
Alexa menunggu kepulangan Andre,dia benar-benar kesal hari ini karena sudah hampir pukul sembilan malam Andre belum juga sampai di rumahnya.
"Kemana sih pria itu,dia sebenarnya jaksa atau apa sih,masak seorang ASN belum pulang sampai malam begini." Sungut Alexa.Beberapa kali dia menyibak gorden dan mengintip ke halaman rumah berharap Andre sudah kembali.
Sementara itu Retha juga masih menunggu Andre di ruang tamu,sementara Marni sudah pulang dari tadi karena suaminya sudah menjemputnya.
Tepat pukul sembilan lewat sepuluh menit mobil Andre masuk ke garasi,Alexa tidak mau menjemput Andre,dia tidak mau ada keributan di rumah itu karena,Retha masih berada disana.
Andre keluar dari dalam mobilnya lalu menutup bagasi dan masuk kedalam rumah,dia cukup kaget melihat lampu yang masih bersinar terang padahal malam sudah lumayan larut.
"Kenapa lampu masih hidup semua? Apa alexa masih di ruang tamu?" Pikirnya dalam hati dan berjalan menuju ruang tamu.
"Sayang,kamu kenapa sangat lama,aku sudah bosan menunggumu?" Tiba-tiba Saja Retha berbicara dengan nada tinggi membuat Andre kaget.
Andre berjalan menuju sopa lalu duduk, moodnya yang sudah buruk dari tadi siang harus berlanjut karena melihat keberadaan Retha wanita yang sudah dia lupakan dari tahun kemarin.
"Apa yang kamu lakukan di rumah ini? kamu harus sadar kalau kita sudah tidak ada hubungan apa pun lagi kamu mengerti tidak?" Ucap Andre dengan nada menekan.Wajahnya terlihat marah dan tentu saja nyali Retha langsung menciut.
"Sayang...Kamu kenapa sih? harus berapa kali aku bilang aku tidak mau putus darimu.Dan satu lagi sayang aku mohon usir wanita itu dari rumah ini,dia sudah berani memaki ku tadi aku tidak terima dia begitu merendahkan aku." Ucap Retha.Dia berjalan menghampiri Andre lalu menyandarkan kepalanya di bahu Andre.
Andre dengan kasar mendorong tubuh Retha,lalu beranjak dari tempat duduknya,dia sadar kalau Retha orang yang sangat keras kepala dan hal itulah yang membuat Andre membencinya.
__ADS_1
"Kamu silahkan pergi dari rumah ini,kamu tau jalan pulang kan,itu pintu silahkan pergi." Ucap Andre lalu dia pergi meninggalkan ruang tamu dan berjalan menaiki anak tangga dan masuk kedalam kamarnya.
"Arrnggg.....Andre!!! kamu tidak bisa mengabaiakan aku seperti ini,ingat aku yang pantas menjadi istrimu,aku akan bunuh diri jika kamu mengabaikan aku seperti ini." Retha memekik sekuat tenaga hingga suaranya terdengar bergema di ruangan itu.
"Retha!!! apa kamu tidak mendengar ucapan ku,apa perlu aku memanggil polisi ke rumah ini untuk menyeret mu,kamu sudah mengusik ketenangan ku di rumah ini." Andre kembali menuruni anak tangga dan menghampiri Retha.
Tujuan utama Andre kembali turun adakah ingin memastikan kalau Alexa sudah di rumah saat ini,tadi dia tidak singgah di butik tantenya karena dia pulang sudah larut malam.
Andre menarik tangan Retha lalu mengusirnya dengan kasar,sudah lama dia ingin memberi pelajaran kepada Retha,tapi selama ini dia belum punya waktu yang tepat seperti malam ini.
"Mulai malam ini jangan kembali lagi ke rumah ini,kamu harus punya sedikit harga diri agar pria jatuh cinta kepadamu." Ucap Andre lalu mendorong Retha keluar dari dalam rumahnya.
Retha berteriak-teriak diluar rumahnya,dia mengabaikan panggilan Retha berharap wanita itu tidak mengganggunya lagi.
Alexa yang berada dikamar tidak berani keluar dan ikut campur dengan urusan Andre dan Retha,biar bagaimana pun dia masih ingat masa lalu kelamnya,dia selalu merasa sedih jika melihat wanita merendahkan harga dirinya kepada seorang pria,sama seperti yang dia lakukan beberapa tahun yang lalu.
Sementara itu disebuah rumah kontrakan,Viona dan suaminya sedang terlibat pertengkaran hebat.Ternyata Viona setelah Revan memutuskan hubungan dengannya dan juga berhenti kuliah ternyata orang tuanya menjodohkan dia dengan seorang pria pilihan kedua orang tuanya.
Semua karma perbuatanya kepada Alexa beberapa tahun yang lalu akhirnya dia tuai saat ini,dimana suaminya memanfaatkannya untuk bekerja di sebuah toko dan gajinya setiap bulan dia kirim kepada orang tuanya.
Suaminya Dimas masih melarang untuk mereka punya anak,karena kehadiran anak akan menghalanginya bekerja dan menghasilkan uang.
__ADS_1
Malam ini mereka ribut karena tadi sore saat pulang dari tempat kerjanya tanpa sengaja viona memergoki suaminya sedang makan di cafe bersama dengan wanita lain dan saat itu viona menyaksikan suaminya Dimas memberikan uang kepadanya.
"Mas ayo katakan siapa wanita itu,siapa mas katakan!!" Viona memekik dengan air mata yang sudah membasahi wajahnya.Selama ini dia masih bisa memaafkan suaminya yang selalu meminta uang dan mengirim kepada orang tuanya,tapi untuk masalah wanita itu dia benar-benar tidak bisa mengampuninya.
"Aku sudah katakan,aku hannya kebetulan bertemu dia,dan aku memberikan uang kepadanya itu karena aku kasihan kepadanya,dia baru saja sampai di kota ini dan tidak memiliki uang." Jawab Dimas suaminya dengan penuh kebohongan.
"Bohong!!! kamu pikir aku bodoh mas,bahkan penampilannya saja menunjukkan dia bukan wanita baik-baik kamu bohong mas." Viona kembali memekik lalu keluar dari dalam rumahnya dan pergi meninggakan tempat itu.
Viona berjalan menelusuri jalan,dia tidak peduli kalau sekarang sudah malam,dia sangat marah dan benci kepada suaminya.
Viona berjalan menuju super market yang masih buka lalu duduk disebuah kursi.Dia duduk sambil memandangi jalanan sekarang dia sudah merasakan apa yang di rasakan oleh Alexa beberapa tahun yang lalu dimana dengan jahatnya dia selalu memaksa Revan untuk memanfaatkan kepolosan Alexa.
"Hu.....Seperti ini rasanya dimanfaatkan,aku seandainya aku bertemu dengan Alexa aku akan meminta maaf kepadanya,aku lelah dengan nasib sial yang aku alami selama ini."Viona menangis sendirian di depan supermarket tidak peduli orang-orang yang melihatnya.
Malam semakin larut,Viona enggan kembali kerumah kontraknya,rasanya dia muak bertemu dengan suaminya sakit dia membayangkan apa yang dia lihat tadi malam.
Keesokan paginya,Alexa bangun tepat jam lima pagi hari sudah beberapa Minggu ini dia selalu bangun pagi dan melakukan perawatan kulit secara rutin,tidak heran kulit wajahnya semakin glow dan tubuhnya semakin berisi begitu juga dengan dadanya.
Saat keluar dari dalam kamar,Andre cukup kaget melihat penampilan Alexa,dia memakai baju baru dan sepatu baru mungkin dia membelinya saat dia sudah gajian.
"Kamu makin cantik Alexa,apa kamu ingin kembali kepada mantan pacarmu itu?"
__ADS_1
πππbersambung πππ