Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 56 ~ Perjalanan hidup ~


__ADS_3

Keduanya meninggalkan kamar hotel tepat pada sore hari.Andre melarang Aliza untuk memberitahu keluarganya dia tidak ingin keluarganya selalu datang kerumahnya.


"Aliza,kamu tidak perlu memberitahu keluarga ku kalau kita sudah pulang sore ini." Ucap Andre saat mereka sudah masuk kedalam mobil dan dia sudah menyetir dengan kecepatan rendah.


"Kenapa mas,kita ini masih pengantin baru seharusnya orang tua masih menemani kita." jawab Aliza dia menatap wajah datar suaminya.


"Tidak papa." Andre lansung memasang wajah datarnya dan membawa mobilnya dia menatap lurus ke depan seakan tidak percaya bahwa sekarang dia sudah menjadi suami orang lain.


Pernikahan Aliza dan Andre berjalan tidak seperti yang diinginkan Aliza.Sudah empat bulan pernikahan Andre belum juga bisa menerimanya Andre tetap dingin terhadapnya dan itu membuatnya sangat bosan.Aliza sudah memeriksa beberapa kali kandungannya tapi dia belum juga hamil membuatnya semakin jenuh dan bosan menjalani pernikahan akhirnya dia selingkuh dengan mantan kekasihnya yang baru saja pulang dari Kanada.


****


lima bulan kemudian di sebuah kantor advokat, Revan baru saja memenangkan satu perkara besar dia keluar dari ruang persidangan dengan wajah yang sangat gembira.Kini namanya semakin di kenal orang lain.


Semenjak Sonia meninggalkan dia satu tahun yang lalu dan paman Sonia memecatnya dia berjuang dan memperbaiki dirinya yang penuh dengan kegagalan dan kehancuran.Dia berjuang dari nol untuk mencapai kesuksesan yang dia dapatkan hari ini.


Sampai detik ini dia belum juga bisa melupakan Alexa,dia masih berharap bisa bertemu dengan dirinya,sampai detik ini dia belum bisa melupakan rasa bersalah dihatinya terhadap Alexa.


"Tuan...Tuan Revan anda Revan kan pengacara yang menenangkan kasus baskoro hari ini?" Seorang pria lusuh datang menghampirinya saat dia hendak masuk kedalam mobilnya.


"Iya saya sendiri paman dan apa paman?" Tanya Revan dia menatap Pria itu dari atas kebawah sudah bisa dia pastikan kalau pria itu bukan lah pria kaya seperti kliennya pada umumnya.


"Tuan....Aku mohon bantu aku tuan,bantulah aku orang yang tidak punya uang ini seseorang memasukkan menjebak anakku dan memasukkannya ke penjara,sudah setengah tahun anakku di penjara dia tulang punggung keluargaku uhuk....uhuk...Bantu aku tuan untuk mengeluarkan Anakku dari penjara." Ucap pria itu sambil batuk-batuk sepertinya orang tua itu punya masalah dengan paru-parunya.

__ADS_1


Sebenarnya Revan selalu minta bayaran tinggi kepada kliennya dan menolak bayaran rendah jika dia sedang menangani satu masalah tidak heran sekarang dia sudah punya banyak uang dan harta padahal dia baru saja menjadi pengacara dan rencananya dia ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang magister.


Melihat pria itu,seketika Revan teringat dengan Alexa wanita miskin yang pernah dia sakiti dan permainkan. Tampa pikir panjang Revan menerima kasus pria itu dan mengajaknya menemui anaknya yang sedang ditahan di lapas.


Revan membiarkan pria itu menaiki mobilnya,dia tidak keberatan pria lusuh itu duduk di mobilnya yang cukup bersih dan harum.


"Tuan biarkan saya naik angkutan umum saja,aku tidak ingin mengotori mobil tuan." Tolak pria itu.Dia enggan menaiki mobil Revan yang sangat bersih dan wangi.


"Sudahlah tidak papa,selagi aku tidak berubah pikiran kita berangkat sekarang,jadwalku cukup padat besok juga aku ada tugas penting." Ucap Revan dengan nada kecil tapi cukup berwibawa.


Semua masalah yang dia alami setahun belakangan ini,banyak mengajarkan dia arti hidup dan setelan putus dari Sonia dia memutuskan untuk tidak pacaran dengan siapa pun.Dia sudah berjanji kalau waktunya sudah tiba nantinya dia akan lansung menikah jika dia merasa cocok dengan satu wanita.


Pernah sekali dia mencari keberadaan Alexa dan pergi ke sekitaran rumah Andre berharap dia bisa melihat Alexa dari kejauhan tapi sayangnya dia tidak bertemu dengan Alexa lagi.


Pada saat ingin masuk dan bertemu anak dari pria itu,dari kejauhan Revan melihat seorang wanita hamil dari samping dia melihat wanita itu sangat mirip dengan Alexa.


"Sialan,saking rindunya aku dengan Alexa bahkan tahanan sekali pun aku melihatnya seperti Alexa." Ucapnya dalam hati lalu segera meninggalkan tempat itu.


Revan Masuk kedalam ruangan lalu menemui anak dari kliennya dia mencatat poin-poin penting yang diceritakan pria itu untuknya tapi semenjak melihat wanita itu secara tidak sengaja pikiran Revan terus membayangkan Alexa hingga dia tidak konsentrasi lagi.


Setelah selesai dan pria itu keluar dari dalam menuju mobilnya yang terparkir jauh dari tempat itu.Pada saat itu beberapa penjaga tahanan berlarian seperti sesuatu terjadi,Revan berdiri di tempatnya dan menatap orang-orang yang sedang berkerumun.


"Apa yang terjadi kenapa semua tahanan wanita berkumpul disana?" Seseorang bertanya kepada temannya.

__ADS_1


"Sepertinya Alexa akan melahirkan,penjaga akan membawanya ke rumah sakit."


Deg....


Tiba-tiba jantung Revan berdetak dengan sangat keras saat mendengar nama Alexa disebut wanita barusan.


"Pak anda bisa pulang naik angkutan aku akan menyelesaikan kasus anak bapak ini kartu namaku alamat kantor dan nomor ponselku ada disana." Ucap Revan lalu menyerahkan kartu namanya dan pria itu segera mengucapkan terima kasih lalu pergi meninggalkan Revan.


Revan menunggu beberapa wanita mengangkat tubuh wanita hamil itu,dia masih penasaran dengan wanita hamil yang bernama Alexa walaupun hatinya tidak yakin kalau itu Alexa yang dia kenal tidak ada rasanya sikap Alexa yang bisa membuatnya masuk penjara.


Pada saat para wanita itu mengangkat tubuh Alexa sampai ke dalam mobil,suara erangan Alexa benar-benar keras hingga Revan semakin penasaran karena suara itu mirip dengan Alexa yang dia kenal.


Dia tidak sempat melihat wajah Alexa karena banyaknya kerumunan orang yang mengantar Alexa sampai ke mobil akhirnya Revan memutuskan untuk mengikuti mobil yang membawa Alexa.


"Aku sangat yakin kalau itu Alexa yang aku kenal,suara mereka sama persis dan tubuhnya juga sama.Jika memang itu Alexa aku tidak akan memaafkan siapa pun orang yang memasukkan Alexa ke penjara." Ucapnya dalam hati tiba-tiba dia sangat marah dan emosi melihat semua itu.


Revan menghentikan mobilnya persis di samping mobil lapas lalu mengikuti tim medis yang membawa tubuh Alexa.Dia tidak berani gegabah menerjang Alexa karena dia belum tau persis itu Alexa atau wanita lain memiliki nama yang sama.


"Selamat sore Bu,pasien yang bernama Alexa harus di operasi karena dia tidak bisa melahirkan normal tulang pinggulnya terlalu kecil hingga tidak memungkinkan dia melahirkan normal.Mohon diselesaikan dulu masalah administrasinya."Ucap seorang bidan yang membantu membawa Alexa tadi.


Kedua penjaga tahanan saling menatap mereka bingung mendengar masalah administrasi yang di maksud bidan.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2