Pendekar Pedang Naga Kegelapan

Pendekar Pedang Naga Kegelapan
Eps. 97 Pertandingan II


__ADS_3

"Hei selain petarung yang kuat aku juga adalah seorang pandai besi dan alkemis yang kuat nanti aku akan menciptakan sebuah pusaka yang memiliki fungsi sama dengan bunga ini. Aku akan mengisinya dengan kabut dari bunga darah kabut."


"Hehhh petarung yang kuat percaya diri sekali kau mengatakan kau menyebutkan dirimu petarung yang kuat."ucap Hua Jian Shen


"Heii buktinya kau tidak bisa mengalahkan diriku."ucap Bo Qin percaya diri


"Tingkat kultivasi kita berbeda harusnya kau yang malu tidak bisa mengalahkan diriku."ucap Hua Jian Shen


"Seorang tingkat kaisar dewa tidak mampu mengalahkan tingkat jendral dewa sungguh memalukan."lanjut Hua Jian Shen dengan senyum kemenangan


"Huhhhhh liat saja nanti saat ini kita bertarung aku pasti menang. Saat pertarungan saat itu aku juga tidak menggunakan segenap kemampuan diriku."ucap Bo Qin


"Ouhhhh begitukah, aku juga tidak mengeluarkan segenap kemampuan ku saat itu."ucap Hua Jian Shen tidak mau kalah


"Hahhhh ya sudahlah terserah kau, terlalu malas aku mendengar omong kosongmu."ucap Bo Qin


"Kau yang omong kosong."ucap Hua Jian Shen sambil terus berjalan maju meninggalkan Bo Qin


"Hehhh terserah."ucap Bo Qin kemudian mengikuti Hua Jian Shen yang sudah duluan pergi


Bo Qin dan Hua Jian Shen terus berjalan, tapi yang membuat mereka kesal adalah mereka tidak menemukan orang lain padahal mereka telah berniat ingin membantai semua yang mereka temui.


"Huhhh sangat membosankan, aku sangat bosan."ucap Hua Jian Shen seperti orang tanpa semangat hidup.

__ADS_1


"Tenang, setelah kita bertemu orang lain kita akan bersenang-senang. Aku telah memikirkan suatu cara yang baik, ini juga tidak akan membunuh mereka."ucap Bo Qin


"Aku tidak yakin itu, itu pasti alasan lain untukmu membunuh saja."ucap Hua Jian Shen dengan santainya


Mendengar ucapan Hua Jian Shen Bo Qin segera mendekat dan berhenti tepat di depan Hua Jian Shen kemudian ia memegang dagu Hua Jian Shen


"Ahhh kamu tidak mempercayai diriku sayang, tapi sepertinya kau sudah mulai memahami tentang diriku."ucap Bo Qin


Atas tindakan Bo Qin praktis langsung membuat wajah Hua Jian Shen memerah bak tomat, dia tidak menyangka Bo Qin bisa bertindak seperti itu. Tapi yang lebih tidak menyangka sebenarnya adalah Zhu Luoning dan Patriak Sekte Pedang Utara saat mereka menyaksikan jalannya seluruh pertandingan melalui suatu layar yang disediakan oleh panitia, memang untuk ini pertama kalinya pertandingan bertahan hidup dapat disaksikan oleh para penonton karena panitia telah menemukan cara agar pertandingan tahap pertama pertandingan gelar dewa bisa disaksikan oleh semua orang.


Bo Qin tidak tahu jika tindakannya ini telah membuat kehebohan di dalam hati Zhu Luoning dan Patriak Sekte Pedang Utara, saat itu juga Zhu Luoning menemui panitia untuk meminta salinan rekaman yang terjadi. Zhu Luoning rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli batu rekaman yang saat di alirkan sedikit energi Qi akan mengeluarkan proyeksi suatu kejadian yang disimpan di dalam batu tersebut, biasanya batu rekaman akan digunakan untuk merekam suatu kejadian yang perlu disampaikan kepada para penerus yang akan datang ataupun jurus-jurus yang sulit digambarkan di dalam kitab.


Sementara itu Bo Qin yang melihat Hua Jian Shen mukanya memerah menjadi tertawa terbahak-bahak


"Sialan bajingan......."ucap Hua Jian Shen dan mulai mempercepat jalannya


Sementara itu para peserta lainnya telah mulai berburu harta juga, dan juga ada yang mulai mencari para peserta lainnya untuk merampok mereka. Tapi yang sebenarnya tidak diketahui oleh Bo Qin dan seluruh peserta mereka sebenarnya dipindahkan menurut tingkat kekuatan masing-masing, semakin kuat mereka mereka akan dipindahkan agak lebih ketengah yang merupakan tempat paling berbahaya. Sebagian besar peserta lainnya hanya dipindahkan ke area pinggir sedangkan Bo Qin dan Hua Jian Shen dipindahkan ke wilayah yang dekat dengan bagian tengah, mereka dipindahkan ke wilayah yang cocok dengan seorang yang memiliki tingkat kultivasi terendah di kelompok mereka sedangkan bagi Bo Qin dan Hua Jian Shen yang mampu melawan makhluk yang tingkat kultivasi lebih tinggi dari mereka otomatis tempat mereka sekarang ini hanyalah permainan bagi mereka.


Bo Qin dan Hua Jian Shen terus berjalan mendekati area tengah yang mana merupakan tempat yang paling berbahaya di tempat itu. Setelah berjalan berhari-hari akhirnya sampai diperbatasan yang mana jika mereka maju selangkah saja lagi mereka akan memasuki area tengah.


"Sepertinya didepan kita adalah area utama yang mana merupakan tempat paling berbahaya ditempat ini."ucap Bo Qin


"Kau benar lihat saja, semua aura mencekam bahkan bisa terlihat dengan mata telanjang."ucap Hua Jian Shen sambil memandangi area tengah yang mana seluruh area itu diselimuti oleh aura hitam

__ADS_1


"Ya tapi tempat yang paling berbahaya di sanalah biasanya harta tersembunyi."ucap Bo Qin


"Ucapan dirimu benar, sebaiknya kita cepat masuk sebelum peserta lainnya akan sampai disini juga dan ikut masuk."ucap Hua Jian Shen


Sementara itu para penonton yang berada di luar mendengar ucapan Hua Jian Shen menjadi canggung, jika ada para peserta yang lainnya mungkin mereka tidak akan pernah bisa mencapai area tengah karena semua monster yang ada di area mereka saat itu sangatlah kuat bagi peserta lainnya. Walaupun jika ada yang beruntung dan berhasil mencapai area tengah mereka tidak akan cukup bodoh untuk masuk mengingat kekuatan mereka yang tidak mencukupi.


Semua pendekar dewa yang mendaftar di pertandingan ini adalah orang-orang yang telah lama berkecimpung dalam dunia kultivator, selain kekuatan mereka yang kuat mereka juga orang-orang yang pandai menilai situasi apakah itu merugikan mereka atau tidak. Jika mereka tidak bisa membedakan mana hal berbahaya bagi mereka, mereka tidak akan pernah bisa hidup lama seperti saat ini.


Bo Qin dan Hua Jian Shen setelah memasuki area tengah menjadi lebih berhati-hati karena mereka bisa merasakan perasaan bahaya dari tempat mereka saat ini


"Hmmm.... tempat ini membuatku menjadi merinding, sepertinya sesuatu yang bisa mengancam kita pasti ada di sekitar tempat ini."ucap Bo Qin


"Kau benar, perasaan bahaya ini telah lama aku tidak merasakannya."balas Hua Jian Shen


"Tapi biarpun ada bahaya sekalipun kita harus tetap masuk, setidaknya jika ada hal yang mengancam nyawaku aku masih bisa yakin selamat."ucap Bo Qin


"Masalah menyelamatkan diri aku juga yakin, hidup dan mati setelah ini akan menjadi urusan masing-masing."ucap Hua Jian Shen


"Baiklah."


Bo Qin dan Hua Jian Shen terus berjalan ke area pusat, tanpa memikirkan bahaya apa yang menghadang mereka, mereka berdua sama-sama terobsesi alam kekuatan. Bo Qin yang segera ingin meningkatkan kekuatannya dan Hua Jian Shen yang ingin segera mengembalikan kekuatan masa lalunya.


...**SEKIAN DULU YA SEMUANYA EPISODE KALI INI TERIMAKASIH BUAT PARA PEMBACA SETIA YANG TELAH MENUNGGU SELAMA INI...

__ADS_1


...WALAUPUN NOVEL INI LAMA UPDATE TAPI YANG BISA SAYA KATAKAN BAHWA NOVEL INI AKAN SAYA TAMATKAN SAMPAI TAMAT**....


__ADS_2