Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 47 ~ Menderita lagi ~


__ADS_3

Wajah alexa memerah saat mendengar kata-kata pedas dari pria calon mertuanya,dia tidak menyangka di balik wajahnya yang tampan mempunyai sifat yang kurang baik bahkan sangat angkuh.


"Hahaha!! kenapa diam kata-kata yang aku ucapkan benar adanya kan,jadi kamu jangan sok suci di hadapanku dan jangan bermimpi terlalu tinggi." Ucap Antoni dengan wajah yang masih tenang tapi cukup menyakiti lawan bicaranya.


Alexa tidak sanggup lagi untuk adu mulut dengan pria itu yang bisa dia lakukan dia hannya diam menunggu sampai pria itu pergi dari rumah.Untuk saat ini Alexa memilih untuk bertahan di samping Andre apa pun yang terjadi karena dia tau Andre sangat mencintainya dan dia juga demikian.


"Tuan sekarang katakan apa yang tuan inginkan?" Tanya Alexa dengan nada lirih dia menunduk takut saling beradu pandang dengan pria paruh baya itu.


"Yang aku inginkan kamu segera pergi dari rumah ini dan jangan ganggu anakku lagi,kamu tau aku sudah punya calon yang tepat untuk anakku dan itu sepada dengan keluarga kami." Ucap Antoni dengan senyuman merendahkan.


Alexa sudah menduga hal ini terjadi tapi dia tidak peduli selagi Andre mencintainya dan memperjuangkan cinta mereka.Pada saat itu suara bel pintu berbunyi Alexa segera beranjak dari tempat duduknya dan meninggakan pria angkuh itu.


Setelah menjauh dari pria itu dia menghela napas lega,rasanya dia sangat sesak bernapas saat berhadapan dengan pria itu.Pada saat Alexa membuka pintu Alexa sangat kaget saat melihat dua orang pria berseragam polisi sudah berdiri didepan pintunya.


"Selamat siang nona apa anda yang bernama Alexa?"


"Be_benar pak ada apa pak?" Tanya Alexa dengan nada gemetaran dia tidak tau apa yang terjadi hingga polisi mencarinya padahal dia tidak ada masalah apa pun dengannya.


"Ijinkan kami masuk karena ada sesuatu laporan tentang anda." Ucap pria itu lalu masuk kedalam tampa dipersilahkan oleh Alexa.Kali ini jantung Alexa semakin tidak normal dia sangat ketakutan apalagi dirumahnya tidak ada orang sama sekali.


Kedua polisi itu masuk kedalam rumah dan menemui Antoni yang sedang duduk di ruang tamu Alexa menghampiri mereka dia bingung dengan kedatangan polisi itu.

__ADS_1


"Itu dia orangnya pak,dia telah menyimpan narkoba di kamarnya coba anda periksa." Ucap Antoni dengan senyuman yang sangat menakutkan bagi Alexa.Saat mendengar ucapan Antoni kepala Alexa bagai di pukul balok yang sangat keras dan telinganya seperti mendengar petir di siang bolong.


"Apa maksud tuan,sekalipun anda tidak menyukaiku tapi tolong jangan menjebak aku." Ucap Alexa dengan sisa-sisa tenaga yang dimilikinya.Dan pada saat itu seorang polisi yang masuk ke dalam kamarnya barisan keluar sambil membawa bungkusan putih.Alexa sangat yakin orang tua Antoni menjebaknya.


"Selamat siang komandan aku menemukan ini dikamar nona Alexa." Ucap pria itu mereka semua sangat sempurna dalam memainkan drama padahal mereka sudah di bayar Antoni dengan mahal.


"Tidak....Tidak mungkin itu,itu tidak mungkin aku tidak tau siapa yang memasukkan itu kedalam kamar,aku mohon tolong jangan bawa aku." Alexa memekik dengan keras dan pada saat itu pelayan datang dan menghampiri Alexa.


"Nona apa yang terjadi kenapa mereka semua ada di rumah ini,aku akan menghubungi tuan Andre." Dengan polos pelayan ingin pergi ke dapur lalu mengambil ponselnya dan menghubungi Andre.


"Berhenti menghubungi anakku,ini masalah keluargaku, mulai hari ini kamu saya pecat ini uang tunjangan mu segera pergi dan jangan pernah buka mulutmu." Ucap Antoni dia menyerahkan uang dua puluh juta kepada pelayan.


Sementara itu Alexa terus menangis meraung-raung dia terus menjerit mengatakan kalau barang itu bukan miliknya tapi kedua polisi itu tetap tidak mempercayainya.


"Tolong segera bawa dia dari rumah ini dan jangan pernah lepaskan,aku sudah muak melihat dia disini.Jangan pura-pura sedih kamu hannya akan membawa dampak negatif kepada anakku seharunya dari awal kamu tau apa resikonya saat kamu ingin menggoda anakku." Ucap Antoni


Seorang polisi langsung memborgol pergelangan tangannya Alexa berusaha keras untuk melawan polisi itu tapi apa daya nya tubuhnya yang lemas tidak mampu melawan kedua polisi itu.


"Aku akan membalas dendam kepadamu pria bajingan,kamu sudah menjebak ku,dasar iblis." Alexa menjerit saat kedua polisi itu menyeretnya dengan kasar dan membawanya masuk kedalam mobil tahanan.


Antoni menepuk kedua tangannya,setelan memastikan pelayan sudah keluar dari rumah Antoni segera meninggakan rumah itu dia tidak ingin Andre curiga nantinya kepadanya.

__ADS_1


Sejak pagi Andre selalu merasa tidak tenang dan jantungnya juga berdebar tidak menentu dan itu membuat dia tidak Konsen untuk melakukan pekerjaannya.Setelah selesai dari ruang sidang Andre keluar lalu pamit kepada teman-temannya untuk pulang lebih awal.


Jam masih menunjukkan pukul tiga sore hari,Andre segera menyetir mobilnya dan meninggakan kantornya.Dia menyetir senang kecepatan tinggi karena dia ingin cepat sampai di rumahnya.


Setelah sampai di rumahnya dia membuka pintu yang tidak tertutup dia sedikit merasa aneh karena suasana rumahnya yang sangat sepi.


"Sayang....Aku pulang...Sayang..." Andre berteriak dari ruang tamu tapi tidak satu orang pun yang datang menghampirinya membuat jantungnya semakin tidak tenang.


Karena sudah puas tidak ada yang menghampirinya Andre berlari menaiki anak tangga dan pergi ke kamarnya berharap dia menemukan Alexa di dalam sana.Tapi saat ini lagi-lagi dia kecewa karena tidak menemukan di Alexa disana akhirnya dia kembali turun dan pergi ke kamar Alexa dan hasilnya tetap nihil.


"Kemana sih dia jangan membuatku takut seperti ini,dari pagi perasaanku sudah tidak enak tolong jangan dibuat semakin khawatir seperti ini." Ucap Andre lalu kembali menutup kamar Alexa dan pergi ke ruang tamu.


Andre duduk di ruang tamu dengan perasaan yang sangat cemas beberapa kali dia menghela napas panjang,dia takut keluarganya membuat sesuatu yang tidak baik kepada Alexa kekasihnya.


"Pembantu kemana dia,apa mungkin mereka pergi jalan-jalan kenapa aku bodoh sekali kenapa aku tidak menghubungi Alexa." Ucap Andre dengan sedikit tenang.


Kekecewaan itu datang lagi saat mendengar bunyi ponsel Alexa di dekat televisi dia mengambil ponsel Alexa dan melihat wallpaper gambarnya dengan Alexa seketika perasaanya semakin sedih.


Alexa tidak membawa ponselnya akhirnya Andre menghungi pelayannya untungnya dia punya nomor ponsel wanita itu tapi sedihnya nomornya tidak bisa di hubungi dan Andre semakin sedih dan khawatir.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2