
Hanya dalam satu kedipan mata Bo Qin telah tiba diatas kota seribu bunga dia kembali bersembunyi di balik awan yang ada di kota itu.
"Hahahahahahahha tidak kusangka ternyata kota ini lebih mementingkan keselamatan lebih banyak orang, semua keluarga sampah itu mati dan bahkan sepertinya kalian tidak melepaskan satupun yang berkaitan dengan para keluarga sampah itu. Bagus-bagus kalau begitu aku tidak jadi menghancurkan kota ini, dan itu membuat diriku sedih."ucap Bo Qin dengan nada seolah-olah sedang bersedih
"Padahal aku telah menyiapkan nama untuk tempat ini jika kuhancurkan, yaitu kolam jiwa kematian kedua. Jadi orang-orang di masa depan bisa memanggilnya dua kembar kolam jiwa kematian."ucap Bo Qin dengan masih nada sedih
Mendengar ucapan Bo Qin itu walikota kota seribu bunga mengumpat dengan Bo Qin di dalam hatinya
'sialan bocah itu untungnya aku telah mengerahkan semua untuk menghancurkan keempat keluarga itu, ternyata benar tebakan diriku jika tidak dihancurkan dia akan langsung menghancurkan kota ini. Untungnya bocah ini bisa ketebak kalau dia bukan orang yang sabaran, mungkin dia kemarin tidak langsung mengahancurkan keempat keluarga itu sendiri karena dia terlalu malas.'ucap sang walikota dalam hatinya
"Karena kalian sudah membunuh mereka semua, aku sebagai orang yang baik hati dan juga tidak sombong akan menepati janjiku yaitu aku akan melepaskan segel ini, jadi selamat tinggal semua. Janganlah jera mengisi kebosanan diriku hahhahahaha."ucap Bo Qin yang diakhiri dengan tawanya yang perlahan-lahan menghilang pertanda Bo Qin telah pergi menjauh yang padahal dia masih bersembunyi di balik awan. Ia ingin melihat apa ada orang yang marah kepada dirinya dan mengumpat ingin membalas dendam pada dia setelah kepergiannya, jika ada dia jadi mempunyai alasan untuk mengahancurkan kota seribu bunga
"Ahh untunglah orang itu sudah pergi, aku hampir saja terkencing di celana."ucap salh satu orang disana
"Iya syukurlah orang itu telah pergi, dia adalah orang yang sangat kejam seperti iblis. Tidak bukan seperti iblis tapi dialah iblisnya. Aku harap para keluarga bangsawan itu mendapat pelajaran agar tidak sombong dengan orang lain."ucap salah satu penduduk
Mendengar ucapan mereka yang tidak ada yang mengumpat dengan kesal dan mengatakan ingin menghajar Bo Qin jika bertemu membuat Bo Qin menjadi kesal, yang di dengar cuma orang yang mengatakan dirinya sangat kejam, kuat, bahkan ada yang mengaku terkencing di celana yang menurut Bo Qin itu sangat memalukan
"Ayolah marahlah pada diriku, aku tidak ingin mendengar semua ucapan yang kalian ucapkan itu. Beri aku alasan untuk menghancurkan kalian, aku masih bosan."ucap Bo Qin dengan suara pelan yang hanya bisa didengar oleh dirinya sendiri
Setelah terbukanya segel banyak orang yang sebelumnya ingin keluar dari kota segera keluar dari kota seribu bunga. Sedangkan yang ingin masuk ke kota seribu bunga setelah melihat bahwa orang yang didalam telah bisa keluar mereka akhirnya memasuki kota seribu bunga juga, sehingga membuat para penjaga gerbang mulai kewalahan untungnya prajurit yang lainya segera membantu dan mulai menertibkan kembali orang yang ingin keluar ataupun masuk
__ADS_1
Sementara itu Bo Qin yang sudah lelah menunggu dia atas awan akhirnya memutuskan untuk memasuki kota secara diam-diam dan pergi mencari kedai untuk makan, sesampainya di kedai Bo Qin melihat banyak sekali kerumunan orang yang sedang makan diapun akhirnya menghampiri sang penjaga kedai
"Apakah tempat ini menyediakan tempat yang lebih sepi dan tenang."ucap Bo Qin pada sang penjaga kedai
"Maaf tuan kedai kami tidak menyediakan tempat khusus untuk pengunjung jika anda ingin mencari kedai yang memiliki ruangan khusus silahkan tuan mencari yang lain."ucap sang penjaga kedai
"Ouh kalau begitu tidak masalah aku akan duduk dimana saja kalau begitu."ucap Bo Qin sambil melihat sekeliling dimana yang ada kursi kosong
Setelah menemukan bahwa kursi yang kosong Bo Qin segera duduk disana dan tak berapa lama Bo Qin duduk pelayanan kedai datang menanyakan kepada Bo Qin apa pesanannya
"Permisi tuan, tuan ingin memesan apa."ucap sang pelayan pada Bo Qin
"Sajikan saja 5 makanan terfavorit disini dan semuanya masing-masing 20 porsi. Untuk minumnya apakah kalian ada susu saja."ucap Bo Qin
Tak seberapa lama perginya pelayan datang kembali satu rombongan yang terdiri dari lima orang dengan pakaian yang bisa dibilang mewah. Mereka mencari sekeliling berharap menemukan meja yang kosong tapi sayangnya semuanya terisi penuh dan hanya satu meja saja yang bisa mereka tempati dan itupun sudah ada satu orang yang menempati.
"Permisi tuan bisakah kami ikut bergabung dengan anda disini."ucap pria yang ada disalah satu kelompok mereka pada Bo Qin saat mereka menghampiri Bo Qin
"Silahkan saja."ucap Bo Qin
"Terimakasih."ucap mereka
__ADS_1
"Pelayan."ucap salah satu wanita yang ada di kelompok itu
"Ada apa tuan-tuan ada yang bisa saya bantu."ucap sang pelayan
"Kami memesan makanan terfavorit yang ada disini masing-masing dari kami satu porsi."ucap sang wanita menunjuk teman-temannya
"Baiklah kalau begitu mohon tunggu."ucap sang pelayan sambil berlalu pergi
Tak seberapa lama pelayan pergi banyak para pelayan yang mengantar makanan ke meja Bo Qin dan orang-orang tersebut.
"Ini makanan anda tuan."ucap sang pelayan
"Terimakasih."ucap Bo Qin
"Wah cepet sekali makanannya datang, tapi kok banyak sekali."ucap salah satu dari kelima orang yang ada didepan Bo Qin
"Itu pesanan milikku bukan milik kalian, jika kalian menyentuhnya aku bisa jamin tangan kalian akan terpotong. Pesanan milikku adalah 5 menu terbaik yang ada dan semuanya masing-masing 20 porsi."ucap Bo Qin
"Eh maafkan aku."ucap salah satu dari mereka
Setelah kejadian itu Bo Qin tidak memperdulikan lagi mereka yang menunggu pesanan mereka yang akhirnya tiba juga, tapi saat mereka melihat cara makan Bo Qin mereka menjadi tercengang.
__ADS_1
Soalnya cara makan Bo Qin yang terbilang seperti orang yang rakus, soalnya Bo Qin makan dengan kedua tangannya bahkan dia makan dengan mengambil piring dan langsung menuangkan kedalam mulutnya.
...SEKIAN DULU YA SEMUANYA EPISODE KALI INI SAMPAI JUMPA LAGI DI NEXT EPISODE JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI...