
Viona langsung bangkit dari tempatnya lalu memeluk tubuh Revan dari belakang.Melihat kesukaan Revan saat ini dia tidak terima kalau Sonia yang menikmatinya,padahal dia tidak tau kalau semua yang dimiliki oleh Revan saat ini adalah pemberian keluarga Sonia.
"Sayang...Aku mohon jangan tinggalkan aku,kenapa kamu tega meninggalkan aku sementara selama ini hubungan kita baik-baik saja." Ucap Viona sambil menagis pura-pura berharap Revan mau kembali kepadanya.
Revan langsung membuka pegangan tangan Viona lalu menoleh ke arah Viona,dari dulu dia sudah mengakhiri hubungan mereka dan sekarang dia sudah menyangka Viona akan kembali datang ke hidupnya sementara dia sudah nyaman dengan Sonia.
"Apa kamu gila,aku dan Sonia akan menikah sebentar lagi,dan lagian hubungan kita sudah lama putus untuk apa kamu mengungkit yang sudah berakhir." Ucap Revan.Dia mendorong tubuh Viona agar pergi jauh darinya karena dia tidak ingin Sonia marah dan berpikiran yang aneh-aneh.
Sonia tersenyum jahat mendengar ucapan Revan,rasanya dia begitu puas mendengar ucapan pria yang sudah berhasil dia rebut dari Alexa dan juga Sonia.
Sonia dengan kasar mendorong pintu,lalu dia menatap sinis Viona yang masih berdiri tidak jauh dari Revan.
"Apa kamu tidak mendengar ucapan Revan ******,keluar kamu dari rumah kami ini,aku muak melihat mu disini cepat pergi sebelum aku menyeret mu dari dalam kamar ini,kamu ingin melihat aku dan sayangku ini bermesraan dikamar ini." Sonia membentak Viona dengan kasar.
Viona akhirnya keluar dari dalam kamar lalu meninggakan rumah itu,dia belum puas sebenarnya memberikan pelajaran kepada Sonia tapi dia tidak berani melabraknya lagi,dia takut Revan malah membantu Sonia.
"Sialan mereka berdua,bisa-bisanya mereka mengusirku bagai hewan tidak ada harganya,suatu saat kamu akan mendapat karma dari semua perbuatan mu Revan,kamu sudah menghancurkan hidup Alexa bahkan dengan jahatnya kamu sudah memanfaatkan dia selama beberapa tahun ini." Umpatnya saat dia keluar dari dalam rumah dan memesan taksi online.
Alexa baru saja bangun,dia langsung mandi dan mengganti pakaiannya.Dia memakai pakaian yang ada di lemari,melihat semua pakaian yang kebesaran untuknya dia yakin dulu pemilik baju itu juga wanita yang sopan.
"Baju-bajunya tidak buruk,bahkan aku menyukainya,syukurlah akhirnya aku punya pakaian tampa harus membeli,lagian aku tidak punya uang saat ini." Ucapnya dalam hati lalu dia segera keluar dari dalam kamar dan beranjak menuju meja makan.
__ADS_1
"Selamat siang bibi,maaf aku telat bangun,semalam aku tidak bisa tidur jadi aku belum bisa membatu bibi." Marni cukup kaget saat Alexa memanggilnya dia tidak menyangka kalau di dalam rumah ada orang selain dia.
"Kamu siapa?"
"Panggil aku Alexa bibi,aku baru datang dari desa,aku saudara jauh dari pemilik rumah ini." Ucap Alexa berbohong.
"Oohh...Ada urusan apa kamu datang ke rumah ini,apa kamu ingin jadi pembantu disini? sepertinya kamu sudah cukup dewasa."Tanya Marni.Dia sedikit tidak suka dengan Alexa,dia takut wanita itu merebut posisinya.
"Hmm...Sepertinya kamu tidak menyukai kedatanganku,lebih baik kamu lanjut pekerjaan mu saja." Ucapnya.Alexa mulai menikmati makanan yang sudah terhidang di atas meja.Dia tidak peduli apa kata pembantu dirumah itu,dia hannya menikmati semua makanan dia ingin tubuhnya kembali sehat baru dia mencari pekerjaan.
Setelah selesai makan,Alexa mengelilingi rumah mewah milik Andre,dia tidak menyangka pria itu memiliki kehidupan yang cukup mapan.
"Apa yang kamu lakukan disini?" Tiba-tiba Alexa dikagetkan oleh suara bariton seorang pria yang ada dibelakangnya.Alexa lansung membalikkan tubuhnya lalu menoleh ke arah suara itu.
"Aku hannya cuci mata,melihat pemandangan yang cukup indah ini,kamu sungguh hebat menata taman mu ini." Ucap Alexa.Andre datang menghampirinya,dia sendiri pemilik rumah jarang sekali mengelilingi rumahnya dia sibuk dengan semua aktifitasnya.
"Aku tidak punya waktu untuk melakukan seperti yang kamu bilang,aku sibuk bekerja,taman ini dikerjakan oleh tukang kebun." Jawab Andre.Sekarang dia baru punya waktu untuk melihat keindahan rumahnya.
Lama mereka diam dalam pikiran masing-masing,baik Alexa atau Andre sepertinya mereka tidak tau harus mengobrol apalagi.
"Hmm...Aku minta maaf,tadi aku menghabiskan makanan mu,jujur saja aku baru saja sembuh dari sakit,jadi mungkin aku agak banyak makan nantinya padahal aku belum bisa bekerja."Alexa memulai obrolan dengan Andre dia tidak ingin pria itu tidak nyaman karena kondisinya.
__ADS_1
Andre mengerikan keningnya,lalu menatap Alexa,dari tubuh dan wajahnya yang pucat memang terlihat jelas kalau Alexa baru saja sembuh bahkan dia terlihat masih sakit karena wajahnya persis seperti tidak dialiri darah.
"Kalau boleh tau kamu sakit apa? apakah kamu amnesia,kenapa kamu tidak ingat dengan keluargamu?"
Alexa menarik napas berat,tiba-tiba dia ingat dengan nasihat sahabatnya Tiara agar jujur kepada orang,sekali pun nantinya mereka tidak suka dengan kejujuran kita itu.
"Aku mengalami depresi berat,seorang pria mengkhianati cintaku,setelah dia mendapat semua yang dia inginkan dariku,aku hancur karena pria itu bahkan keluargaku sudah tidak mengharapkan kehadiranku,aku minta maaf jika untuk sementara aku harus tinggal di rumah mu."
Andre cukup kaget mendengar penjelasan Alexa,lama sekali dia menatap wajah polos Alexa,ternyata dibalik wajahnya yang polos tersimpan luka yang cukup dalam.
"Jadi kamu ingin balas dendam kepada pria itu?"
"Aku belum tau,hidupku saja saat ini masih belum bisa kembali seperti dulu,cuma di hatiku sudah menyimpan luka yang cukup dalam bahkan dari hatiku yang paling dalam, aku bersumpah kalau pria yang bernama Revan itu tidak akan bisa memiliki keturunan sampai kapan pun." Ucap Alexa dia menggigit giginya terlihat jelas kemarahan yang ada di wajahnya.
Andre merinding mendengar sumpah Alexa,apalagi dia juga pria mantan Casanova beberapa tahun yang lalu setelah akhirnya dia memutuskan untuk tobat, karena begitu banyak wanita yang menginginkan dirinya dan itu membuatnya muak.
"Jadi rencana kamu sekarang apa?"
"Aku hannya pokus pada kesehatan ku,setelan itu aku memulai hidup yang baru dan membahagiakan ibuku yang sudah banyak menangis karena memiliki anak tidak berguna sepertiku." Jawab Alexa.
πππbersambung πππ
__ADS_1