Pendekar Keris Naga Putih

Pendekar Keris Naga Putih
Ch 01. Terlahir Kembali


__ADS_3

"Apa mungkin di alam kematian juga dapat merasakan rasa sakit... "


Fang Mu membuka matanya dengan berlahan, sinar biru terang menyilaukan matanya. Fang Mu dengan spontan berusaha menghalangi sinar tersebut dengan tangannya.


Namun, dia merasakan tangannya terasa nyeri dan sakit untuk di gerakan. Apa mungkin di alam kematian seseorang bisa merasakan sakit.


"Bukankah cerita banyak orang, jika di alam kematian kita tidak akan mengalami rasa sakit?" Fang Mu bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Dia masih tidak mengerti mengapa tubuhnya masih merasakan sakit, padahal dia yakin sudah berada di alam kematian.


Setelah mengumpulkan tenaga dan stamina, Fang Mu kembali membuka matanya dan menemukan dia sudah berada dalam sebuah ruangan.


"Apa mungkin dunia selama ini adalah replika dari alam kematian?"


"Tapi tunggu dulu, kenapa tempat ini terasa tidak asing di mataku?"


Fang Mu mulai mengenali tempat dirinya terbaring lemah saat ini. Sebuah kamar kecil yang sederhana milik salah satu Tetua Muda di salah satu sekte menengah di Daratan Sundaland.


Fang Mu kembali mencoba untuk bangkit, akan tetapi dia tetap gagal. Fang Mu tidak dapat merasakan sedikitpun tenaga dalam di tubuhnya, bahkan dia merasa tubuhnya begitu lemah dan tidak ubahnya manusia biasa pada umumnya.


Setelah mencoba beberapa kali dan tetap mengalami kegagalan, Fang Mu pada akhirnya memilih pasrah.


Beberapa menit kemudian, derap langkah kaki mendekat ke arah kamarnya. Fang Mu memalingkan kepalanya dan menemukan sosok yang tidak asing di matanya.

__ADS_1


"Guru Xioa ... " Panggil Fang Mu.


"Ah, kau sudah siuman Mu,er. Aku pikir akan membutuh waktu yang sangat lama untuk kau siuman." Ucap laki-laki itu.


Fang Mu mengernyit dahinya. Dia masih tidak mengerti kenapa dia bertemu dengan Xiao Yan, guru yang telah mendidik dia sampai menjadi pendekar tanpa tanding di Daratan Benua Bintang Timur. Semua terasa sangat sama saat dia pertama kali tiba di Sekte Gunung Naga dan berakhir menjadi bulan-bulanan banyak murid lain yang merasa iri dengan kemahiran bela diri yang di perlihatkan oleh Fang Mu, sehingga membuatnya berakhir di situasi saat ini.


Memikirkan semua itu membuat kepala Fang Mu menjadi sakit. Semua terasa begitu nyata dan aneh. 'Apa mungkin Dewata memberiku kesempatan kedua untuk menuntaskan apa yang tidak berhasil aku tuntaskan?'.


"Guru, apa yang sebelumnya terjadi kepadaku? Sehingga seluruh tubuhku terasa sangat sakit dan nyeri?" Tanya Fang Mu.


"Kau melewati pertarungan yang hebat, akan tetapi kau tenang saja, lukamu akan sembuh, hanya membutuhkan waktu saja,"


Mendengar jawaban dari Xiao Yan membuat Fang Mu semakin yakin dan terasa mustahil jika dia menjalani kehidupan ke-dua.


Fang Mu dengan cepat menelan ramuan yang di berikan oleh Xiao Yan dalam satu tegukan. Dia merasakan tubuhnya menjadi lebih baik setelah mengkonsumsi ramuan yang di berikan oleh Xiao Yan.


Setelah kepergian Xiao Yan, Fang Mu memeriksa tubuhnya. Dia masih sulit percaya jika dia kembali pada usia 5 tahun, di mana saat dia pertama tiba di Sekte Gunung Naga.


Fang Mu juga masih ingat betul semua peristiwa di mana desa tempat dia berasal di bantai oleh para pendekar yang pada akhirnya dia ketahui jika para pendekar itu bukan hanya dari aliran sesat semata, akan tetapi ada pula yang berasal dari aliran lurus.


Fang Mu juga mendapatkan kebenaran tentang pembantaian itu. Dunia persilatan bersatu dan membantai desa tempat Fang Mu dan keluarganya tinggal karena takut desa itu berkembang menjadi sekte yang akan mengancam dunia persilatan.

__ADS_1


Desa tempat tinggal Fang Mu adalah desa yang hanya di diami oleh dua klan, yaitu Klan Fang dan Klan Ling, kedua klan ini memilih keistimewaan sendiri dan bakat besar untuk menjadi pendekar besar. Sebab ketakutan itulah yang membuat banyak pendekar dunia persilatan bersatu untuk memusnahkan dua klan itu, sekaligus desa tersebut.


'Di kehidupan ke-dua ini, aku akan mencari dalang siapa yang menghasut banyak orang untuk memusnahkan desaku, aku juga akan menuntaskan apa yang tidak mampu ku tuntaskan di kehidupan pertama, berbekal pengetahuan dan ilmu yang ku dapatkan di kehidupan pertama, aku akan menjadi penyelamat dunia dari keserakahan iblis,'


***


Keesokan harinya.


Xiao Yan sangat terkejut saat melihat Fang Mu sudah kembali segar bugar dan fisik dalan kondisi prima lagi, padahal dia ingat betul jika kemarin tubuh Fang Mu di penuhi memar akibat pengeroyokan murid-murid yang merasa iri melihat dirinya.


"Kau yakin Mu'er, aku rasa kau masih perlu istirahat untuk beberapa hari lagi," ucap Xiao Yan.


"Aku sudah jauh lebih baik guru, jika memang belum bisa ikut berlatih hari ini, aku akan menghabiskan waktu untuk berkeliling dan membaca di perpustakaan saja," cetus Fang Mu. Dia benar-benar tidak ingin terlalu lama berada di atas dipan (Tempat tidur).


Xiao Yan tentu tidak melarang jika Fang Mu ingin menghabiskan waktu di perpustakaan, akan tetapi bisa memberi izin jika Fang Mu ingin berkeliling sekte.


"Aku mengerti guru, aku hanya akan berada di perpustakaan hari ini, guru tidak usah khawatir," ucap Fang Mu.


Xiao Yan tersenyum, dia merasa beruntung mengangkat Fang Mu sebagai muridnya. Xiao Yan jugalah yang menyelamatkan Fang Mu dari pembantaian beberapa bulan yang lalu, Xioa Yan juga menyembunyikan identitas asli Fang Mu dan mengatakan jika Fang Mu adalah saudara jauhnya, Xiao Yan menyadari betul akan ada perhatian khusus untuk Fang Mu jika identitas aslinya terungkap dan juga akan membahayakan sekte Gunung Naga, karena akan banyak pendekar dunia persilatan yang berusaha meleyapkan semua keturunan murni Klan Fang di seluruh Daratan Benua Timur ini.


Sebab itulah Fang Mu bertekad di kehidupannya kali ini dia berusaha sebisa mungkin menutupi identitasnya dan menjadi yang terkuat agar bisa melindungi diri dan orang-orang terdekatnya.

__ADS_1


"Guru Xiao, di kehidupan ke-dua ini, aku tidak akan membiarkan dirimu seorang diri yang melindungi sekte ini, aku akan berdiri bersamamu di barisan depan," tekad Fang Mu.


Fang Mu mengingat betul, bagaimana Xiao Yan gugur pada saat melindungi Sekte Gunung Naga dari serangan aliansi musuh. Pada saat itu Sekte Gunung Naga sudah kehilangan banyak kekuatan karena gugur dalam misi. Fang Mu juga kala itu belum memiliki kekuatan memadai untuk membantu, Fang Mu masih sangat lemah, karena setelah peristiwa pengeroyokan ini Fang Mu akan trauma dan menjauhi dunia persilatan. Barulah setelah sektenya kehilanganmu banyak kekuatan Fang Mu bersedia kembali berlatih dan mempelajarinya ilmu kanuragan.


__ADS_2