyelesaikan pertarungan ini dan bergeraklah membantu prajurit lainnya, saam seperti yang di lakukan oleh Fang Mu saat ini.


"Aku tidak boleh kalah," Tang Yu memusatkan tenaga dalam di bilah pedangnya, sebelum mengubah gerakannya dengan cepat.


Shinobi itu berhasil di buat kewalahan. Dia gagal untuk mengimbangi kecepatan serangan tebasan dari Tang Yu, yang berakibat pada dirinya yang mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya.


"Gerakanmu cukup cepat, tetapi tetap tidak akan bisa mengimbangi kecepatanku," Tang Yu mengalirkan sedikit tenaga dalam pada bagian kakinya, agar mampu bergerak lebih cepat lagi.


Seiring meningkatnya kecepatan dari Tang Yu, membuat Shinobi itu benar-benar putus asa. Dia tentu bukan tanpa usaha, beberapa kali dia menggunakan tenaga dalam untuk bisa mengimbanginya Tang Yu, tetapi tetap gagal. Shinobi itu yang hanyalah pendekar elit satu dan tidak begitu mahir menggunakan olah tenaga dalam di buat mati kutu oleh Tang Yu.


Menyadari Shinobi yang menjadi musuhnya mulai berputus asa, tentu tidak ingin membuang kesempatan ini.


"Pedang Naga: Menusuk Angin"


Tang Yu menarik pedangnya sedikit ke belakang, sebelum berputar dan mendorong pedangnya ke depan, tepat mengarah ke bagian jantung Shinobi itu.

__ADS_1


Shinobi itu yang dalam posisi tidak siap dam kuda-kuda yang berantakan gagal untuk menghindari serangan itu, alhasil pedang milik Tang Yu itu bersarang tepat di dadanya. Shinobi itu memuntahkan darah segar dan tewas, sebelum sempat menggunakan salah satu senjata rahasia kelompok mereka.


Tang Yu terdiam untuk beberapa saat, dia merasa mual melihat darah yang berlumur di pedangnya, ini adalah kali pertama Tang Yu membunuh. Terlihat beberapa kali Tang Yu menelan ludahnya sendiri, jelas dia belum terbiasa.


Tang Yu menarik nafas panjang, dia harus segera membiaskan diri karena sebagai senjata pendekar, situasi seperti ini akan sering di jumpainya di masa depan nantinya, sehingga harus cepat beradaptasi.


Tang Yu menarik pedangnya dan Shinobi itu jatuh terguling ke tanah. Matanya melotot, seolah masih tidak percaya jika akan tewas di tangan seorang pendekar yang masih hijau di rimba persilatan.


"Baik, aku bisa melewati ini. Masih banyak musuh yang harus aku hadapi," Tang Yu kembali bersiap untuk pertarungan selanjutnya.


***


Sementara itu, Yu Xun mengalami hal yang sama dengan Tang Yu. Ini kali pertama dia bertarung antara hidup dan mati.


Shinobi yang menjual lawannya menjilati lidahnya melihat kecantikan yang di miliki oleh Yu Xun. Kulitnya yang seputih susu, sebening giok dan rambut panjang yang di lengkapi senyum manis rasanya tidak cocok untuk Yu Xun menjadi seorang pendekar, lebih cocok menjadi seorang putri Kaisar.


"Simpan wajah mesummu itu!!! Atau pedangku ini akan menyimpannya ke dalam tanah," teriak Yu Xun dengan lantang ke arah Shinobi yang berlaku kurang ajar kepadanya itu.


"Jangan terlalu galak, Nona. Nanti wajah cantikmu itu hilang," Shinobi itu terus menggoda Yu Xun.


Yu Xun menarik nafas panjang, dia langsung bergerak maju dengan pedangnya. Shinobi itu yang memang sudah dalam posisi siap, ikut bergerak maju menyambut serangan dari Yu Xun.


Yu Xun langsung menggempur Shinobi itu dengan pola serangan menyerang. Jelas, Yu Xun ingin memberi pelajaran kepada Shinobi itu yang sudah berani bersikap kurang ajar kepadanya itu.


"Hentikan nona atau senjataku ini akan menggores kulit cantikmu," Shinobi itu tetap terus menggoda Yu Xun. Shinobi itu tentu menganggapnya jika Yu Xun tidak memiliki kemampuan yang tinggi untuk dapat mengalahkan dirinya.


Namun anggapan inilah yang akan membawanya bertemu sang Dewa Kematian.

__ADS_1


"Akan ku tutup mulut mesummu itu!!" Yu Xun bergerak cepat dan elegan membangun serangan.


Yu Xun mampu mendongkrak pertarungan dengan cepat, gerakannya yang lembut dan elegan terlihat bak seorang penari. Namun, dia balik semua itu, Yu Xun mampu memberikan goresannya luka pada tubuh Shinobi yang menjadi lawan bertarungnya kali ini.


Shinobi yang tetap menganggap Yu Xun sebagai pendekar gadis yang lemah tentu tidak meningkatkan kewaspadaan dan terkesan bermain-main dengannya. Yu Xun yang menyadari hal itu, tentu langsing memanfaatkannya, dia meningkatkan kecepatan dan mempertajam arah serangan. Dengan gerakan cepat satu tebasan mengenai bagian bahu Shinobi itu.


Tidak ingin memberi waktu Shinobi itu mengatur nafas, Yu Xun sudah berpindah tempat dan memberikan satu serangan telak lainnya yang mengenai bagian lengan kiri.


"Akhh... " Shinobi itu berteriak kesakitan. Dia merasakan jika lengan kiri hampir putus akibat tebasan pedang Yu Xun.


"Kau!!! Bagaimana bisa?"


Yu Xun tersenyum penuh kemenangan, "Kesalahan pertama yang kau lakukan adalah meremehkan lawanmu dan menganggapnya lemah... "


Tepat setelahnya, Yu Xun kembali berpindah tempat dan memberikan satu tendangan keras yang menghantam bagian perut Shinobi itu, hingga melemparkannya jauh ke belakang.


Shinobi itu memuntahkan darah segar dari mulutnya, dia menyesali tindakan bodoh yang di lakukannya itu. Shinobi itu merasa jika dia serius dari awal, mungkin dia tidak akan mengalami luka seperti saat ini.


"Sial, harusnya aku serius sejak awal," umpat Shinobi itu, matanya menatap nanar Yu Xun.


"Kau menyadarinya kesalahanmu itu? Sayangnya itu sudah terlambat, kau sudah kalah dan akan berakhir di tempat ini," kata Yu Xun.


Yu Xun tentu masih bimbang, apakah harus membunuh Shinobi ini atau hanya melumpuhkannya beberapa saat.


Sleshhh!!!


Yu Xun yang di landa kebimbangan tidak sadar jika lawan melemparkan senjata rahasia yang mengincar batang lehernya.

__ADS_1


__ADS_2