Pendekar Pedang Naga Kegelapan

Pendekar Pedang Naga Kegelapan
Eps. 92 cerita Hua Jian Shen


__ADS_3

Kedua jurus milik Bo Qin dan Hua Jian Shen saling bertemu dan membuat mereka berdua saling terlempar kebelakang. Dengan sisa-sisa tenaganya Bo Qin melesat kearah Hua Jian Shen sambil menebaskan pedangnya dia mengincar leher Hua Jian Shen. Merasa nyawanya terancam Hua Jian Shen menebaskan pedangnya untuk menangkis serangan Bo Qin, walaupun berhasil di tangkis dan membuat pedang Bo Qin terlepas dari tangannya. Tapi saat pedang itu terlepas pedang Bo Qin berhasil mengenai pipi Hua Jian Shen.


"Berhentiiii...."teriak tetua Mei saat melihat keduanya walaupun sudah kehabisan energi Qi mereka tetap ingin bertarung, sepertinya mereka ingin bertarung sampai salah satu diantara mereka mati.


"Karena kedua syarat kalian telah terpenuhi maka sekarang kalian sudah resmi bertunangan. Shen'er liatlah pipimu ada darah yang menetes. Sedangkan kau murid Zhu Luoning kau sudah melepaskan pedangmu."ucap tetua Mei


"Haahhhh sepertinya kita imbang, aku tidak menyangka bahwa ada seseorang dari alam kecil seperti ini mampu mengimbangi diriku."ucap Hua Jian Shen


"Haahhhh padahal tingkat kultivasi diriku lebih tinggi darimu harusnya aku sudah bisa membunuh mu sejak awal."ucap Bo Qin


"Haahhhhhh ini karena kau kekurangan pengalaman bertarung jadinya kau bisa kukalahkan dengan mudah."ucap Hua Jian Shen


"Katamu kau seorang reinkarnator, siapa dirimu di kehidupan sebelumnya."ucap Bo Qin dengan menggunakan telepati kepada Hua Jian Shen


"Hehhh dulunya aku seorang kultivator dari alam immortal yang memiliki bakat tinggi tapi karena kecemburuan salah satu anggota keluargaku, dia berkolusi dengan musuh keluarga dan menjebak diriku sehingga aku menjadi sampah. Para tetua keluarga yang mengetahui diriku menjadi sampah dan tidak ada harapan sembuh lagi mengabaikan diriku dan hanya memberikan pengobatan biasa saja. Aku yang tidak memiliki harapan lagi memutuskan untuk mencoba menjelajahi hutan yang memiliki tingkat bahaya sangat tinggi yang bahkan kultivator kuat di alam immortal tidak pernah kembali dengan selamat."ucap Hua Jian Shen membalas telepati Bo Qin

__ADS_1


"Apa yang kau temukan di dalam hutan itu."ucap Bo Qin


"Kalau ku ceritakan akan panjang lebih baik nanti saja aku menceritakan jika kita memiliki waktu kosong."ucap Hua Jian Shen dengan telepatinya


Sementara itu Zhu Luoning dan tetua Mei menjadi bingung tentang kenapa kedua murid mereka saling terdiam. Mereka berdua segera menyadarkan keduanya.


"Hei kalian berdua sebaiknya segera masuk dan kita berbincang di dalam, atau kalian ingin memperbaiki kekacauan yang kalian buat terlebih dahulu."ucap tetua Mei sambil melihat sekeliling yang banyak bangunan hancur.


Walaupun Bo Qin dan Hua Jian Shen telah memasang pelindung dan berusaha mengendalikan serangan sebaik mungkin mereka masih saja banyak menghancurkan bangunan di sekitar mereka.


"Ouh tidak tertarik, biarkan saja seperti itu bukan milikku juga kenapa aku harus memperbaiki nya."ucap Bo Qin


"Hhh sepertinya mereka memang cocok."ucap Zhu Luoning


"Kau benar saudari Zhu lihatlah mereka bagaimana sikap mereka yang persis seakan tidak peduli dengan sekitar dan hanya peduli tentang mereka sendiri."ucap tetua Mei

__ADS_1


Para tetua dan patriak sekte pedang Utara hanya bisa tersenyum masam akan sikap Hua Jian Shen dan tunangannya, mereka hanya berharap setelah gadis itu bertunangan dia akan pergi mengikuti tunangannya itu. Mereka bisa melihat bahwa sikap tunangannya Hua Jian Shen memiliki sifat yang sama seperti dirinya, mereka tidak mau menambahkan satu pembawa masalah lagi.


Zhu Luoning dan tetua Mei setelah berbasa-basi sedikit mereka segera menyusul Bo Qin dan Hua Jian Shen. Sesampainya mereka di dalam mereka terdiam melihat situasi yang canggung, mereka melihat Hua Jian Shen dan Bo Qin saling diam dan menunduk. Mereka tidak tahu sebenarnya Bo Qin dan Hua Jian Shen sedang berbicara tapi menggunakan telepati.


"Nah bisa kau ceritakan apa yang kau lakukan di dalam hutan itu waktu itu."Ica Bo Qin dalam telepati


"Aku yang sudah putus asa waktu itu, memasuki hutan yang penuh bahaya dan ditakuti oleh para kultivator tingkat tinggi. Di dalam sana aku menemukan suatu keberuntungan, aku menemukan suatu goa di bawah jurang setelah aku terjatuh kedalam jurang akibat tersandung batu. Di dalamnya aku menemukan satu buah kolam yang ternyata berisi cairan roh untuk berkultivasi, satu buah cincin ruang berisi sumberdaya langka, satu buah kitab beladiri bernama kitab bunga darah yang ternyata itu merupakan warisan dari salah satu kultivator wanita kuat jaman dulu. Di sampingnya terdapat sebuah pedang yang bernama pedang Dewi darah, itulah yang membuat diriku menjadi salah satu kultivator yang berpengaruh di dataran immortal."ucap Hua Jian Shen di dalam telepatinya


"Terus bagaimana kau bisa mati."ucap Bo Qin


"Itu aku menemukan suatu armor yang kuat, sehingga menjadi rebutan para kultivator aku dan ratusan ribu kultivator tingkat tinggi saling bertarung. Walaupun mereka tidak bisa melukai tubuhku akibat baju armor yang kuat itu, organ dalamku tetap terluka akibat guncangan dan juga penggunaan jurus yang belum ku kuasai di dalam kitab Dewi darah walaupun kau bisa membunuh mereka semua aku juga ikut tewas. Yang anehnya armor itu ikut diriku sampai sekarang dan sudah menyatu dengan tubuhku tidak bisa terlepas, yah armor itu membuat kulitku sangat keras dan sulit terluka tapi dirimu mampu melukai diriku."ucap Hua Jian Shen di dalam kepala Bo Qin


"Hehehe senjata diriku bukanlah hal biasa, terus bagaimana dirimu tetap kuat dengan tetap di dataran terbuang ini. Kalau kamu berada di dataran tengah aku bisa maklum."ucap Bo Qin


" Yah semua senjata diriku termasuk pedang, kitab, sumberdaya ikut aku bereinkarnasi karena aku menyimpan semuanya bukan di cincin ruang melainkan di ruang jiwa yang terkait dengan jiwaku."ucap Hua Jian Shen

__ADS_1


......**SEKIAN DULU YA SEMUANYA EPISODE KALI INI SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI YA......


...SEE YOU NEXT TIME**...


__ADS_2