
"Kenapa baru bilang sekarang cepat gunakan itu."ucap Bo Qin
"Sabarlah sekarang kalian semua berpegangan pada ku."ucap Go Yan
Setelah mereka semua telah berpegangan Go Yan segera mengalirkan Qi miliknya ke dalam giok teleportasi, setelah beberapa saat Bo Qin dengan tiga kakek tua itu segera menghilang dari tempat mereka berdiri dan segera tiba di suatu hutan yang sangat lebat.
"Selamat datang di dataran tengah."ucap Go Yan
"Aku tidak peduli dengan itu, sekarang dimana orang yang bisa memperkuat pedangku."ucap Bo Qin santai
"Ennn sepertinya kau mudah beradaptasi biasanya jika ada orang yang datang dari dataran terbuang mereka akan terkagum-kagum dengan tempat ini."ucap Shen Zhi
Bo Qin tidak menghiraukan ucapan mereka dan hanya memandang ke sekitar.
"Jadi dimana kita apakah tempat mendaratnya memang harus didalam hutan yang lebat seperti ini."ucap Bo Qin
"Hehehehe nak kamikan lagi dikejar jadi mau tidak mau kami meletakkan tanda teleportasi di sini."ucap Go Yan
"Eh... emangnya giok teleportasi itu perlu diberikan tanda terlebih dahulu ya."ucap Bo Qin
"Benar nak, dan itu memerlukan waktu sekitar 1 menit untuk proses pemindahan jika saat itu proses itu terganggu teleportasi bisa gagal."ucap Go Yan
"Terus bagaimana caranya kalian bisa tiba di dataran terbuang."ucap Bo Qin
"Nah itu terjadi secara tidak sengaja nak, kami secara tak sengaja mengaktifkan dan memasuki portal yang terhubung ke dataran terbuang tempat tinggal mu."ucap Long Yan
"Tunggu - tunggu dulu jika kalian tidak sengaja masuk kesana bukannya kalian tidak tau cara kembali kesana. Terus caranya aku kembali kesana bagaimana."ucap Bo Qin
"Hehehehe nak kalau masalah itu biarkan takdir yang menentukan apakah kamu akan bisa kembali atau tidak, tapi jika kekuatan dirimu meningkat kamu bisa menyebrangi lautan itu dan bahaya disana bukanlah bahaya lagi."ucap Go Yan
"Tapi tidak pernah ada orang yang mencapai tingkat seperti itu mau kembali ke dataran terbuang karena disana tidak ada sumber daya untuk meningkatkan kultivasi mereka yang tinggi."ucap Shen Zhi
"Artinya aku tidak bisa kembali dong, dasar kalian para orang tua bau tanah harusnya kalian beritahu ini sejak awal."ucap Bo Qin
"Hehehehe lupa......."ucap Go Yan
__ADS_1
"Hehhh ya sudahlah lebih baik kita menemui penempa yang kalian bilang itu terlebih dahulu."ucap Bo Qin
"Baiklah lagipula tempatnya tidak jauh dari sini jika kita terbang paling setengah hari kita akan sampai."ucap Go Yan
"Baiklah kalau begitu ayo segera berangkat."ucap Bo Qin
Bo Qin segera mengikuti jejak ketiga orang tua itu, setelah terbang selama setengah hari mereka tiba di di kaki gunung. Di kaki gunung tersebut ada sebuah tempat seperti bangunan tua tetapi kokoh dan juga dari perapiannya mengepul asap yang cukup tebal.
"Nah disinilah tempat si penempa gila itu berada."ucap Shen Zhi
"Kalau begitu kita sebaiknya segera masuk."ucap Bo Qin
Ketiga orang tua itu hanya mengganguk, dan mereka mulai memasuki bangunan itu.
"Permisi kami ingin menyatukan keempat senjata menjadi satu senjata."ucap Bo Qin
"Hmmmm seorang bocah dan tiga orang pencuri, kalian mau ngapain mana senjatanya jika itu hanya senjata sampah aku tidak akan peduli."ucap si penempa gila
"Ini....." ucap Bo Qin sambil mengeluarkan pedangnya di ikuti oleh Go Yan yang mengeluarkan tiga senjata yang berhasil mereka curi
"Ini pedang pemberian guruku."ucap Bo Qin
"Terus dimana gurumu sekarang."
"Dia telah tiada."ucap Bo Qin
"Hmmmm.... rupanya si naga itu telah tiada rupanya, sepertinya dia sudah tidak bisa menahan penderitanya lebih lama lagi."
"Baiklah aku akan menyatukan keempat senjata ini, jadi kalian ingin menggabungkan ke empat senjata ini menjadi apa dan bentuknya seperti apa."ucap si penempa gila
"Jadikan pedang saja tapi saat masih dalam sarungnya itu memiliki tampilan sebatang kayu saja."ucap Bo Qin
"Seperti itukah baiklah sepertinya aku juga mempunyai tambahan bahan yang cocok."ucap si penempa gila
"Ouh yaa tambahkan juga bahan ini."ucap Bo Qin sambil memberikan bahan yang di berikan penjaga Paviliun bintang.
__ADS_1
'batu Xishou bahkan di alam para dewa batu ini sangat langka, bahkan para penguasa akan tertarik apalagi jika ini batu sebesar ini. Penempaan terakhir ku di dunia ini akanku kerahkan semua kemampuanku pada pedang ini.'ucap si penempa gila di dalam hatinya
"Baiklah aku akan tambahkan beberapa bahan yang sebenarnya telah kusiapkan untuk memperkuat pedang ini juga."ucap si penempa gila
"Baiklah terimakasih, kalau begitu berapa keseluruhan biayanya."ucap Bo Qin
"Tidak perlu nak akan kukerjakan secara gratis, tapi sebelum itu ada yang perlu kau ketahui nak. Sebenarnya aku dan gurumu adalah saudara sumpah, kami adalah para dewa yang jatuh akibat kelicikan salah satu dewa. Sehingga kami diusir dari alam para dewa, walaupun kaisar dewa mengetahui kebenarannya tetapi dia juga tidak bisa bertindak lebih jadi dia hanya bisa mengusir kami dari alam para dewa untuk bisa menyelamatkan kami. Tapi sayangnya dalam pelarian kami, kami terpisah."ucap si penempa gila
"Sekarang si naga itu telah tiada aku juga akan segera menyusul dirinya, dia telah memilih penerus jadi kau sebagai penerusnya tidak boleh mengecewakan dia."lanjut si penempa gila
"Eh apakau berniat bunuh diri."ucap Bo Qin
"Tidak aku tidak sebodoh itu, aku yakin kematian saudaraku itu berkaitan dengan dewa bajingan itu. Jadi kemungkinan dia telah mengincar diriku juga, jadi aku harus pergi dari dunia ini. Semoga kita bisa bertemu lagi nanti jika takdir masih memperkenankan, dan jika aku selamat dari pelarian ku."
"Jangan kau ceritakan ini kepada tiga orang itu, sekarang ini aku juga telah menanamkan ilusi. Jadi mereka liat sekarang adalah kau sedang tawar menawar harga dengan diriku. Aku akan menghilangkan ilusi sekarang jadi harap kerjasama dirimu."ucap si penempa gila
Cetak...
Penempa gila segera menjentikkan jarinya untuk menghancurkan ilusi
"Baiklah bocah aku setuju dengan harganya dasar bocah pelit."ucap si penempa gila
"Hahaha bagus bagus, sekarang aku akan pergi dahulu. Kapan akan selesai nya."ucap Bo Qin
"Datanglah seminggu lagi, ini akan ku selesaikan."
...**SEKIAN DULU YA SEMUANYA, TERIMAKASIH ATAS SEGALA DUKUNGANNYA SELAMA INI. TERIMAKASIH JUGA ATAS MASUKKAN DAN SARAN NYA SEBAGIAN AUTHOR AMBIL SEBAGIAN TIDAK. ...
...OUH YA MUNGKIN AUTHOR EMANG GAK SEPERTI AUTHOR LAINNYA YANG SERING UPDATE KARENA AUTHOR NULIS INI SEBENARNYA BUAT NGISI HOBI NULIS AUTHOR AJA...
...AUTHOR JUGA NULIS SAAT WAKTU LUANG AJA...
...SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE YA...
...SEKALI LAGI TERIMAKASIH ATAS SEGALA DUKUNGANNYA SELAMA INI5**...
__ADS_1