
Liang Chu yang mendengar ucapan Zhu Luoning menjadi tersenyum dan mengharapkan Bo Qin bisa menerima kalau dia telah dijodohkan oleh Zhu Luoning dan bisa berubah setelah dijodohkan.
Sementara tetua Yan dan Liang Chu sekarang ini sedang menunggu para murid yang akan datang sekitar satu mingguan lagi. Zhu Luoning dan Bo Qin telah tiba di depan gerbang ibukota, kedatangan mereka kali ini membuat keributan di depan gerbang lagi karena Bo Qin dan Zhu Luoning yang datang dengan menaiki Xiao Houzi dan sesaat sampai di depan gerbang baru mereka turun dan memerintahkan Xiao Houzi mengecil.
Setelah turun mereka segera saja memasuki kota, tanpa ditanyai oleh prajurit gerbang kota. Para prajurit masih dalam pikiran masing-masing.
"Hmmm lumayan juga nih ibukota jika dihancurkan akan sebanyak apa ya kekuatan yang kuperlukan untuk menciptakan jurus sebesar ibukota kekaisaran Lang ini."ucap Bo Qin
"Aku tidak tahu tapi yang pastinya masih kekuatan kecil bagimu kan."ucap Zhu Luoning
"Tentu."ucap Bo Qin dengan santainya
"Ya.. sudah sekarang kau ikuti aku, aku akan mengajakmu ketempat temanku."ucap Zhu Luoning
"Buat apa lebih baik cari tempat tidur aku sudah lelah dan lapar."ucap Bo Qin
"Ikut saja, mungkin disana akan ada yang seru."ucap Zhu Luoning
"Baiklah."ucap Bo Qin yang segera saja mengikuti kearah mana Zhu Luoning pergi.
Tak seberapa lama mereka berjalan mereka telah sampai di suatu bangunan yang besar di sebelah Utara ibukota kekaisaran Lang. Di depan bangunan itu terpajang papan nama bertuliskan SEKTE PEDANG UTARA
"Hmmm apa yang menarik dari tempat ini guru."ucap Bo Qin
__ADS_1
"Tidak usah banyak tanya ayo masuk saja."ucap Zhu Luoning
Saat mereka sampai di depan gerbang mereka segera dihentikan oleh murid sekte yang bertugas menjaga gerbang.
"Berhenti siapa kalian dan apa tujuan kalian kemari."ucap salh satu dari dua orang murid penjaga gerbang
"Kami ingin menemui tetua Mei, katakan sahabatnya dulu ingin bertemu ada beberapa urusan yang perlu dibicarakan."ucap Zhu Luoning
"Itu...kami tidak bisa menyampaikan sebaiknya kami mengantarkan kalian ke dalam saja biar kalian mengatakan sendiri."ucap prajurit yang lainnya
"Heehhh kenapa muka kalian seperti melihat hantu."ucap Bo Qin
"Itu mungkin mereka takut dengan teman guru, teman guru itu sangat kuat dan terkenal akan kekejamannya. Apalagi saat dia diganggu saat saat tertentu dia akan marah besar."ucap Zhu Luoning
"Menarik, ayo kita temui dia guru."ucap Bo Qin
"Baiklah aku saja mengantarkan kalian."ucap murid penjaga gerbang yang sebelumnya menghentikan Bo Qin
"Silahkan lewat sini, tapi aku cuma akan mengantarkan saja dan berhenti saat bangunan milik tetua Mei telah terlihat. Setelah itu semua yang terjadi pada kalian akan menjadi tanggung jawab kalian masing-masing."ucap murid penjaga gerbang sambil terus berjalan.
"Sebenarnya ada urusan apa kalian ingin bertemu tetua Mei......ah maaf kalau itu urusan pribadi kalau kalian tidak ingin mengatakannya tidak apa-apa."ucap murid penjaga gerbang
"Tidak masalah itu tidak rahasia juga, ini cuma membahas janji masa lalu tentang murid kami dan mengundang dirinya ke acara pernikahanku nanti."ucap Zhu Luoning
__ADS_1
"Janji masa lalu tentang murid, jangan-jangan perjanjian tentang....."belum sempat murid itu mengucapkan kata-katanya sudah dihentikan oleh Zhu Luoning
"Itu benar tapi sebaiknya jangan kau katakan sekarang ini kejutan untuk muridku. Tapi kau bisa tahu apa semua murid mengetahuinya."ucap Zhu Luoning dengan penasaran
"Yaaa sebenarnya hampir semuanya mengetahuinya, karena dulu ada keluarga bangsawan kekaisaran Lang ini yang memiliki niat yang sama tapi berakhir dengan semua orang yang datang terbantai."ucap murid penjaga gerbang sambil melihat ke arah Bo Qin dengan tatapan kasihan
"Heiii kenapa kau melihat diriku seperti itu, dari cerita kalian yang kudengar sepertinya akan ada gelud. Tak peduli bagaimanapun kalau masalah gelud aku no satunya yah mungkin kalian akan kehilangan satu tetua kalian."ucap Bo Qin dengan senyum iblisnya
"Bukan tetua Mei yang harus di khawatirkan jika cuma tetua Mei maka tetua lainnya masih bisa menghalanginya tapi ini murid-murid tidak ada yang bisa melawannya."ucap murid penjaga gerbang
"Ouh begitukah guru harusnya bilang jika mengajak diriku kesini ingin mengadu diriku dengan murid teman guru itu, jadi aku akan memerintahkan Xiao Houzi lebih cepat harusnya kan guru tahu kalau masalah membunuh aku paling suka tapi kalau cuma pertandingan tanpa membunuh itu membosankan yah kalau musuhnya kuat sih bagus saja."ucap Bo Qin
"Hadehhh nanti kau juga akan tahu sebaiknya cepat saja."ucap Zhu Luoning
Mereka terus berjalan sampai ketempat yang agak sepi dimana di situlah kediaman tetua Mei
"Nah itu dia kediaman tetua Mei sudah terlihat sekarang aku pergi dahulu, kuharap kalian selamat terutama dirimu bro."ucap murid penjaga gerbang pada Bo Qin
"Heeiii apa maksudmu aku pasti baik-baik saja karena aku ini kuat dan tak terkalahkan."ucap Bo Qin dengan percaya diri
Murid itu tidak menghiraukan ucapan Bo Qin dan segera bergegas pergi tapi dia tidak pergi kearah gerbang tapi pergi memberi tahu murid lainnya tentang hari perjanjian yang diucapkan oleh tetua Mei dahulu telah tiba. Mereka semua tahu jika murid tercantik di Sekte mereka yang tidak lain murid tetua Mei sudah dijodohkan dengan murid sahabat tetua Mei dahulu, dan sekarang sahabatnya itu telah tiba. Tapi berita yang satunya awalnya semangat malah membuat para murid menjadi kasihan, karena murid penjaga gerbang itu juga mengatakan bahwa murid sahabatnya tetua Mei tidak mengetahui tujuan dia dan gurunya kemari.
Mereka segera berbondong-bondong ke arah kediaman tetua Mei untuk melihat pertunjukan seru lainnya, karena saat itu murid tetua Mei mengatakan akan setuju dijodohkan apabila murid sahabatnya tetua Mei itu seorang kultivator hebat jika tidak dia sendiri yang akan menolak dan membunuh murid sahabat gurunya itu.
__ADS_1
...**SEKIAN DULU YA SEMUANYA EPISODE KALI INI SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOLOM KOMENTAR ATAUPUN BISA HUBUNGI SOSMED AUTHOR DI DESKRIPSI NOVEL INI YA...
...SEE YOU NEXT TIME**...