Pendekar Pedang Naga Kegelapan

Pendekar Pedang Naga Kegelapan
Eps. 106 Berakhirnya pertandingan


__ADS_3

"Sekarang saatnya kalian tunggu pengumuman gelar raja dewa, raja dewa pertama yaitu Bo Qin, Raja Asura Sang Dewa Pembunuh, selanjutnya Hua Jian Shen ratu bunga darah, sang Dewi kematian, selanjutnya raja dewa ketiga Jing Hua, selanjutnya Han Yao raja keteguhan dewa kebijaksanaan, selanjutnya Ning Hua Lan Ratu Melodi sang dewi nada, selanjutnya Qiu Bao raja ketangkasan sang dewa ketenangan, selanjutnya Yan Bai dan Yan Guang raja kombinasi dewa kembar, selanjutnya Mei Yin ratu alam Dewi kesabaran, selanjutnya ratu dewi kesepuluh Ning Ruo Yan."ucap Tetua agung


"Dengan berakhirnya pengumuman ini pertandingan gelar dewa kali ini resmi berakhir, untuk para penonton dan peserta silahkan kembali melewati portal-portal yang telah kami buka."ucap tetua agung


Sebelum semua orang memasuki portal-portal, Bo Qin segera berteriak dengan menggunakan Qi miliknya


"2 Minggu setelah pertandingan jenius muda sekte langit kami akan meresmikan pertunangan kami di sekte pedang utara, saya harap para senior berkenan untuk datang dan meramaikan acara kami."


Mendengar ucapan Bo Qin, apalagi dengan tingkat kultivasi Bo Qin yang ditingkat kaisar dewa dan Hua Jian Shen yang ditingkat jendral dewa semua leluhur keluarga besar dan sekte yang ada menganggukkan kepala serta mulai memikirkan hadiah yang cocok untuk diberikan.


Mereka takut menyinggung kedua pasangan berbahaya itu, entah memberi hadiah yang dianggap tidak pantas dan dianggap menghina atau tidak memberikan hadiah dianggap tidak sopan ataupun juga tidak hadir dianggap memiliki permusuhan.


"Apa yang kamu rencanakan."ucap Hua Jian Shen yang penasaran dengan sikap Bo Qin


"Hehehehe aku mau mencoba hal menarik lainnya."ucap Bo Qin


"Terserah kau saja."ucap Hua Jian Shen kemudian mengikuti Patriak sekte pedang utara dan Zhu Luoning yang telah keluar


Sementara itu Liang Chu beserta tetua Yan telah sampai di depan gerbang kekaisaran Lang kebetulan mereka berpapasan dengan orang-orang dari organisasi pengendalian beast dan ikut menumpang dengan mereka


"Terimakasih penatua Xi atas tumpangan yang telah diberikan."ucap Tetua Yan


"Hahahhaha jangan dipikirkan hanya hal kecil lagipula kita adalah rekan seperjuangan dulunya."ucap Tetua Xi dari organisasi pengendalian beast


"Walaupun begitu kami tetap ucapkan terimakasih, dan kalau begitu kami juga ingin pamit terlebih dahulu dan melanjutkan perjalanan menuju sekte langit."ucap Tetua Yan


"Silahkan dan sampai jumpa lagi di lain waktu."ucap Tetua Xi

__ADS_1


Rombongan sekte pedang naga setelah berpisah dengan rombongan organisasi pengendali beast mereka langsung menuju sekte langit untuk melaporkan kedatangan mereka.


"Ahhhh aku lelah banyak sekali kejadian di perjalanan tapi semua itu disebabkan oleh Kaka senior mu itu Lin Shu Yan."ucap An Xue


"Hahhhh begitulah senior, aku juga tidak paham."ucap Lin Shu Yan


"Yahhh tapi keluarga Shi yang dlu berbuat masalah dengan dirimu itu berhasil di musnahkan Shu Yan, kalau pendekar aliran putih lainnya aku tidak yakin mereka bisa melakukannya. Apalagi menurut orang yang terakhir mati waktu itu penduduk banyak mendukung keluarga Shi dan meanggap mereka keluarga baik-baik."ucap An Xue


"Yahhh tapi tidak seharusnya begitu juga membunuh semua penduduk satu kampung tersebut."ucap Lin Shu Yan


"Aku memang tidak suka dengan sikap senior mu yang sangat pemarah ke teman sendiri itu tapi aku suka dengan cara bertindak saat dia menghadapi lawannya."ucap An Xue


"Yahhh terserah dirimu saja."ucap Lin Shu Yan


Mereka yang terus berjalan dan saling bercerita hingga tak sadar sudah sampai di depan gerbang sekte langit.


"Permisi tuan kami dari sekte pedang naga, kami disini untuk mengikuti pertandingan jenius muda."ucap Tetua Yan


"Iya tidak masalah lagipula memang kami yang lebih cepat datang kebetulan kami bertemu dengan organisasi pengendalian beast, dan mereka memberikan kami tumpangan."ucap Tetua Yan


"Seperti itu ya, ya sudah mari ikuti saya."


Rombongan Tetua Yan pun segera mengikuti orang dari sekte langit tersebut, untuk menuju tempat mereka beristirahat selama mereka berada di sekte langit.


"Inilah tempat kalian beristirahat masing-masing sekte akan diberikan 4 kamar, kalian berada di lantai 2 no 112 sampai 115."ucap sang penjaga gerbang sambil menunjukkan sebuah bangunan besar yang memanjang dan memiliki 3 tingkat.


"Baiklah terimakasih atas

__ADS_1


pemberitahuannya."ucap Tetua Yan


"Tidak masalah itu memang sudah merupakan kewajiban dan tugas kami."ucap penjaga gerbang


"Baiklah kalau begitu kalian silahkan masuk saja saya akan kembali bertugas."lanjut penjaga gerbang kemudian berlalu pergi


"Baiklah terimakasih."ucap Tetua Yan


Setelah penjaga gerbang itu pergi Tetua Yan segera membagi kelompok untuk ruangan tidur mereka


"Aku dan Liang Chu akan berada satu ruangan, Lin Shu Yan dan An Xue akan berada satu kamar, sedangkan kalian bertiga juga satu kamar, satu kamar yang kosong akan jadi kamar dua orang itu jika mereka kembali jika tidak biarkan saja kosong."ucap Tetua Yan


"Kami setuju Tetua."ucap ketiga pria itu kompak, lebih baik mereka bertiga satu ruangan daripada harus bersama Bo Qin. Mereka takut itu akan menjadi tidur terakhir mereka jika satu ruangan dengan Bo Qin.


...****************...


...**SEKIAN DULU YA UNTUK UPDATE KALI INI AUTHOR EMANG JARANG UPDATE TAPI AUTHOR BAKAL SELESAI KAN NOVEL INI SAMPAI TAMAT SELAMA TANGAN AUTHOR INI MASIH BISA NGETIK...


...AUTHOR EMANG GAK BISA UPDATE RUTIN KARENA AUTHOR JUGA PUNYA KESIBUKAN DI REAL LIFE HARUS KERJA CARI NAFKAH BUAT KEPERLUAN SEHARI-HARI DAN BUAT PERSIAPAN NIKAH. AUTHOR GAK PUNYA BANYAK WAKTU SENGGANG, YANG HANYA DI HABISKAN UNTUK MAIN HP SEHARIAN JADI YAH HARAP MAKLUM YA SEMUANYA...


...SEKIAN DAN TERIMAKASIH ATAS PENGERTIANNYA AUTHOR JUGA MENERIMA KRITIK DAN SARAN UNTUK NOVEL INI...


...JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AUTHOR...


...IG : Purna_Irn2102...


...Tiktok : purnairn212...

__ADS_1


......WA : 089630169078......


...mari berteman semua** ...


__ADS_2