
Sementara para penjaga gerbang yang mendengar menjadi merinding, yah walaupun Bo Qin berbicara dengan santai tapi mereka yakin bahwa kota ini pasti akan mengalami hal yang mengejutkan.
"Baiklah guru sebaiknya kita masuk saja terlebih dahulu, aku segera ingin istirahat dan tidur di kasur yang empuk."ucap Bo Qin pada Zhu Luoning
"Baiklah, ayo segera masuk kita akan beristirahat selama tiga hari disini sambil menunggu mereka kalau tidak datang kita tinggalkan saja mereka."ucap Zhu Luoning yang yakin mereka semua pasti tidak datang karena menurut perhitungannya paling cepat mereka akan sampai di sini dalam dua Minggu itupun tanpa istirahat.
UUUAA...UUAUA..UAUAA
Suara kera kecil juga terdengar bersemangat saat mereka akan memasuki kota.
"Baiklah Xiao Houzi kita akan masuk, tapi cari penginapan terlebih dahulu aku sangat lelah mau tidur lagi."ucap Bo Qin sambil mengelus kepala Xiao Houzi sang kera kecil.
Zhu Luoning dan Bo Qin segera pergi dari gerbang dan mulai berkeliling kota itu, mereka terus berkeliling untuk mencari penginapan yang menurut mereka bagus. Sampai mereka tiba di penginapan angsa hitam
"Nama yang menarik, aku jadi ingin memasukinya."ucap Bo Qin
Bo Qin dan Zhu Luoning segera memasuki penginapan tersebut, sesampainya mereka di dalam mereka disambut oleh pelayan dengan baik
"Selamat datang di penginapan angsa hitam kami pelanggan yang terhormat, penginapan ini merupakan penginapan terbaik di kota ini yang mana penginapan ini milik keluarga Shi sendiri jadi terjamin akan kualitasnya."ucap sang pelayan dengan ramah dan senyuman
"Baiklah terimakasih, kalau begitu kami akan memesan dua kamar VIP selama tiga hari."ucap Bo Qin
"Baiklah, silahkan menuju tempat yang ada disana untuk pendaftaran kamar."ucap sang pelayan dengan senyum tipis
__ADS_1
Bo Qin dan Zhu Luoning segera ketempat yang ditunjukkan oleh pelayan, untuk memesan kamar. Setelah selesai memesan kamar mereka segera memasuki kamar masing-masing. Bo Qin segera tertidur karena dirinya merasa lelah, walaupun dia sudah memikirkan pasti ada rencana tersembunyi yang akan dilakukan oleh penginapan ini karena dia melihat dari mimik wajah para pelayan makanya dia meminta Xiao Houzi untuk mengawasi Zhu Luoning secara diam-diam agar tidak terjadi sesuatu yang merepotkan. Karena menurutnya apapun rencana mereka tidak akan mempan terhadap dirinya, berbeda dengan Zhu Luoning yang masih sangat lemah itulah pikiran Bo Qin.
Keesokan harinya setelah Bo Qin bangun dia tidak mendapatkan laporan apapun dari Xiao Houzi, dia segera saja menuju lantai bawah untuk makan sarapan miliknya. Sesampainya di bawah ternyata Zhu Luoning telah tiba duluan di sana.
"Guru tumben lebih pagi dariku."ucap Bo Qin
"Hmmm ya iyalah biasanya aku juga lebih pagi cuma malas saja."ucap Zhu Luoning
"Tapi Qin'er penginapan ini sepertinya agak aneh, aku merasa seperti di awasi."lanjut Zhu Luoning dengan pelan takut didengar oleh pengunjung yang lainnya
"Memang benar ada yang mengawasi kita, sepertinya penginapan ini hanyalah sebuah bentuk penyamaran saja. Mungkin ada kelompok besar di belakang mereka, sehingga kelompok di sini tidak memperdulikan mereka atau bisa jadi kota ini telah dikendalikan mereka sepenuhnya ataupun penyamaran mereka terlalu hebat sehingga penduduk biasa tidak sadar."ucap Bo Qin sambil menerka-nerka apa yang terjadi tapi tanpa sepengetahuannya semua tebakannya benar dibelakang penginapan itu ada keluarga Shi jadi banyak kelompok lain tidak berani menyinggungnya, sedangkan kota itu juga telah di kendalikan oleh mereka karena tuan kota itu sebelumnya takut dengan keluarga Shi jadi mereka memaksa mengendalikan dirinya dari balik kegelapan. Penyamaran mereka yang memiliki sifat baik dan murah hati di hadapan masyarakat juga membuat masyarakat sekitar tidak sadar, dan menyangka mereka adalah orang-orang yang baik hati tapi sebenarnya mereka menyembunyikan sifat asli mereka.
Oleh sebab itulah para pendekar yang membantu Lin Shu Yan dahulu tidak menyebarkan keburukan keluarga Shi, karena kalaupun mereka memberi tahu orang lain tidak ada yang percaya. Malah akan berbahaya bagi mereka karena kekuatan keluarga Shi bukanlah sesuatu yang bisa mereka singgung.
"Apa susahnya, kalau mereka mengganggu tinggal bunuh sajalah."
"Tapi jika apa yang kau katakan benar orang-orang akan mengganggap dirimu lah yang bersalah."ucap Zhu Luoning
"Apa masalahnya, kalau mereka mengatakan begitu aku tidak peduli jika mereka ikut membela musuhku tinggal kuratakan saja seluruh kota ini kan mudah."ucap Bo Qin santai
"Haisss kau benar juga bisa-bisanya aku lupa, buat apa perduli akan ucapan semut."ucap Zhu Luoning
Sementara itu ditempat yang cukup mewah di kota Tiga Mawar ada beberapa orang yang berkumpul membahas sesuatu.
__ADS_1
"Sepertinya di penginapan kita ada mangsa bagus, ada satu pria dan wanita. Si wanita sepertinya merupakan guru si pria karena dari penglihatan mata-mata kami si wanita memiliki tingkat emperor puncak. Sedangkan si pria kami tidak bisa mendeteksinya dugaan kami dia hanya manusia biasa."ucap salah satu diantara mereka
"Menjual wanita dengan tingkat tinggi, walaupun sedikit sulit dan memerlukan banyak modal untuk menangkap dirinya tapi harga jual akan menutupinya."ucap salah satu diantara mereka
"Terus bagaimana dengan si pria itu."ucap yang lainnya
"Tangkap saja lagipula itu bisa di jadikan uang juga."ucap salah satu orang yang terlihat seperti pemimpin rapat tersebut
"Tapi bagaimana jika si pria itu ternyata lebih kuat daripada si wanita."ucap salah satu mereka yang tampaknya dia adalah tipe orang yang akan bertindak setelah semuanya sempurna menurutnya
"Tenang saja si pria itu memanggil wanita itu guru jadi tidak mungkin dia lebih kuat dari si wanita."ucap salah satu pria yang ternyata ikut dalam mengawasi Bo Qin dan Zhu Luoning
"Lagipula jika mereka lebih kuat, kita tinggal mengatakan itu kesalah pahaman. Itu di lakukan oleh kelompok yang ingin mencoreng nama baik keluarga Shi, jika mereka tetap bersikeras sekalipun para penduduk bisa kita jadikan sebagai pembela kita jadi mereka tidak akan sembarang juga menyerang kita apalagi para penduduk yang membela kita."lanjut orang itu lagi sehingga orang yang bertanya kemungkinan gagal mereka menjadi terdiam dan angguk-angguk kepala saja tapi entah kenapa dia merasa kan firasat buruk.
...**SEKIAN DULU YA SEMUANYA UNTUK EPISODE KALI INI....
...YAH AKHIR-AKHIR INI MEMANG JARANG UPDATE SOALNYA ADA KESIBUKAN DI REAL LIFE, DAN ESOK SENIN JUGA SAYA BERANGKAT KE PALANGKARAYA LAGI UNTUK TES SKB WPFK POLSUPLAS. SAYA TES NYA RABU SIH TAPI BERANGKAT SENIN SOALNYA BIAR BISA MEMPERSIAPKAN KEPERLUAN DAN JUGA BISA TES ANTIGEN TERLEBIH DAHULU...
...UPDATE LAGI SETELAH PULANG KE SAMPIT...
...JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI YA**...
__ADS_1