
Saat mereka asik berbincang-bincang tiba-tiba saja Bo Qin merasakan kehadiran seseorang yang melaju dengan cepat kearah mereka.
"Katakan siapa yang mengganggu keponakan ku, apa kalian cari mati."ucap orang tersebut yang berteriak sesaat setelah datang
"Keponakanmu bertindak sombong tapi tidak mempunyai kemampuan jadi dia telah mati."ucap Yao Guan
"Siapa kamu."
"Aku adalah orang yang membunuh keponakanmu dan membuatnya seperti itu."ucap Yao Guan sambil menunjuk potongan daging yang berceceran
"Bajingan kau, aku akan membunuhmu."ucap tetua Gang tapi saat dia ingin bergerak ada salah satu suara dari kumpulan orang-orang yang menonton
"Hei Tuan keponakanmu sendiri yang salah bahkan dia ingin menerobos antrian dengan tetap melaju dengan kencang bersama kudanya banyak yang terluka juga akibat ulahnya."ucap seorang kakek tua yang bungkuk yang berdiri di samping Bo Qin tapi akibat Bo Qin dan Kakek tua itu berada di barisan paling belakang sehingga tetua Gang tidak melihat mereka.
"Siapa yang bicara itu, tunjukkan dirimu. Walaupun keponakanku seringkali berbuat masalah tapi orang lemah seperti kalian itu memang pantas diperlakukan seperti itu. Nyawa keponakanku lebih berharga daripada orang-orang seperti kalian."ucap tetua Gang
"Sekarang aku akan membunuhmu."lanjut tetua Gang sambil melirik Yao Guan
Haaaaaa
Teriak tetua Gang sambil melesat dan melepaskan tinjunya kewajah Yao Guan, Yao Guan yang menyaksikan serangan itu dia cuma terdiam dan memejamkan matanya tetapi saat sejengkal lagi dari wajahnya ada seseorang yang memakai topeng putih yang menutup wajah bagian atasnya dan sebuah caping yang dikenakannya di atas kepalanya menahan pukulan itu
"Bo..Bo.. Bo Qin."ucap tetua Gang
"Bagus Yao Guan sekarang tugasmu untuk berpura-pura sudah selesai setelah aku mengurus orang tua bau tanah ini aku akan memberikan hadiahmu."ucap Bo Qin sambil tidak memperdulikan tatapan tetua Gang yang ketakutan
__ADS_1
"Berpura-pura apa maksudnya."ucap tetua Gang kembali
"Hahahaha dia kupinta untuk berpura-pura menjadi pembunuh keponakanmu tapi sebenarnya akulah pembunuhnya hahahaha, kau tahukan siapapun yang menyinggung perasaan diriku harus mati. Apa kau tidak terima kematian keponakanmu, ouhh tenang saja kau juga akan segera menyusul dirinya."ucap Bo Qin sambil tersenyum seperti iblis
Duarrr
Terdengar bunyi ledakan yang keras akibat serangan Bo Qin yang menendang tetua Gang tepat diperutnya dan membuatnya terpental cukup jauh.
"Kau...kau..bocah sialan aku adalah salah satu tetua di sekte pedang naga apa kau tidak takut dihukum hah."teriak tetua Gang
"Tidak masalah lagipula kepalamu nanti juga akan kubawa ke sekte dan dengan sikapmu tidak masalah membunuhmu."
"Lagipula nanti aku akan berkunjung ke keluarga Nangong untuk bertamu, aku ingin lihat apa yah reaksi mereka jika kubilang tuan muda mereka telah mati hahahaha. Jadi semua masalah akan selesai."lanjut Bo Qin dengan tersenyum sinis
"Bajingan kau walaupun aku harus mati hari ini aku akan membawa dirimu mati bersamaku."teriak tetua Gang sambil melesat dengan kecepatan penuhnya kearah Bo Qin.
Booommm
Tetua Gang kembali terlempar dia menabrak pohon-pohon yang ada di sana, membuat pohon-pohon itu tumbang dengan menimpa dirinya.
Duaarr
Pohon-pohon yang menimpa tetua Gang meledak dan hancur berkeping-keping, sehingga membuat dirinya bisa bebas.
"Bajingan kau, aku bersumpah akan menyiksa dirimu terlebih dahulu sebelum aku membunuhmu. Akan kubuat kau merasakan kematian adalah anugerah terindah di dalam hidupmu."ucap tetua Gang sesaat setelah dia berhasil bebas dari pepohonan yang menimpanya
__ADS_1
"Hoho kalau begitu buktikan omongan mu padaku."ucap Bo Qin dengan santai
Merasa diremehkan tetua Gang segera mengeluarkan salah satu jurusnya dan menyerang Bo Qin
"Pukulan Langit Kelabu"
Teriak tetua Gang saat menyerang Bo Qin dengan pukulannya yang diselimuti oleh seseuatu seperti asap bewarna abu-abu.
"Lemah.."ucap Bo Qin sambil memukul tinju milik tetua Gang dengan tinju miliknya sehingga tinju milik mereka berdua beradu satu sama lainnya.
Duaarr
Tetua Gang kembali terpental dan memuntahkan darah dari mulutnya.
"Sialan kubunuh kau."teriak tetua Gang
"Banyak bacot dari tadi ngomong ingin membunuhku tapi mana buktinya, sudahlah aku sudah capek main-main denganmu jadi sebaiknya kau mati saja."ucap Bo Qin di iringi dengan langsung menghilangnya Bo Qin dan muncul kembali di belakang tetua Gang dengan pedang yang menempel di leher tetua Gang
"Ehh tunggu dulu membunuh dirimu langsung tidak akan menyenangkan, jadi sebaiknya bagaimana caranya aku membunuhmu."ucap Bo Qin sambil menekan pedangnya dan sedikit menariknya sehingga leher tetua Gang sedikit berdarah.
"Ouh aku ada ide, begini saja."ucap Bo Qin sambil menebaskan pedangnya kearah Tangan kiri Tetua Gang
Arrgghhh
"Ayolah jangan berteriak cepat gunakan tenaga dalammu untuk menghentikan pendarahannya dan mengurangi rasa sakitnya."ucap Bo Qin dengan tatapan menatap orang bodoh.
__ADS_1
......SEKIAN DULU YA SEMUANYA TERIMAKASIH ATAS SEGALA DUKUNGANNYA JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR......
......SEE YOU NEXT TIME......