
Setelah beberapa saat Bo Qin mulai menggerakkan tangannya, dan matanya perlahan mulai membuka matanya. Setelah membuka matanya dan tersadar sepenuhnya Bo Qin menjadi terkejut ternyata dirinya berada di tempat yang sangat dia kenal.
"Ini-inikan pinggiran hutan yang berada di dekat desaku dulu saat tinggal bersama ayah dan ibu."ucap Bo Qin sambil mengingat kehidupan dirinya seblum menjadi pendekar hingga tak terasa air mata keluar dari matanya
Sang kera kecil Xiao Houzi yang melihat tuannya bersedih dia segera menghibur sang majikan dengan menggosokkan kepalanya ke kepala Bo Qin, seakan-akan memberi tahu bahwa dia akan selalu ada untuk majikannya
"Baiklah Xiao Houzi sekarang kita akan melihat makam orang tuaku terlebih dahulu."ucap Bo Qin
Bo Qin dengan Xiao Houzi yang duduk di pundak Bo Qin segera berjalan kearah rumah Bo Qin dahulu, tidak seberapa lama akhirnya mereka tiba di tempat tinggal Bo Qin dahulu yang sekarang hanya tinggal reruntuhan saja lagi. Dia segera mendatangi dua buah batu yang di jadikan sebagai nisan orang tuanya.
"Ayah ibu sekarang aku baru sempat pergi menemui kalian maafkan diriku, sekarang ini aku banyak sekali kesibukan sekarang aku juga sudah menembus ranah diatas Dewa Surgawi yah lebih tepatnya aku di tingkat kaisar dewa bintang 3 tahap awal. Di sini aku yakin sudah menjadi salah satu pendekar terkuat di daerah sini."ucap Bo Qin sambil memegang nisan kedua orang tuanya.
Setelah puas bercerita Bo Qin segera mengeluarkan pedangnya dari cincin antariksa miliknya. Dia menebas membentuk tulisan di makam kedua orangtuanya
BO CHANG PENDEKAR PEDANG BAYANGAN AYAH BO QIN PENDEKAR PEDANG NAGA KEGELAPAN
YAN XUE PENDEKAR PEDANG BULAN PERAK IBU BO QIN PENDEKAR PEDANG NAGA KEGELAPAN
__ADS_1
Setelah selesai Bo Qin segera memasang array pelindung yang melindungi area sekitar makam orang tuanya juga serta reruntuhan rumah tempat tinggalnya dulu. Setelah memasang pelindung Bo Qin memasuki rumahnya dahulu walaupun telah jadi reruntuhan Bo Qin masih memeriksa siapa tahu ada yang bisa dia gunakan
Setelah lama memeriksa dia tidak juga menemukan barang yang bisa dia gunakan hingga dia tak sengaja menginjak lantai yang dulunya adalah tempat meja di letakkan
Bruaakkk
"Eh tidak disangka ternyata ada meja itu dulunya menutupi tempat ruang rahasia, untungnya lantainya sudah rapuh sehingga sedikit di injak saja langsung hancur."ucap Bo Qin
Bo Qin terus maju untuk memeriksa apa yang disembunyikan oleh orang tuanya di ruang rahasia, Bo Qin terus berjalan terus diterowongan yang semakin dalam semakin masuk kedalam tanah. Setelah agak lama Bo Qin akhirnya tiba di ujung lorong, dia menemukan bahwa ujung lorong itu sebenarnya hanyalah tanah belaka atau kata lain jalan buntu
"Eh kenapa malah ada jalan buntu saja, aku yakin kalau terowongan seperti ini tidak mungkin buntu."ucap Bo Qin sambil mengawasi sekitar
Segera saja tanah yang didepan Bo Qin berubah menjadi pecahan cahaya kuning yang menyebar dan hancur di udara, sekarang di depan Bo Qin terlihat ruangan bawah tanah yang lumayan luas. Dengan perlengkapan rumah tangga yang lengkap, dan juga banyak senjata untuk latihan.
"Sepertinya tempat ini tempat ayah dan ibu berlatih."ucap Bo Qin
Setelah Bo Qin puas melihat sekeliling pandangan dia segera terfokus pada sebuah meja yang diatasnya ada dua buah peti satu peti kecil satu peti besar, Bo Qin segera mendekati meja itu dan ingin memeriksa apa isi peti tersebut
__ADS_1
Setelah Bo Qin tiba dia melihat disamping peti itu terdapat sebuah syarat yang diatasnya tertulis dengan jelas UNTUK ANAK KAMI TERSAYANG BO QIN
"Anakku tempat yang sekarang kamu lihat ini sebenarnya adalah tempat latihan kami, didalam sinilah kami berlatih. Dan disinj juga kami meninggalkan semua warisan kami untukmu, yah intinya semua yang kami tinggalkan disini untukmu kau juga bisa membagikannya keorang-orang dekat mu. Kami sadar bahwa kami tidak akan sempat melihat dirimu menjadi kuat tapi kami yakin kau akan jadi pendekar yang tangguh dan kuat, oleh sebab itu kami menyegel ruangan ini dan kuncinya adalah kalung yang kau pakai itu. Yah di peti kecil itu adalah kitab jurus yang kami berdua gunakan, ouh ya nak kau harus mengambil semua harta yang kami tinggalkan untukmu ketika kau masuk karena setelah dirimu keluar ruangan ini akan runtuh. Ouh ya nak kalung yang kau pakai itu sebenarnya warisan turun temurun dari keluargaku, yang nantinya itu akan diberikan pada kekasih mu dan diteruskan kembali pada anak laki-lakinya. Jadi jika kau bertemu orang yang akan jadi berikan itu pada istrimu nanti."
-Ayah dan Ibu Bo Qin-
Melihat surat yang ditulis oleh orang tuanya Bo Qin menjadi menangis Xiao Houzi yang melihat disamping segera menenangkan tuanya. Bo Qin yang telah mulai bisa tenang dia kemudian mengambil peti kecil dan melihat kedalamnya yang ternyata berisikan dua buah kitab beladiri
Sedangkan yang besar berisikan uang dan perhiasan. Bo Qin segera memasukkan semua barang itu dan tak lupa juga dia mengambil semu senjata untuk latihan itu walaupun hanya senjata biasa tapi itu ditempa dengan baik
Setelah mengambil semuanya Bo Qin segera keluar dari ruangan dengan Xiao Houzi dipundaknya. Setibanya dia keluar dari ruangan itu Bo Qin segera melesat dengan cepat kepermukaan, diringi dengan hancurnya ruang rahasia dan terowongan itu
Setibanya di atas bekas pintu masuk terowongan Bo Qin melihat bahwa tanah yang membentuk terowongan telah menutup dengan tanah kembali dan sudah tidak ada lagi terowongan yang sebelumnya.
"Baiklah Xiao Houzi saatnya kita kembali ke sekte aku ingin lihat apa mereka sudah melupakan aku."ucap Bo Qin dengan tenang.
...**SEKIAN DULU YA SEMUANYA EPISODE KALI INI TERIMA KASIH ATAS SEGALA DUKUNGANNYA JUGA SARANNYA. OUH YA UNTUK EPISODE 7-11 TELAH SAYA REVISI...
__ADS_1
...SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI**...