Pendekar Pedang Naga Kegelapan

Pendekar Pedang Naga Kegelapan
Eps. 91 Penentuan perjodohan


__ADS_3

Mereka segera berbondong-bondong ke arah kediaman tetua Mei untuk melihat pertunjukan seru lainnya, karena saat itu murid tetua Mei mengatakan akan setuju dijodohkan apabila murid sahabatnya tetua Mei itu seorang kultivator hebat jika tidak dia sendiri yang akan menolak dan membunuh murid sahabat gurunya itu.


Sementara itu Bo Qin dan Zhu Luoning telah tiba di dalam kediaman tetua Mei, sekarang ini mereka berdua tengah berbicara dengan tetua Mei dan juga muridnya.


"Mei tidak terasa waktu telah lama berlalu, dulunya kita yang hanya pendekar biasa dan berkelana mencari pengalaman sekarang kita telah menjadi tetua di sekte kita masing-masing."ucap Zhu Luoning


"Hahahhaahha kau benar Ning, sekarang apa tujuan dirimu kemari menemui ku."ucap tetua Mei


"Aku ingin menepati janji kita dahulu, apakah kamu masih ingat."ucap Zhu Luoning sambil tersenyum


"Hmmmmm.....tentu tapi sekarang sepertinya keputusan ada ditangan murid kita masing-masing."ucap tetua Mei


"Yah kau benar, aku akan menanyakan kepada muridku juga."ucap Zhu Luoning


"Nah Qin'er sebenarnya tujuan kita kesini yaitu menepati janji kami berdua terlebih dahulu yaitu menjodohkan murid pertama kami. Jadi sekarang apa keputusan dirimu apakah kamu akan menerimanya."ucap Zhu Luoning


"Akkk......."


Sebelum Bo Qin menyelesaikan ucapannya murid tetua Mei segera menghentikan ucapannya


"Aku tidak menerima perjodohan ini, tetapi aku akan menerimanya jika dia kuat."ucap murid tetua Mei


"Aku Hua Jian Shen akan menerima perjodohan ini jika calon suamiku itu mampu melukai diriku."ucap murid tetua Mei yang ternyata bernama Hua Jian Shen


"Haisss...... baiklah awalnya aku juga ingin menolak tapi sepertinya ada tantangan jadi aku akan menerima perjodohan ini jika dia mampu menjatuhkan pedang ini dari tanganku."ucap Bo Qin sambil memegang pedang naga hitam miliknya pemberian dari gurunya.


Bo Qin segera menghunuskan pedangnya, orang-orang yang awalnya ingin tertawa mengira yang dikatakan Bo Qin adalah pedang Dimata mereka cuma sebuah batang kayu sekarang mereka menjadi kagum.


"Bukannya aku tidak ingin membuat sarat sama seperti dirimu ya nona, yah soalnya tubuhku sudah ditempa oleh guruku terdahulu jadi bahkan senjata surgawi sulit menggores tubuhku."ucap Bo Qin dengan santai tapi itu mengejutkan semua orang tapi sekarang mereka mengetahui Bo Qin adalah kultivator tubuh

__ADS_1


"Hahahaha tapi jangan salah paham nona biarpun tubuhku kuat dan melewati batas ekstrem aku bukan kultivator tubuh, aku kultivator pedang."ucap Bo Qin


"Kebetulan sekali aku juga kultivator pedang."ucap Hua Jian Shen


"Kalau begitu kita mulai saja."ucap Bo Qin sambil melesat ke arah Hua Jian Shen.


Hua Jian Shen yang melihat Bo Qin telah mulai menyerang dia juga mulai menyerang


Tringggg


Sesaat setelah tabrakan pedang itu mereka saling melompat mundur


"Kaisar dewa bintang 3 tahap awal."teriak Hua Jian Shen


"Haahhhh jendral dewa bintang 5 tahap puncak, sepertinya kawanku kali ini cukup berat."ucap Bo Qin


"Apakah kau sama seperti diriku, reinkarnator dari dataran immortal."ucap Hua Jian Shen lewat telepati ke Bo Qin


"Maaf bukan tapi suatu saat nanti aku akan kesana dan menjadi yang terkuat di sana."ucap Bo Qin lewat telepati juga


"Baiklah sepertinya aku punya cara biar menghentikan perjodohan ini nona."ucap Bo Qin dengan tenang


"Hmmm bagaimana."tanya Hua Jian Shen


"Yaitu aku cukup membunuhmu."ucap Bo Qin diiringi seringai tipis dan segera melesat ke arah Hua Jian Shen


"Ouhh begitukah kalau begitu sepertinya aku yang akan mengakhiri ini."ucap Hua Jian Shen


Aura pembunuhan milik Bo Qin dan juga Hua Jian Shen menyeruak membuat semua yang menonton menjadi sesak napas. Termasuk kedua guru mereka.

__ADS_1


"Kalian berdua bisa bertarung tanpa aura pembunuhan."teriak tetua Mei


"Ouh maaf tapi ini bukan aura pembunuh ini namanya aura dominasi."ucap Bo Qin tanpa menarik auranya


"Ini benar guru ini juga bukan aura pembunuh tapi ini aura darah."ucap Hua Jian Shen yang sambil menurunkan auranya yang di ikuti Bo Qin menurunkan auranya juga.


Mereka berdua kemudian melesat sambil mengeluarkan jurus-jurus milik mereka, tapi yang anehnya walaupun kultivasi Bo Qin diatas Hua Jian Shen tapi mereka berakhir imbang.


"Haahhhh....hah...hahhh.. bukannya kultivasi milikmu lebih rendah kenapa aku tidak bisa mengalahkan dirimu."ucap Bo Qin dengan napas tersengal-sengal


"Hahhh...ha....hhh..hah....hah ini karena kau kekurangan pengalaman bertarung apalagi di dataran terbuang ini kau tidak mungkin dapat lawan yang kuat saat kau ke dataran tengah sekalipun kau bisa saja dengan mudah melawan kekuatan terkuat disana. Kau mungkin cocok jika berada di dataran suci, baru bisa mengasah keterampilan bertarungmu."ucap Hua Jian Shen dengan napas tersengal-sengal juga sama seperti Bo Qin


"Yah aku juga akan ke dataran suci juga nanti tapi sekarang belum saatnya, dan juga aku tidak mengetahui caranya."ucap Bo Qin


"Tapi sepertinya kau tidak akan pernah bisa kesana, karena kau akan mati hari ini."uca Hua Jian Shen sambil melesat menggunakan segenap tenaga terakhir miliknya untuk menggunakan jurus terakhir miliknya


Tebasan Bunga Kematian.....


Melihat Hua Jian Shen mengeluarkan jurus miliknya Bo Qin juga melesat ke arah Hua Jian Shen dan mengeluarkan jurusnya juga.


Tebasan abadi.....


Kedua jurus milik Bo Qin dan Hua Jian Shen saling bertemu dan membuat mereka berdua saling terlempar kebelakang. Dengan sisa-sisa tenaganya Bo Qin melesat kearah Hua Jian Shen sambil menebaskan pedangnya dia mengincar leher Hua Jian Shen. Merasa nyawanya terancam Hua Jian Shen menebaskan pedangnya untuk menangkis serangan Bo Qin, walaupun berhasil di tangkis dan membuat pedang Bo Qin terlepas dari tangannya. Tapi saat pedang itu terlepas pedang Bo Qin berhasil mengenai pipi Hua Jian Shen.


...**SEKIAN DULU YA SEMUANYA EPISODE KALI INI MAAF YA LAMA BANGET UPDATE MAKLUM LAGI NGURUS MASALAH KERJAAN DI KUALA PEMBUANG JARINGAN SUSAH BET. INI UDAH DI SAMPIT TAPI BENTAR LAGI KE KUALA PEMBUANG LAGI...


...JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR YA ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI YA...


...SEKIAN DAN SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE**...

__ADS_1


__ADS_2