
Kedatangan rombongan dari Sekte Gunung Naga langsung di sambut dengan baik oleh Du Kai selaku Walikota Kota Perak.
Berbagai jamuan di hidangkan oleh Du Kai, baginya sebuah kehormatan bagi dirinya menerima kunjungan dari Sekte sebesar Gunung Naga yang sangat di segani di dunia persilatan.
Nama Sekte Gunung Naga Medan sangat di kenal luas oleh orang-orang dunia persilatan dan kaum awam, karena sekte ini selalu berhasil menyelesaikan misi dan memberi kesan yang baik pada masyarakat awam, selain itu bagi orang-orang dunia persilatan, Sekte Gunung Naga sangat terkenal dengan para pendekarnya yang memiliki kemampuan tingkat tinggi dan sudah mengukir nama di rimba dunia persilatan ini.
Sangat mustahil jika orang-orang dunia persilatan tidak mengenal Sekte Gunung Naga, salah satu sekte terbesar yang ada di Benua Teratai. Di Benua Teratai sendiri terdapat 4 sekte besar aliran lurus, yaitu Sekte Gunung Naga, Sekte Harimau Putih, Sekte Seribu Dewa, dan Sekte Serigala Dewa. Di antara ke-empatnya, Sekte Gunung Naga yang paling kuat dan besar.
Selain itu, hanya ada dua sekte yang bisa mengimbangi Sekte Gunung Naga, yaitu sekte yang berasal dari aliran yang berbeda, aliran netral danĀ sesat. Aliran netral memiliki dua sekte besar yang sudah di kenal luas, yaitu Pulau Es Utara dan Pegunungan Giok Abadi (Lebih di kenal dengan nama Sekte Giok Abadi. Di antara keduanya Pulau Es Utara yang paling kuat dan tersohor, karena pernah merajai dunia persilatan ratusan tahun yang silam. Sementara itu, di aliran sesat tidak ada pasti, akan tetapi ada 5 sekte besar yang memiliki nama di dunia persilatan, yaitu Sekte Lembah Iblis, Sekte Jurang Neraka, Sekte Belibis, Sekte Tengkorak Setan, dan Sekte Iblis Penggoda. Di antara kelima sekte itu, Sekte Jurang Neraka yang sangat terkenal dan kuat.
Setiap sekte itu memilih wilayah bagian mereka sendiri, sekte-sekte aliran lurus dominan berdiri di Kekaisaran Xin, mereka yang menyebut aliran netral biasanya mendirikan sekte di kekaisaran Wang, sementara aliran hitam lebih dominan di kekaisaran Wei yang memang terkenal akan kekuatan pasukan militernya yang selalu berperang dengan sekte aliran hitam. Akan tetapi, di tiga kekaisaran itu tetap akan ada sekte-sekte aliran lurus dan sesat karena dua aliran ini tidak bisa terpisahkan keberadaannya. Misalnya, Sekte Tengkorak Setan yang berdiri di wilayah Kekaisaran Xin. Serta pengaruh Sekte Jurang Neraka yang mulai masuk ke Kekaisarannya Xin.
"Selamat datang di kediamanku yang sangat sederhana ini, Tetua," Du Kai menyambut kedatangan rombongan Sekte Gunung Naga dengan baik.
Namun, raut wajahnya seketika berubah saat menemukan Du Kao berjalan memasuki aula Walikota. Du Kai sudah barang tentu mengetahui jikalau anak sulungnya ini selalu bertindak sesukanya, akan tetapi selama inh dia tidak ingin mengambil pusing.
__ADS_1
"Terima kasih atas sambutannya, Walikota, sebuah kehormatan bagi kami di sambut dan di jamu langsung oleh seorang Walikota," ujar Wan Susu.
Wan Susu tidak ingin terlalu lama berbasa-basi, memilih langsing mengutarakan maksud dan tujuannya datang kemari.
"Aku sangat mengagumi kepimpinannya anda, Tuan Kai selaku Walikota. Akan tetapi aku merasa anda gagal mendidik putra anda ini, dia sungguh tidak mencerminkan sosok seperti anda... " Wan Susu langsung ke poin utama, dia tidak ingin terlalu lama berbasa-basi.
Raut wajah Du Kai berubah seketika, dirinya yang sudah menduga hal ini sejak awal tentu tidak terlalu terkejut, akan tetapi Du Kai tetap saja merasa sangat malu di depan Tetua yang berasal dari Sekte Gunung Naga. Du Kai akan memberikan hukuman yang berat bagi Du Kao yang sudah mempermalukan dirinya dan membuat dia tidak memiliki muka di depan para tetua yang merupakan tamu kehormatan baginya.
Du Kao hanya menundukkan kepala, dia tidak berani bertatap muka dengan Du Kai. Du Kao sadar sudah melakukan kesalahan besar dengan bersinggungan dengan Sekte Gunung Naga, yang merupakan kekuatan yang menjamin keamanan Kota Perak.
Du Kai lekas berjanji akan mendidik putranya itu, dia menundukkan kepalanya beberapa kali sebagai bentuk permintaan maaf dan penyesalan dia karena gagal mendidih anaknya.
"Aku tidak menyalahkanmu sebagai orang tua, karena memang kau di sibukkan mengurus Kota Perak. Aku memiliki saran, supaya anakmu masuk ke Sekte Gunung Naga, biarkan dia di didik di sana. Selain itu dia juga akan menjadi pendekar yang akan menjadi bekal agar mampu melindungi diri di masa depan," saran Wan Susu.
Du Kai yang mendengar saran dari menggaruk dagunya, dia memikirkan saran dari Wan Susu dengan baik.
__ADS_1
"Apakah pihak Sekte Gunung Naga akan menerima anakku, Tetua? Mengingat umurnya sudah terlalu tua untuk menjadi seorang pendekar," ucap Du Kai.
Wan Susu memberikan satu kartu kepada Du Kai, sebuah kartu yang bertuliskan namanya sebagai salah satu Tetua Naga, sebutan bagi 100 orang Tetua pilihan di dalam Sekte Gunung Naga.
"Bawalah rekomendasi dariku, anakmu akan di terima oleh pihak Sekte, sekaligus ini menjadi pembelajaran bagi anakmu, bahwa dunia ini sangat luas, di luar sana masih ada banyak orang jauh lebih besar dan kuat darinya," Wan Susu kembali memberi penjelasan kepada Du Kai agar tidak ragu untuk melepas anaknya untuk masuk ke Sekte Gunung Naga.
Sementara itu, Du Kao yang berada di belakang kini berkeringat dingin, dia merasa jika Wan Susu akan memberikan hukuman berat baginya. Jikalau dirinya bisa memilih rasanya dia akan menolak untuk masuk ke dalam Sekte Gunung Naga.
"Jikalau ini memang untuk kebaikan Kao'er, aku tidak keberatan untuk melepasnya agar mendapatkan pendidikan di dalam Sekte Gunung Naga. Sekaligus ini sebuah penghargaan bagi saya pribadi, karena anakku bisa menjadi murid dari sekte besar di tiga Kekaisaran besar ini," Du Kai tidak menolak anaknya untuk masuk ke Sekte Gunung Naga.
Tubuh Du Kai sudah basah oleh keringat, dia sungguh tidak pernah menduga jika akan di bawah ke Sekte Gunung Naga untuk di beri hukuman.
"Ayah, aku sungguh tidak... " Belum sempat Du Kai menyuarakan penolakan, sudah di potong terlebih dahulu oleh Wan Susu.
"Ini semua demi kebaikanmu, karena kau adalah penerus Walikota. Alangkah lebih baiknya, jikalau kau memiliki kemampuan untuk melindungi diri, Sekte Gunung Naga akan memberikanmu tempat untuk belajar dan menimpa ilmu. Kau harus menjadi kuat, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Bukan begitu pak Walikota?" Fang Mu akhirnya membuka suara setelah cukup lama memilih diam dan bungkam.
__ADS_1
Du Kai hanya diam, karena memang apa yang di utarakan oleh Fang Mu adalah kenyataan yang sesungguhnya.