Pendekar Pedang Naga Kegelapan

Pendekar Pedang Naga Kegelapan
Eps. 54 kematian sang pemimpin pasukan


__ADS_3

Seribu pedang energi tiba-tiba terbentuk di langit dan segera menghunjam kearah pemimpin pasukan itu dilanjutkan dengan bilah energi berbentuk bulan sabit bewarna hitam yang memiliki tekanan yang mengerikan.


Duarrrr


Serangan Bo Qin telak mengenai pemimpi pasukan tersebut sehingga menciptakan banyak debu beterbangan menutupi daerah sekitar pemimpin pasukan itu berdiri


Beberapa saat setelah debu-debu mulai menghilang terdengar suara dengan nada meremehkan


"Hehhh cuma segini saja seranganmu bahkan ini cuma mampu menggelitik diriku saja."ucap sang pemimpin pasukan


"Kalau begitu rasakan serangan kami."ucap ketiga kakek tua bersamaan


Jari pembunuh dewa


Pukulan naga magma


Pukulan air mengalir


Duarrrrrrrr


Serangan itu kembali telak mengenai sang pemimpin pasukan dan kembali menciptakan banyak debu yang berterbangan


Arrgghhh


Teriakan sang pemimpin pasukan dari dalam kepulan debu, setelah debu mulai menghilang terlihat pemimpin pasukan yang tertunduk dan tangannya menutupi dada sebelah kanan yang terluka dan terus mengeluarkan darah tak jauh dari sana Bo Qin telah berdiri dan dipedangnya menetes darah


"Siall padahal aku sudah mengincar jantungnya tapi dia sempat menghindar."ucap Bo Qin dengan nada kesal


"Kalian semua bajingan, aku akan membunuh kalian semua."ucap sang pemimpin pasukan


"Ouh silahkan kalau mampu."ucap Bo Qin dengan tenang

__ADS_1


"Aaaarrrggghhhhhh.... rasakan ini bocah l4kn4t tinju bara api."


Teriakkan sang pemimpin pasukan sambil mengeluarkan jurus miliknya pada Bo Qin


Merasakan serangan yang dilancarkan sangat kuat Bo Qin segera ingin menghindar tetapi sebelum sempat menghindar dia sudah terkena serangan dari sang pemimpin pasukan tepat di wajahnya


Saking kuatnya serangan itu Bo Qin terpental ratusan meter dan membuat banyak pohon bertumbangan akibat tertabrak Bo Qin, No Qin baru berhenti terpental setelah menabrak bukit kecil


"Hahahaha matikau bocah bodoh."umpat sang pemimpin pasukan


"Sial ayo semuanya kita serang dia selagi masih terluka jangan sampai kita membiarkan pengorbanan teman kecil itu sia-sia."ucap salah satu kakek tua


"Baiklah..."


Jari penghakiman surga


Pukulan naga kembar


Pukulan samudra


"Sial ternyata mereka masih saja sangat kuat walaupun tingkat mereka telah turun, jika begini terus aku akan mati."ucap sang pemimpin pasukan


Duaaarrrr...


Terdengar ledakan dari arah berlawanan dengan sang pemimpin pasukan itu, batu batu beterbangan, debu-debu mengepul. Disaat debu mulai menghilang muncul bayangan seseorang


"Ahh sial pukulannya menyakitkan, bahkan topengku hancur dan topiku terbakar dasar sialan."ucap Bo Qin sambil mengeluarkan aura miliknya yang selama ini ditahannya


'berapa banyak orang yang telah dibunuh olehnya.'pikir tiga kakek tua


"Heh bocah sepertinya dirimu telah banyak membunuh juga, bagaimana kalau kita bekerjasama dan membunuh ketiga orang tua itu, selain barang yang kucari harta mereka yang lainnya milikmu. Bagaimana apakau setuju."ucap sang pemimpin pasukan

__ADS_1


"Maaf saja ya aku hanya akan membunuh orang yang menggangu diriku dan orang-orang yang ada dibelakangnya saja."


"Yah walaupun aku akan membunuh siapa saja yang berhubungan dengan musuhku walaupun mereka masih bayi, tapi aku tidak akan membunuh orang yang tidak menggangu diriku."lanjut Bo Qin


"Baiklah kalau begitu sebaiknya kau mati saja."ucap sang pemimpin pasukan sambil melesat ke arah Bo Qin


"Hati-hati bocah."teriak salah satu kakek tua


"Hehhh, sepertinya ini waktu yang tepat untuk mencoba jurusku yang lain, Raungan Naga."


GGGGROOOAARRRRR


"Arggggh...."teriakan sang pemimpin pasukan sambil menutup telinga miliknya


"Kesempatan bagus, rasakan ini jari jiwa asura."ucap Bo Qin sambil menunjuk jari telunjuknya kearah pemimpin pasukan dan seketika keluar sinar merah keluar dari jari telunjuknya dan melesat kearah dahi pemimpin pasukan.


AAAARRRRGGGGHHH


Teriakkan pemimpin pasukan semakin kencang tak seberapa lama diapun roboh, setelah pemimpin pasukan itu roboh Bo Qin segera mendekat dan memenggal kepalanya


"Aahhhh akhirnya selesai, untung dia terluka parah jadi jurus raungan naga bisa berfungsi maksimal, dan ditambah jari jiwa asura bisa membuat dia roboh. Ternyata seorang yang telah menembus ranah dewa surgawi sangat kuat seharusnya dengan gabungan dua jurus itu sudah mampu membunuh tingkat dewa surgawi puncak yang telah terluka seperti itu."ucap Bo Qin santai sambil menyimpan tubuh sang pemimpin pasukan kedalam cincin penyimpanan miliknya


...SEKIAN DULU YA SEMUANYA MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN KATA...


...JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI...


...BTW AUTHOR UPDATENYA GAK NENTU YA SOALNYA REAL LIFE BANYAK KESIBUKAN JUGA...


...SOALNYA KERJAAN AUTHOR TERKADANG SIBUK KADANG GAK JIKA SIBUK GAK ADA WAKTU TUH BUAT NGETIK...


......AUTHOR NULIS JUGA CUMA BUAT NGISI WAKTU LUANG AND NYALURIN HOBI AJA......

__ADS_1


...SEKIAN DULU YA ...


...WASALLAM 😘...


__ADS_2