
"Kuharap dia mau menerima wanita yang akan dijodohkan dengan dirinya nanti walaupun aku yakin itu tidak mudah."
Tak terasa hari yang ditunggu untuk keberangkatan ke ibukota kekaisaran Lang telah tiba, para murid yang berangkat terlihat bersemangat karena mereka dipilih untuk mengikuti pertandingan jenius muda di sekte langit yang dimana sekte langit merupakan salah satu dari Sekte besar aliran putih yang ada di kekaisaran Lang.
Sekte-sekte besar aliran putih yaitu, Sekte Awan Putih, Sekte Langit, Sekte Naga Api, Sekte Gunung Es, Sekte Teratai.
Sedangkan Sekte-sekte besar aliran hitam ada Sekte Langit merah, Sekte lembah hitam, Sekte darah iblis, Sekte tengkorak, sekte racun
Terlihat para murid yang ingin berangkat banyak membawa bungkusan barang yang besar yang berisi keperluan-keperluan mereka, mereka berbaris dengan rapi diluar gerbang sekte sebelum keberangkatan mereka.
"Untuk para murid yang mengikuti pertandingan jenius muda kemarilah maju satu-persatu ada hadiah untuk kalian."ucap tetua Yan sambil menyerahkan sebuah kantong kecil
"Wah kantong qiankun, aku jadi bisa menyimpan barang-barang ku kedalam. Terimakasih tetua aku sudah lama ingin membelinya tapi harganya sangat mahal, jadi daripada kugunakan untuk membeli kantung qiankun lebih baik kugunakan untuk keperluan kultivasi milikku."ucap salah satu murid
"Baiklah sama-sama, sekarang kau bisa menyimpan barang-barang milikmu disana."ucap tetua Yan
Kantung qiankun fungsinya sama dengan cincin ruang tetapi ukurannya penyimpanan lebih kecil, ukuran kantung qiankun hanya 2x2 meter sedangkan cincin ruang tingkat rendah memiliki ukuran 12x12 meter, cincin ruang tingkat menengah 50x50 meter sedangkan cincin ruang tingkat tinggi memiliki ukuran ruang 200x200 meter. Berbeda dengan milik Bo Qin yang sebenarnya bukan cincin ruang tingkat tinggi tapi sebenarnya termasuk pusaka tingkat surgawi yaitu cincin antariksa.
Tak lama setelah para murid menerima kantung qiankun datang tiga orang satu pria dewas, satu wanita dewasa dan satu lagi seorang anak muda sekitar 13 tahunan
"Guru, Senior Chu, kakak senior kalian sudah datang. Aku tidak menyangka bahwa senior Chu juga akan ikut ke ibukota kekaisaran."ucap Lin Shu Yan
"Iya itu aku ikut untuk menjaga Ning'er dan juga Qin'er, kau pasti mengerti lah."ucap Liang Chu yang baru saja datang bersama Zhu Luoning dan Bo Qin
"Heheh iya senior Chu, kirain senior Chu cuma mau berpacaran dengan guru saja di ibukota
__ADS_1
kekaisaran."ucap Lin Shu Yan dengan tersenyum
"Apa senior Chu dan guru adalah sepasang kekasih apakah tidak salah, apakah aku masih tidur dan sedang bermimpi. Ayo Bo Qin bangunlah, bangunlah sebentar lagi dunia ini akan kiamat."ucap Bo Qin sambil menepuk - nepuk pipinya
"Hei bodoh ini dunia nyata dan apa maksudmu dunia ini akan kiamat hah."ucap Zhu Luoning sambil menjitak kepala Bo Qin
"Maksudnya ada saja yang mau sama cewek bar-bar seperti guru, tapi senior Chu apakah kamu yakin kau tidak di sihir guru ataupun dia menggunakan jimat untuk memikat dirimu."ucap Bo Qin
"Hei apa maksudmu bodoh apakah aku akan melakukan hal-hal seperti itu."ucap Zhu Luoning
"Yah siapa tahu saja, atau senior Chu masih tertidur waktu itu dan melihat wanita cantik dan mengatakan cintanya pada wanita itu tetapi yang ternyata disana ada guru."ucap Bo Qin dengan nada masih shock
"Tidak aku sudah sadar kok Qin'er waktu itu lagipula aku mencintai gurumu apa adanya dirinya."ucap Liang Chu menengahi Bo Qin dan Zhu Luoning yang sebentar lagi jika dibiarkan akan adu mulut dan adu jitak.
"Aku tidak senang, aku tidak bisa meledek dia guru tidak laku, perawan tua, Dewi keapesan, penyihir galak tidak laku-laku..............."ucap Bo Qin menyebutkan banyak sekali kata ledekan sedangkan muka Zhu Luoning sudah merah padam
Melihat keadaan yang hampir diluar kendali Liang Chu segera menjewer telinga Bo Qin
"Qin'er jangan seperti itu lagi, jangan meledek gurumu."ucap Liang Chu
Melihat kejadian dihadapannya tetua Yan menjadi teringat kejadian Zhu Luoning yang saat kecil juga nakal seperti Bo Qin jadi dia hanya geleng-geleng kepala saja.
'huhh karma itu rupanya akan kembali pada dirimu sendiri rupanya.'pikir tetua Yan
"Senior kenapa barang milikmu masih kau buat kedalam buntalan kain kecil dan kau membawanyapun menggunakan sebatang kayu, kenapa tidak kau masukkan saja ke cincin ruangmu."ucap Lin Shu Yan
__ADS_1
"Tidak tertarik itu tidak keren, dengan seperti ini aku akan seperti pendekar pengelana yang hebat."ucap Bo Qin sambil memasang caping miliknya yang awalnya dia gantungkan dibelakang lehernya
"Tapi topengmu adalah topeng tengkorak manusia senior kau sekarang seperti pendekar jahat yang kejam."ucap Lin Shu Yan
"Ouh ya kamu benar harusnya aku tidak berpenampilan seperti ini, tunggu sebentar kegelapan absolute."ucap Bo Qin sambil mengeluarkan jurus manipulasi elemen miliknya yang tiba-tiba sebuah dinding gelap terbentuk mengurung Bo Qin
Didalam kurungan dinding kegelapan miliknya Bo Qin masih bisa melihat keadaan dengan jelas diluar tetapi beda dengan orang diluar tidak bisa melihat dirinya, Bo Qin pun segera melepaskan caping dan topeng miliknya lalu melepaskan jubah sektenya. Dia memakai jubah yang dibelikan oleh Zhu Luoning saat mereka kepasar dahulu yang mana jubah itu bewarna merah gelap dan juga memiliki pola naga dan Phoenix warna hitam, setelah itu dia juga mengeluarkan jubah tudung yang diberikan oleh Go Yan salah satu dari tiga pencuri ulung di dataran tengah dan segera menggunakannya tetapi tudungnya tidak dia gunakan hanya dia singkirkan kebelakang lehernya, lalu dia mengambil topeng dan capingnya miliknya lagi dan segera menggunakannya.
"Selesai, begini baru keren penampilan milikku."ucap Bo Qin sambil memamerkan gaya berpakaian miliknya
"Ahhh itu lebih mirip tuan muda yang jahat dan licik."ucap Lin Shu Yan
"Ahh kalian sudahlah, sekarang ayo kita berangkat."ucap tetua Yan
"Tunggu sebentar tetua Yan sebentar lagi ada yang belum datang."ucap Bo Qin
"Siapa lagi yang belum......"belum sempat tetua Yan menyelesaikan ucapannya tiba-tiba terdengar suara kera
"Nah ini dia baru datang, dia baru saja menyelesaikan kenaikan tingkatnya sekarang dia sudah tingkat 3."ucap Bo Qin
"Jadi ini binatang buas milikmu yah senior."ucap Lin Shu Yan
"Itu benar dan dia lebih baik dari dirimu dia tidak akan ragu kalau membunuh tidak seperti dirimu, untung saja ada senior Liang Chu yang memaksa diriku mengobati lukamu jika tidak aku tidak akan menggunakan sumberdaya untuk mengobati dirimu secara instan biar saja dirimu istirahat total tiga bulan sehingga balas dendam milikmu pun akan tertunda."ucap Bo Qin dengan sinis kepada Lin Shu Yan dengan sinis secara tiba-tiba.
...SEKIAN DULU YA SEMUANYA EPISODE KALI INI SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI YA...
__ADS_1