
"Ahhh sepertinya aku bisa bersantai dulu sementara waktu sebelum melanjutkan pekerjaan ku, sebaiknya aku tidur sekarang deh."ucap Bo Qin sambil memejamkan matanya yang tidak seberapa lama diapun tertidur
Keesokan paginya Bo Qin terbangun dia segera keluar untuk makan terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan dirinya.
"Ahhh aku mulai bosan, jika harus menunggu lama untuk menghancurkan kedua kota tersebut, baiklah sudah kuputuskan jika semua keluarga yang menyinggung diriku tidak musnah aku akan menyerang dengan serangan skala besar yang bisa langsung menghancurkan seluruh kota itu."ucap Bo Qin
Setelah selesai sarapan Bo Qin segera pergi kearah kota daun gugur karena jarak terdekat antara kota seribu bunga dan kota daun gugur dengan kota lembah Pinus lebih dekat ke kota daun gugur.
Sesaat sesampainya di sana Bo Qin terlihat tersenyum senang karena melihat banyak sekali mayat manusia di depan gerbang kota daun gugur dan saat itu mayat mayat itu dimakan oleh hewan-hewan buas
"Hahahaahhahah sepertinya kalian lebih mengorbankan para sampah itu untuk keselamatan kalian, dan aku bisa merasakan semu tanda yang telah kuberikan pada seluruh keluarga sampah itu telah hancur yah tersisa satu sih yang belum hancur dan masih bersembunyi jadi kalian harus menerima serangan kedua diriku hahahahahahahha."ucap Bo Qin dengan jurus gema dewa miliknya
"Maaf tuan tapi dimanapun anda berada sekarang ini anda mendengarkan saya terlebih dahulu."ucap tuan kota dengan menggunakan energi Qi miliknya terdengar lebih lantang
"Yayayyayaya aku mendengar dirimu, katakan apa yang ingin kamu katakan."ucap Bo Qin
__ADS_1
"Semua keluarga yang tuan sebutkan telah kami habisi bahkan sampai anak kecil sekalipun. Kami sudah seperti para penjahat yang tidak mempunyai hati nurani karena harus membunuh anak kecil
yang tidak tahu akan masalah tuan."ucap tuan kota
"Hmmm memangnya aku peduli, itu urusan kalian bukan urusan diriku selagi masih ada yang hidup aku akan terus menyerang kota ini sampai kalian semua musnah."ucap Bo Qin dengan nada tidak peduli
"Ouh ya satu hal yang harus kalian tahu, aku tidak akan pernah melepaskan siapapun yang menyinggung diriku. Karena aku sedang baik aku akan memberitahukan kepada kalian dimana sisa satu orang itu, yaitu berada di bangunan yang paling besar itu."ucap Bo Qin
"Ouh ya aku lupa banyak bangunan yang besar disini heehehhe baiklah akan kutunjukan dengan ini."ucap Bo Qin sambil memanipulasi elemen petir hitam miliknya menyambar salah satu bangunan besar yang ada di kota daun gugur
Saat para penduduk dan orang yang berasal dari keluarga besar lainnya melihat bahwa salah satu bangunan mereka tersambar petir, mereka melihat bangunan itu yang ternyata adalah rumah tuan kota.
"Hahahhahahaha memang bukan dirimu tuan kota tapi seseorang yang sedang mabuk dengan cinta hahahahhaha. Memang sih aku sudah memindai seluruh mayat yang kau kumpulkan di depan gerbang kota jumlahnya pas dengan seluruh tanda yang kusebarkan di kota ini tapi ada satu yang masih terhubung yang artinya dia masih hidup."ucap Bo Qin sambil tersenyum bak seorang iblis yang melihat mangsanya, sayangnya tidak ada yang melihatnya karena Bo Qin saat ini berada di tempat yang tersembunyi yaitu dia sedang terbang dan berada di balik awan .
"Karena kalian sudah tau masih ada yang hidup, jadi bersiaplah untuk menerima serangan kedu dariku semoga kalian bisa bertahan."ucap Bo Qin sambil mengeluarkan jurus miliknya
__ADS_1
"Tapak kaisar semesta."ucap Bo Qin sambil melesatkan tangannya ke bawah yang kemudian menimbulkan telapak tangan berwarna emas dengan si kelilingi oleh petir hitam. Ukuran tapak itu tidaklah tanggung-tanggung tetapi ukurannya bahkan mampu menutupi seluruh kota daun gugur, sehingga membuat orang-orang di kota daun gugur menjadi panik para kultivator di kota itu juga segera membuat perisai energi Qi gabungan untuk menahan serangan Bo Qin
DUUUAAARRRR
Setelah serrangan Bo Qin mengenai penghalang yang dibuat oleh para kultivator kota daun gugur terjadi ledakan yang amat besar, bahkan akibat serangan Bo Qin menyebabkan gempa yang mengguncang daerah disekitar kota daun gugur. Gempa itu juga melanda sekte pedang naga dan juga kota seribu bunga dan juga kota lembah pinus. Debu-debu berterbangan menutupi seluruh kota. Setelah beberapa waktu kepulan debu mulai menghilang dan sekarang kota daun gugur telah menghilang dari peta kekaisaran Lang dan menjadi sebuah kawah yang lumayan dalam sekitar 100 meter berbentuk telapak tangan, semua orang yang ada di kota daun gugur semuanya tewas tak tersisa
"Hehhh para semut saja berani mengganggu diriku, dasar lemah jadi jangan salahkan diriku memusnahkan kalian semua, satu berbuat semua yang menanggung. Yah ibarat tintah yang tercampur kedalam susu walaupun itu sedikit akan merusak semua susu itu."ucap Bo Qin
"Selanjutnya seperti ini, tekhnik pengendalian elemen : air hitam."ucap Bo Qin sambil mengeluarkan tekhnik pengendalian elemen miliknya kearah kawah berbentuk telapak tangan tersebut, tak seberapa lama kawah itu akhirnya terisi penuh dengan air bewarna hitam seperti tinta.
"Sekarang kota daun gugur ini telah berubah menjadi kolam yang memiliki air bewarna hitam dan mulai sekarang namanya akan dirubah dari kota daun gugur menjadi kolam jiwa kematian."ucap Bo Qin sambil menebaskan pedangnya membentuk sebuah tulisan kolam jiwa kematian di sebuah batu besar yang ada didekat bekas kota daun gugur dahulu.
"Kota daun gugur telah bereas sekarang menuju kota selanjutnya."ucap Bo Qin sambil melesat pergi ke kota seribu bunga
Hanya dalam satu kedipan mata Bo Qin telah tiba diatas kota seribu bunga dia kembali bersembunyi di balik awan yang ada di kota itu.
__ADS_1
...SEKIAN DULU YA EPISODE KALI INI SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI....
...AUTHOR JARANG UPDATE MINGGU INI KARENA BANYAK YANG KURSUS DAN JUGA ADA BEBERAPA YANG NGERJAIN TUGAS JADI AUTHOR GAK ADA WAKTU NULIS JADI DISEMPET-SEMPETIN AJA INI JADI MAKLUM YA KALAU ADA BANYAK YANG SALAH KATA ATAU APA TULIS AJA DI KOMENTAR...