Pendekar Keris Naga Putih

Pendekar Keris Naga Putih
Ch 23. Shinobi IV


__ADS_3

Fang Mu benar-benar menikmati setiap kali mengayunkan kerambitnya itu. Sudah lama sekali rasanya dia tidak bertarung selama menjalani kehidupan barunya ini.


Fang Mu dengan cepat menjadi momok yang menakutkan di mata musuhnya itu. Bahkan Wan Susu yang melihat aksinya tidak bisa menahan keterkejutan itu.


"Di mana Tetua Xiao mendapatkan muridnya ini," gumam Wan Susu. Wan Susu merasa jika Fang Mu adalah sosok yang sangat haus akan darah. Wan Susu dapat melihat bagaimana Fang Mu tampak menikmati setiap kali kerambit itu merenggut nyawa para Shinobi itu. Sangat berbeda sekali dengan kebanyakan pendekar hijau yang masih merasakan ketakutan saat melaksanakan pembunuhan.


Fang Mu tentu dapat mendengar semua perkataan dari Wan Susu. Namun, kali ini dirinya tidak ingin mengambil pusing akan hal itu, yang terpenting adalah dia harus segera menghabisi semua Shinobi dan memastikan tidak ada satupun dari mereka yang selamat.


Fang Mu kembali memainkan sepasang kerambitnya, dia berhasil memberikan rasa takut kepada semua Shinobi yang menjadi lawan bertarungnya kali ini. Tidak satupun di antara mereka yang di biarkan untuk selamat.


"Jika sudah datang kemari, tidak perlu terburu-buru untuk melarikan diri? Biarkan aku yang mengirim kalian pulang, pulang ke pangkuan Dewata," Fang Mu berkata dengan dingin.


Gerakan Fang Mu yang cepat langsung menghancurkannya mental Shinobi itu. Di saat yang sama, kerambitnya terus memberikan luka yang serius pada tubuh mereka.


Fang Mu terus meningkatkan kecepatannya, dia harus segera menghabisi semua Shinobi, agar tidak menyebabkan banyak korban berjatuhan di pihaknya.


Namun, saat dirinya sedang terus mendesak musuhnya, mata Fang Mu menemukan jika Yu Xun sedang dalam posisi bahaya.


"Sial, bagaimana dia bisa melamun di posisi seperti saat ini," umpat Fang Mu.


Fang Mu dengan cekatan bergerak menjauh dari para Shinobi yang terus menggepung untuk membunuhnya. Fang Mu dengan ilmu meringan tubuhnya mampu melesat menjauh dari area pertarungannya ke arah Yu Xun.


Trang!!!


Tepat di detik terakhir, Fang Mu berhasil menghalau serangan siruken dari Shinobi itu yang mengarah tepat di batang lehernya Yu Xun.

__ADS_1


"Kau harus fokus, jangan pernah melamun... Jika tidak ingin kehilangan nyawa," Fang Mu memberikan peringatan kepada Yu Xun agar fokus dalam pertarungan.


Tidak menunggu jawaban dari Yu Xun, Fang Mu sudah bergerak cepat ke depan menyerang Shinobi yang sudah dalam keadaan terluka. Dalam satu kali serangan, Shinobi itu sudah tergeletak di tanah dan kehilangan nyawanya.


"Pulihkan dirimu, karena pertarungan ini masih belum selesai," perintah Fang Mu, tanpa mengalihkan fokusnya pada dua orang Shinobi yang bergerak ke arahnya.


Fang Mu dapat merasakan salah satu dari Shinobi itu memiliki kemampuan pendekar ahli. Pendekar ahli tentu akan menjadi lawan yang merepotkan untuk Fang Mu, apalagi tenaga dalam dan staminanya sudah cukup terkuras.


"Majulah, aku ingin melihat sebatas mana kemampuanku telah berkembang," Fang Mu berseru keras ke arah dua orang Shinobi itu.


Bersamaan dengan itu pula, Fang Mu bergerak maju ke arah dua orang Shinobi itu. Pertukaran serangan dengan cepat terjadi, dua orang Shinobi itu berkerja sama untuk memojokkan dirinya dan mendesaknya.


Tidak seperti sebelumnya, kali ini Fang Mu berhasil di desak dalam kondisi terpojokkan. Dirinya mulai kewalahan menghadapi gempuran serangan dari kerja sama dua Shinobi ini.


"Apa kau pikir tubuh manusia akan mampu terus bertarung tanpa istirahat? Apalagi kau masih sangat muda," Shinobi itu arogan dan yakinlah jika kali ini mereka yang akan memenangkan pertarungan ini.


Meskipun begitu, Fang Mu juga menyadari batasan kemampuannya saat ini. Dirinya belum memiliki tenaga dalam seperti kehidupan sebelumnya, Fang Mu memang menguasai beberapa jurus tingkat tinggi, tetap saja semua itu menuntut tenaga dalam yang tidak sedikit, sehingga belum bisa di gunakan olehnya saat ini.


***


Yu Xun menekan rasa takut dan bimbingannya itu. Dia sangat sadar betulkah jika Fang Mu tidak menolongnya, maka dia sudah kehilangan nyawanya hari ini.


Matanya menemukan jika saat ini Fang Mu sedang kesulitan untuk mengimbangi dua orang yang menjadi lawannya kali ini.


"Aku harus membantunya... " Yu Xun menggenggam erat gagang pedangnya, sebelum bergerak maju untuk membantu Fang Mu.

__ADS_1


Kehadiran Yu Xun tentu meringankan Fang Mu, yang hanya harus fokus menghianati pendekar ahli itu saja, tanpa memperdulikan pendekar elit satu lainnya.


"Kau bisa serak ini padaku," kata Yu Xun.


"Baiklah, terimakasih, ini sangat membantu," Fang Mu menatap Shinobi yang memiliki kemampuan pendekar ahli itu dengan lekat, "Mari kita selesaikan," tambah Fang Mu.


"Dan kau!!!" Yu Xun menggunakan mata pedangnya menunjuk Shinobi itu, "Akulah lawanmu,"


Yu Xun memilih langsung mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Dia tidak ingin bertele-tele.


"Tarian Pedang Gadis Rembulan"


Yu Xun bergerak dengan lincah menyerang Shinobi itu, bak seorang penari. Gerakan khas yang luwes dan lembut benar-benar menyudutkan Shinobi itu yang tidak menduga jikalau di balik kelembutan itu terdapat pola serangan yang berbahaya dan bisa kapan saja merenggut nyawanya.


Shinobi itu yang bersatu mengandalkan kunai pendeknya itu berusaha memperpendek jarak di antara mereka, tetapi Yu Xun yang sadar akan hal itu tentu tidak membiarkan hal itu terjadi. Yu Xun dengan gesit terus menciptakan jarak yang akan menyulitkan Shinobi itu untuk memberikan serangan balik.


"Jika hanya itu kemampuan yang kau miliki, maka jangan pernah bermimpi untuk bisa mengalahkanku, hanya menunggu waktu saja wajah cantikmu itu akan bersimbah darah," Shinobi itu mulai naik pitam saat sadar Yu Xun terus menciptakan jarak d antara mereka, sehingga menyulitkannya untuk memberikan serangannya balik.


"Jangan terlalu banyak bicara, jangankan mau mengalahkan, menyerang balik saja kau tidak mampu!!" Yu Xun membalas ejekan dari Shinobi itu, tanpa mengendorkan pertahanan dan fokusnya.


Shinobi itu yang merasa tidak terima, bergegas bergerak ke depan, berupaya untuk segera menutup mulut Yu Xun dan membuktikan jika dia memiliki kemampuan untuk menghabisi Yu Xun yang dia anggapnya hanya gadis lemah.


Yu Xun merubah kuda-kudanya, dan meliukkan tubuhnya menyambut datangnya serangan dari Shinobi itu. Memanfaatkan emosi Shinobi itu, Yu Xun menggunakan kuda-kuda serong memotong gerakan Shinobi itu, sebelum satu tebasan pedang mengenai bagian punggung Shinobi itu dan menciptakan luka yang dalam.


"Akhh ... " Shinobi itu berteriak keras, seolah tidak percaya jika dia akan mengalami luka yang serius.

__ADS_1


Yu Xun tidak ingin membuang waktu terlalu banyak, dia kembali bergerak cepat melepaskan tendangan keras yang menghantam punggung Shinobi itu, hingga membuatnya tersungkur.


Yu Xun menarik nafas panjang, sebelum mengayunkan pedangnya mencabut nyawa untuk pertama kalinya di dalam hidupnya.


__ADS_2