Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 18 ~ Ternyata dia pria hebat ~


__ADS_3

Andre hannya diam mendengar cerita Alexa,dia tidak bisa membayangkan wanita yang ada di hadapannya ternyata budak seorang pria selama ini.Dia mengira kalau Alexa dan Revan tinggal bersama selama ini.


"Jadi selain kamu memberikan semua uangmu kamu juga budaknya di atas ranjang?" Alexa menoleh ke arah Andre dia sedikit tersinggung dengan pertanyaan Andre.


"Aku dah revan tidak tinggal bersama,aku dan dia selama ini LDR."Jawab Alexa lalu dia pergi kembali menatap halaman rumah.


"Baguslah,tidak baik seorang wanita menjadi budak nafsu seorang pria." Jawab Andre.Saat itu ponselnya tiba-tiba berbunyi lalu dia menjauh dari tempat itu dan mengangkat teleponnya.


Alexa menghela napas panjang,rasanya dia sangat malu membeberkan rahasianya tapi karena dia tidak ingin menutupinya makanya dia cerita apalagi dia melihat andre seorang pria baik.


"Alexa aku kembali pergi dulu ya,kamu makan saja apa yang ada di kulkas tidak perlu takut dan kamu harus bangkit dari semua masalahmu." Ucap Andre lalu dia segera pergi meninggalkan Alexa yang masih berdiri di tempatnya.


Sudah mulai bosan disana,Alexa lalu turun dari lantai atas dan kembali ke ruang tamu,disana dia melihat Marni pelayan rumah sedang mengelap semua perabotan.


Alexa menyadari kalau Marni kurang menyukai kehadirannya dia tidak tau apa yang membuat wanita itu kurang menyukainya terlihat jelas dari tatapannya.


Alexa mengabaikan tatapan pelayan itu,dia masa bodoh dengan wanita itu apalagi dia hannya seorang pelayan.Pada saat dia mulai menonton dengan segelas kopi dan cemilan yang di ambil dari kulkas Marni semakin tidak suka dengan Alexa.


"Apa kamu sudah minta ijin dari tuan Andre untuk makan semua makanan yang ada di kulkas? Kamu harus hati-hati karena dia orang yang paling tidak suka semua barangnya sembarangan dipegang orang lain." Marni berdiri di depannya sambil memegang lap ditangannya dan itu membuat Alexa tidak suka.


"Sepertinya kamu tidak menyukai kehadiranku,tenang saja kamu tidak usah takut,aku yang bertanggung jawab jika Andre marah nanti." Jawab Alexa ketus dan menatap Marni dengan sinis.


"Dasar wanita tidak tau diri,dia siapa sih dirumah ini,tidak mungkin tuan Andre menyukai wanita jelek seperti dia apalagi tuan Andre punya nona Retha tidak mungkin dia pacarnya." Ucap Marni dalam hati.Dan pada saat itu tiba-tiba bel berbunyi Marni langsung berlari menuju pintu.

__ADS_1


"Kesal aku melihat pembantu sialan ini,Andre saja tidak seperti dia,malah dia yang keberatan saat aku makan semua makanan yang ada di kulkas." Sungutnya dalam hati.


"Ehh...Nona Retha,untung nona datang."


"Memangnya kenapa,mas Andre ada di rumah kan?"


"Tidak nona dia baru saja pergi,nona harus mengusir wanita rubah itu,aku tidak tau dia datang dari mana tapi yang jelas aku tidak menyukainya." Retha mengerutkan keningnya bingung mendengar Ucapan Marni.


Marni sangat menyukai Retha karena dia wanita yang sangat royal,selain dia mau memberikan uang,dia juga kerap memberikan baju yang sudah tidak dipakainya kepada Marni asal Marni mau menceritakan semua yang di lakukan Andre di rumahnya.


"Wanita!!! Wanita yang mana?"


"Itu nona,tadi malam tuan Andre membawa wanita kerumah ini,sepertinya mereka baru saja kenal,dan wanita itu juga sangat jelek dan rakus,dia menghabiskan semua makanan yang ada di kulkas." Marni mengadukan semua tentang Alexa kepada Retha dan tentu Retha lansung naik pitam saat mendengar ada wanita lain di rumah pria yang sangat dia cintai.


"Hmm....Nyaman ya tinggal di rumah calon suami orang lain,siapa kamu dan ada hubungan apa kamu dengan mas Andre." Retha berkacak pinggang di hadapan Alexa sambil menatap Alexa dengan tatapan sinis seakan ingin menelan Alexa hidup-hidup.


Alexa tidak takut sekali pun,dia adalah wanita yang pernah beberapa kali dikhianati pacar dan juga sahabatnya sendiri dan perasaanya sebagai seorang wanita sudah hilang dari dulu.


Alexa membalas tatapan Retha,dia memandang Retha dari atas kebawah wanita yang sangat cantik dan juga seksi,sangat pantas bersanding dengan Andre.


"Aku hannya menumpang sementara dirumah ini,jangan terlalu berlebihan,lagian untuk apa kamu takut dengan wanita seperti ku,bukan kah kamu wanita yang sangat cantik dan seksi,aku rasa kamu sangat berlebihan jika kamu cemburu kepadaku."Jawab Alexa santai.


Retha memang wanita yang sangat cemburuan dan posesif dan hal itulah yang membuat Andre tidak menyukainya apalagi sikapnya yang sangat egois dan ingin menang sendiri.

__ADS_1


"Aku tidak peduli kamu bicara apa,pokoknya sekarang juga kamu pergi dari rumah calon suamiku,mungkin saja kamu wanita yang tidak laku makanya kamu ingin menggoda calon suamiku." Ucap Retha dengan nada tinggi membuat Alexa menjadi kesal.


"Kalau aku tidak mau pergi apa urusanmu,yang punya rumah saja tidak keberatan kamu yang hannya statusnya calon istri saja sudah ingin menguasai."


Tidak terima dengan ucapan Alexa,Retha dengan kasar mendekati Alexa lalu menjambak rambut alexa dengan kasar dan menariknya dari atas sopa.


"Marni bantu aku mengusir perempuan ****** ini,dia ingin mencoba merebut mas Andre dari tanganku." Retha memeluk dan dengan senang hati Marni datang segera dan membantu Retha.


"Lepaskan rambutku,sakit!!!!" Alexa meringis kesakitan dia yang belum pulih seratus persen tentu saja tidak mampu melawan dua orang yang datang menyerangnya dia beberapa kali mencoba melawan tapi Marni menendangnya dengan kasar.


Keributan pun tidak terelakkan di rumah itu,Retha benar-benar brutal menghajarnya hingga bibir Alexa pecah akibat pukulannya.Saat mereka sedang ribut tiba-tiba sebuah mobil masuk kedalam bagasi Marni dan Retha segera melepaskan Alexa dan mereka berlari pergi kebelakang.


Darah segar bercucuran dari bibir Alexa,bahkan tiba-tiba hidungnya juga mengeluarkan darah,kepalanya tiba-tiba pusing dan penglihatannya sudah mulai kabur.


"Alexa !! kamu kenapa?" Sebelum dia pingsan dia masih melihat Andre berlari kearahnya hingga pada saat itu Alexa benar-benar tidak sadarkan diri.


"Marni..." Andre memekik,dia yakin Marni dan Retha ada di rumahnya karena mobilnya terparkir didepan rumahnya.


"Iya...Tuan ada apa? Marni pura-pura polos seakan tidak ada yang terjadi diantara mereka,dia memang ular berkepala dua dengan mudah bisa berubah.


"Apa yang terjadi kepada Alexa,kenapa dia sampai pingsang dan bahkan bibirnya pecah dan rambutnya banyak yang rontok disini katakan apa yang terjadi dimana Retha?" Andre memekik membuat Marni gemetaran.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2