
Orang-orang sekte langit yang mendengar itu terkejut dengan kekejaman murid dan guru yang sama, dan tidak perduli dengan nyawa orang lain dalam pikiran mereka mereka mengatakan pantas saja muridnya seperti itu gurupun sama.
"Tetua Zhu..."ucap patriak Zhu dengan tatapan tajam kearah Zhu Luoning
"Apaaa kan emang benar murid yang tidak berguna, pasti akan mati duluan. Dan yang pengecut akan mengemis hidup mereka pada lawan."ucap Zhu Luoning seakan-akan tidak peduli dengan tatapan tajam patriak Zhu atau ayahnya sendiri
"Haahhh sudahlah jadi keputusan sudah diambil Bo Qin tidak akan ikut dalam pertandingan jenius muda yang diadakan sekte langit tetapi murid Lin Shu Yan akan ikut."ucap tegas patriak
"Baiklah lagipula muridku yang itu tidak cocok untuk ikut pertandingan gelar dewa, dia hanya akan mengantarkan nyawanya kalau ikut jadi dia boleh ikut pertandingan jenius muda yang ada di Sekte Langit."ucap Zhu Luoning
"Baiklah kalau begitu sekarang aku akan menugaskan kepada tetua Yan untuk memilih empat orang murid yang akan mengikuti pertandingan jenius muda sekaligus akan mengawal mereka ke ibukota kekaisaran Lang."ucap patriak Zhu
"Siap patriak saya akan melaksanakannya dengan sebaik mungkin."ucap tetua yan
"Karena tugas kami telah selesai kami ingin pamit undur diri patriak Zhu, semoga kita bisa bertemu lagi di lain waktu."ucap perwakilan sekte langit
"Baiklah semoga kalian selamat sampai tujuan kalian."balas patriak Zhu
Setelah berpamitan perwakilan sekte langit segera pergi meninggalkan aula utama dan segera meninggalkan sekte pedang naga untuk menyampaikan undangan ke beberapa sekte terdekat lagi.
Sepeninggal orang-orang sekte blangit tetua Yan juga segera undur diri untuk mempersiapkan murid-murid yang akan ikut pertandingan jenius muda.
__ADS_1
"Saya juga pamit patriak untuk mempersiapkan murid-murid yang akan ikut pertandingan."ucap tetua Yan
"Baiklah segera persiapkan murid-murid kita, dan kalian akan berangkat lima hari lagi karena perjalanan ke ibukota dengan kecepatan para murid kalian mungkin akan sampai sekitar satu bulan setengah."ucap patriak Zhu
"Baik patriak."ucap tetua Yan
"Aku dan muridku Bo Qin juga akan ikut rombongan ikut ke ibukota kekaisaran Lang, aku ingin menemui seseorang juga terlebih dahulu."ucap Zhu Luoning
"Baiklah kalau begitu tetua Yan akan berangkat bersama tetua Zhu dan juga liang Chu."ucap patriak Zhu
"Baik patriak."ucap tetua Yan lalu kemudian dia pergi dari aula utama
"Aku juga akan pergi pak tua untuk memberi tahu bocah itu dan juga senior Chu."ucap Zhu Luoning setelah mengucapkan kata-katanya dia segera keluar tanpa menghiraukan tatapan para tetua yang ada disana.
Sesampainya dia di aula murid baru dia segera menghampiri Liang Chu yang sedang duduk santai karena tugas dia saat ini sedang tidak ada
"Chu ge'ge kamu akan ikut juga untuk pergi ke ibukota kekaisaran Lang bersama aku dan muridku serta tetua Yan dan murid-murid yang mengikuti pertandingan jenius muda yang diadakan oleh Sekte Langit."ucap Zhu Luoning
"Kapan kita akan berangkatnya."
"Lima hari lagi Chu ge'ge, ya sudah aku pamit terlebih dahulu untuk memberi tahu muridku. Dan aku punya kejuta untuk Qin'er di ibukota kekaisaran nanti."ucap Zhu Luoning
__ADS_1
"Eh tunggu, kejutan apa kau jangan mengerjai dia."ucap Liang Chu sambil menatap tajam ke arah Zhu Luoning
"Eh Chu ge'ge sebenarnya siapa sih calon istrimu diriku atau bocah itu."ucap Zhu Luoning sambil cemberut
Fuuftttt
"Yah tentu saja dirimu kan kita akan menikah dalam setengah tahun lagi, lagipula aku masih pria normal. Dan aku memarahi dirimu agar dirimu itu bisa berubah gak bandel-bandel amat lagi."ucap Liang Chu
"Aku gak bandel aku cuma susah diatur. Lagipula aku tidak berencana mengerjai Qin'er aku ingin mengenalkan dirinya pada murid sahabat diriku dulu, saat kami berpisah dahulu karena aku ingin kembali ke sekte yah karena aku sudah lama kabur dari sekte aku jadi rindu juga dengan suasana sekte jadi aku memutuskan kembali, sebelum kami berpisah kami berniat menjodohkan murid pertama kami nanti jika murid salah satu diantara kami pria dan satunya wanita."ucap Zhu Luoning
"Ouh temanmu yang ada kami ceritakan pada diriku itukan, yah sekarang namanya juga sudah terkenal dan dia menjadi salah satu kultivator wanita terkuat di kekaisaran ini. Tapi apakah, Qin'er akan setuju."ucap Liang Chu
"Chu ge'ge tenang saja, aku yakin mereka cocok. Sekarang aku pergi dahulu Chu ge'ge sampai jumpa lagi nanti."ucap Zhu Luoning sambil tersenyum misterius
Sebenarnya saat Bo Qin dalam pelatihan dan terkurung di dunia yang terpisah, ada sebuah berita yang mengejutkan di sekte yaitu Liang Chu akhirnya menyatakan perasaannya pada tetua kesembilan atau Zhu Luoning itu sendiri yang mana terkenal akan kekejamannya. Mereka menjadi perbincangan hangat orang-orang di sekte yang satu memiliki sifat lembut dan penyabar, sedangkan yang satunya memiliki sefat kejam dan jahil.
Liang Chu yang melihat kepergian Zhu Luoning hanya tersenyum simpul dan bergumam
"Qin'er sepertinya kau akan mendapatkan pasangan untuk dirimu juga, aku berharap yang terbaik untukmu itu. Tapi entah kenapa aku seperti melihat akan sedikit rencana Ning'er ini untuk mengerjai Qin'er, tapi yah sudahlah aku yakin itu tidak akan berbahaya bagi Qin'er."ucap Liang Chu
Zhu Luoning yang telah sampai kekediaman miliknya segera pergi mencari Lin Shu Yan dan juga Bo Qin, setelah menemukan Lin Shu Yan yang sedang berlatih di halaman belakang tapi dia tidak melihat Bo Qin di seluruh kediaman bahkan di dalam kamarnya juga tidak ada. Di saat kebingungan nya ada setetes air yang jatuh kedepannya, alangkah terkejutnya Zhu Luoning melihat Bo Qin yang tertidur pulas dengan liur yang menetes dan juga da seekor kera kecil yang juga ikut tertidur di dadanya.
__ADS_1
...SEKIAN DULU YA SEMUANYA EPISODE KALI INI SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR ...