
Setelah semua memasuki gerbang semua orang telah dipindahkan ketempat yang terpisah, tetapi orang yang telah membentuk kelompok mereka akan dipindahkan ke tempat yang sama. Di token mereka masing-masing telah diberikan tanda khusus bagi yang telah membentuk kelompok agar mereka tidak terpisah.
Setelah memasuki gerbang Bo Qin dan Hua Jian Shen dipindahkan ke puncak sebuah gunung, dan ditempat mereka terdapat kabut yang tebal mengelilingi mereka.
"Sepertinya kabut ini memiliki racun Shen'er, tetapi kamu tidak terkena dampak apakah kamu telah melatih tubuh agar tahan racun."ucap Bo Qin
"Itu berkat armor yang telah menyatu dengan tubuhku, sehingga sebagian besar racun tidak akan mempan terhadap diriku."ucap Hua Jian Shen
"Sepertinya armor milikmu memiliki banyak sekali kegunaan, sedangkan pakaian milikku ini hanya sebatas tidak bisa kotor dan memiliki sedikit ketahanan."ucap Bo Qin
"Tapi tubuhmu sendiri sangat keras jadi tidak memerlukan armor yang kuat."ucap Hua Jian Shen mencibir Bo Qin
Bo Qin dan Hua Jian Shen terus berjalan dan menyusuri puncak gunung tersebut berharap mendapatkan sesuatu yang berharga, setelah agak lama berjalan mereka akhirnya melihat seekor ular piton yang sedang tidur melingkar menjaga sebuah bunga berwarna merah cerah dan juga bunga itu terlihat mengeluarkan kabut.
"Ternyata bunga ini yang menyebabkan tempat ini berkabut, ini sudah pasti sangat lama karena membutuhkan kabut yang sangat banyak untuk menutupi seluruh puncak gunung seperti ini."ucap Bo Qin
"Bunga ini sepertinya telah berusia ratusan ribu tahun, tapi apakah kamu mengetahui apa bunga ini Qin ge'ge. Walaupun aku adalah seorang yang memiliki ingatan kehidupan pertamaku aku tidak pernah bertemu bunga ini dan mendengar tentangnya."ucap Hua Jian Shen
"Ini namanya bunga darah kabut, bunga ini bisa menyebabkan berkah atau kutukan terhadap beberapa orang."ucap Bo Qin
"Maksudnya berkah dan kutukan."
"Bagi orang yang melatih tubuhnya agar tahan terhadap racun ini merupakan berkah tapi bagi orang yang tidak melatih tubuhnya bunga ini tidak berguna. Bagi yang telah melatih tubuhnya agar tahan terhadap racun mereka bisa memakan bunga ini dan membuat darah mereka menjadi beracun, tapi bagi yang tidak melatih tubuh mereka bunga ini akan menyebabkan kematian mereka jika mereka memakannya."ucap Bo Qin
"Darimana kamu mengetahui semua ini bahkan akupun tidak tahu."ucap Hua Jian Shen pada Bo Qin dengan tatapan curiga
__ADS_1
"Ada beberapa hal yang harusnya menjadi rahasia seseorang yang harus dia sembunyikan. Selain itu orang yang mengonsumsi bunga ini juga mampu mengeluarkan kabut racun seperti bunga ini hal itu akan sangat berguna dalam suatu pertarungan baik untuk melarikan diri ataupun menyerang."ucap Bo Qin
"Sepertinya banyak rahasia yang kau simpan."ucap Hua Jian Shen
"Kau benar.*ucap Bo Qin 'aku tidak boleh memberi tahukan tentang aku mempunyai kitab sejuta pengetahuan alam, masih belum saatnya.'pikir Bo Qin
"Tapi tenang saja kalau sudah waktunya aku akan memberi tahukan semuanya padamu."ucap Bo Qin
"Yaaa."ucap Hua Jian Shen
Hua Jian Shen merasa bahwa Bo Qin yang merupakan calon suaminya itu memiliki banyak rahasia, apalagi di umurnya yang masih muda seperti itu sudah memiliki kekuatan yang besar. Sedangkan untuk kasus seperti dirinya itu dianggap dirinya wajar karena dirinya seorang reinkarnator yang dulunya juga memiliki kekuatan yang besar, apalagi dengan semua sumberdaya yang dikumpulkan olehnya di masa lalu juga ikut terbawa ke kehidupannya sekarang. Bahkan saat dia bayi sekalipun sikapnya sudah seperti orang dewasa akibat ingatannya sebelumnya.
Bo Qin yang melihat Hua Jian Shen termenung pun membiarkannya saja terhanyut dalam pikirannya sendiri, Bo Qin segera mendekati bunga darah kabut dan berniat ingin mengambilnya secara diam-diam tanpa membangunkan sang ular. Tapi sayangnya setelah tinggal 10 langkah ular itu terbangun dan segera menatap tajam ke arah Bo Qin.
"Kalau begitu baiklah saatnya kau menerima ajalmu ular jelek."ucap Bo Qin dengan tatapan menghina
Seakan bisa memahami perkataan Bo Qin ular itu menjadi marah dan segera melesat menyerang Bo Qin.
"Ahhhh lemahhh.......aku kira kau bisa bertahan setidaknya tiga gerakan ternyata hanya satu gerakan kau sudah kukalahkan."ucap Bo Qin sambil kembali menyarungkan pedangnya. Terlihat keadaan ular itu telah terpisah kepalanya dan badannya
"Pedang milikmu bukan pedang biasa bahkan kekuatan milikmu lebih kuat dari ular itu jelas dia tidak akan kuat bertahan melawan dirimu."ucap Hua Jian Shen
"Hmmmm ya sudahlah lebih baik kita lanjutkan perjalanan terlebih dahulu lagipula aku sangat ingin bertemu peserta lainnya saat ini."ucap Bo Qin sambil tersenyum manis menurutnya tapi sebenarnya menurut orang yang lainnya itu senyuman iblis
"Tentu aku juga sangat ingin bertemu mereka."ucap Hua Jian Shen sambil membalas senyuman Bo Qin
__ADS_1
Bo Qin yang telah membunuh ular itu segera mengambil bunga darah kabut dan segera memakannya dan segera menyerap khasiatnya tak berapa lama Bo Qin telah bangkit kembali dengan senyuman kepuasan
"Sekarang darahku ini telah menjadi racun yang mematikan tetapi selain itu darahku ini juga bisa menjadi penawar racun, juga domain kabut yang kita keluarkan bisa sepenuhnya kita kendalikan siapa saja yang didalamnya yang bisa terkena racun atau tidak akan tetapi semua yang berada di dalam domain kabut akan memiliki jarak pandang terbatas kecuali sang pengguna domain."ucap Bo Qin
"Itu akan sangat membantu dalam pertempuran dan sangat berguna."ucap Hua Jian Shen
"Tentu.....jika tidak bagaimana aku mau mempertaruhkan nyawaku untuk mengambil bunga ini. Lagipula selain fungsi yang kuberitahukan sebelumnya ada satu fungsi lagi yaitu orang yang didalam domain kabut milikku kedua Indra paling penting miliknya akan berkurang yaitu Indra pendengaran dan penglihatan."
"Sangat cocok untuk bertarung dengan musuh yang memiliki kekuatan lebih kuat dari dirimu kau pasti masih bisa melarikan diri jika menghadapi kekalahan."ucap Hua Jian Shen dengan tatapan iri
"Hei selain petarung yang kuat aku juga adalah seorang pandai besi dan alkemis yang kuat nanti aku akan menciptakan sebuah pusaka yang memiliki fungsi sama dengan bunga ini. Aku akan mengisinya dengan kabut dari bunga darah kabut."
...**SAMPAI DISINI DULU UNTUK EPISODE KALI INI YA SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE YAH MOHON MAAF BAGI PARA READER NOVEL INI KARENA NOVEL INI MEMANG JARANG UPDATE SOALNYA AUTHOR SIBUK KERJA DI REAL LIFE...
...KECUALI ADA WAKTU KOSONG AJA AUTHOR BISA NULIS...
...BAGI YANG TETAP SETIA MEMBACA HASIL IMAJINASI AUTHOR INI AUTHOR UCAPKAN TERIMA KASIH...
...SEE YOU NEXT TIME...
...BAGI YANG INGIN MENGASIH KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI ATAU LIHAT AJA YANG PALING BAWAH YA UDAH AUTHOR SISIPKAN JUGA SOSMED AUTHOR...
Ig : Purna_Irn212
wa : 089630169078**
__ADS_1