Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 28 ~ Tidak mau jatuh cinta lagi ~


__ADS_3

Andre menghampiri Alexa yang masih berdiri sambil menatapnya,sebelumya dia sudah memesan makanan untuk mereka berdua.


"Minum dulu,kenapa kamu melakukan semua ini,kamu kalau diam terus tante pasti akan semakin menekan mu." Ucap Andre.Alexa menghabiskan minuman yang ada di tangannya jujur saja dia sudah sangat kelelahan dan kehausan tapi dia tidak berani keluar dari gudang sebelum pekerjaannya selesai.


"Apa yang kalian lakukan di tempat ini,bukannya kalian kerja malah mengintip disini." Tiba-tiba Lucia sudah berdiri di belakang Mila dan sonia yang sedang mengintip Alexa dan Andre di gudang.


"Maaf nyonya kami kembali ke depan." Ucap Keduanya lalu segera pergi meninggalkan Lucia yang masih berdiri disana.Lucia langsung membuka pintu lebar dan melihat Alexa,dia sangat kaget saat melihat Andre juga disana sedang membantu Alexa menata semua manekin yang sudah bersih.


"Andre!!! Apa yang kamu lakukan disini? keluar kamu kalau sampai mama mu tau apa yang kamu lakukan disini pasti Tante sudah kena marah.Lagian ngapain kamu kesini jam dinas?" Lucia memekik sambil mendekati Andre dan membawanya keluar dari dalam gudang.


"Aku kecewa sama tante,bisa-bisanya tante membiarkan Alexa melakukan semua pekerjaan ini?" Andre melepaskan tangan tantenya dari pergelangan tangannya kali ini dia tidak bisa mentolelir perbuatan tantenya.


"Apa yang salah? memang itu pekerjaannya,kamu berlebihan banget? memangnya dia siapa mu hingga kamu membelanya sedemikan rupa.Lagian dia orang miskin pasti sudah biasa dia bekerja keras seperti itu." Jawab Lucia.


"Aku kecewa sama kamu tante?Aku kira tante bisa memberikan pekerjaan sedikit lebih baik, kepadanya karena Tante mengenalku,ternyata sama saja mending dulu aku menyuruhnya cari sendiri." Ucap Andre lalu meninggakan tantenya karena pesannya sudah sampai.


Andre juga tidak mau berbicara berlebihan kepada tantenya,dia takut kalau tantenya mengadu yang tidak-tidak kepada mamanya,dia tau persis dengan sikap Tante dan mamanya yang sangat angkuh dan sombong.


Alexa menarik napas berat saat dia mendengar kata-kata Andre kepada tantenya,dia juga bingung dengan sikap tantenya.


"Apa mungkin tantenya berpikir kalau aku dan Andre ada hubungan? aku juga tau diri kali tidak mungkin aku berani jatuh cinta dengan mas Andre jangankan memimpikannya membayangkannya pun aku tidak berani." Ucapnya dalam hati lalu kembali menyusun manekin yang masih banyak berantakan di lantai.


"Sudah lebih baik kita makan dulu,nanti lagi kerjanya." Ucap Andre yang sudah masuk ke dalam gudang dengan membawa bungkusan di tangannya.

__ADS_1


Alexa menerima bungkusan dari tangan Andre lalu membukanya dan menyusunya di atas meja.


"Banyak sekali kamu pesan makanya,nanti nga habis sayang loh mas."


"Sudah kita harus menghabiskannya,kamu juga harus makan banyak,agar banyak tenaga.Kamu tahu aku kesini tadi karena ingin membeli gaun untukmu besok malam melihat kamu diperlakukan tidak adil begini aku jadi merasa kesal dengan Tante." Ucap Andre.


"Sudahlah,namanya juga dunia kerja ada saja masalahnya.Hmm kamu tidak usah membeli baju untukku aku sudah banyak merepotkan mu selama ini." Tolak Alexa.Andre mengijinkannya tinggal di sana saja dia sudah sangat bersyukur,dia tidak perlu membuang uang untuk membayar rumah dan kontrakan.


Mereka berdua asik cerita sambil makan,sesekali terdengar suara tawa keduanya membuat Sonia dan Mila semakin kesal di luar sana.


"Kalau sampai Alexa bisa mendapatkan hati tuan Andre betapa beruntungnya dia,sudah kaya,tampan mapan dan orang tua tuan Andre juga orang berpengaruh di negara ini.Revan mah kalah jauh dari Andre,beruntung banget Alexa." Ucap Sonia dalam hati.


Memikirkan itu membuat Sonia semakin geram kepada Alexa,dia tidak bisa terima jika Alexa lebih hebat darinya,rasanya dia tidak bisa menerima kalau dia kalah atas Alexa.


Malam Minggu Alexa dan Andre siap-siap pergi ke pesta yang sudah di janjikan oleh Andre,walaupun cuma pesta ulang tahun pernikahan pesta ini cukup mewah dimana di rayakan di gedung hotel yang cukup mewah dan yang hadir juga orang-orang penting di negara ini dan orang-orang kaya.


Revan dan Sonia juga tampak hadir disana,paman Sonia sengaja membawa Revan dan sonia ke tempat itu, dia ingin Revan semakin di kenal orang-orang.


Revan tampak kagum dengan tempat itu,seumur hidupnya ini pertama kalinya dia hadir di pesta orang-orang kaya.Alexa dan Andre juga masuk ke dalam gedung mereka sedikit terlambat karena tadi sempat terjebak kemacetan.


"Andre!!! kamu sudah datang? siapa ini pacar kamu sudah lama kamu tidak punya pacar ayolah nikahi langsung tunggu apa lagi?" Tanya pemilik pesta membuat Alexa malu.


Malam ini Alexa benar-benar cantik,sebelum mereka berangkat tadi Andre membawanya ke sebuah salon mahal dan itu bisa merubah Alex benar-benar cantik di tambah gaun dan sepatu yang sangat pas untuknya.

__ADS_1


"Sabar nanti kalau aku nikah pasti aku mengundangmu, pastikan kamu memberikan amplop tebal." Ucap Andre membuat semua orang yang ada di tempat itu tertawa riuh.


"Kalau kamu haus kamu bisa ambil itu minuman,aku masih ingin bertemu para rekan-rekan ku nga papa kan?" Tanya Andre.Alexa tersenyum sambil mengangguk,Andre cukup kagum melihat kecantikan Alexa malam ini.


Karena tidak ingin mendengar pembicaraan para pria,Alexa langsung pergi menuju meja minuman dan mengambilnya,dan pada saat dia sudah berjalan meninggakan meja minuman tiba-tiba dia bertabrakan dengan sepasang kekasih membuat minuman yang ada di tangannya jatuh tepat mengenai dadanya.


"Braakk...!!"


"Maaf...maaf aku tidak sengaja." Semua orang menatap mereka dan Andre langsung menghampiri lalu memberikan sapu tangan miliknya kepada Alexa.


"Aku minta maaf?" Alexa menegakkan kepalanya dan saat itu dia dan Revan saling menatap jantung Revan langsung berdebar hebat melihat Alexa tepat di hadapannya.


"Hapus ludah yang hampir jatuh dari mulutmu." Bisik Sonia tepat ke telinga Revan hingga membuat Revan sadar dan menundukkan pandangannya.


"Maaf pak Andre aku tidak sengaja menabraknya? maaf sebelumnya apa pak Andre kenal dengan Alexa?" Tanya Revan tidak tau malu.Malam ini dia benar-benar kaget bertemu dengan Alexa hampir saja dia tidak mengenali Alexa karena kecantikan Alexa malam ini.


Saat melihat Revan tiba-tiba kebencian itu,muncul kembali dendam yang sudah lama dia kubur dalam-dalam harus terukir kembali saat melihat wajah Revan.


Alexa mengandeng tangan Andre dan membawanya dari sana,Revan menarik tangan Alexa dan memandangi wajahnya dia melupakan keberadaan Sonia yang sudah menatapnya dengan sinis.


"Lepaskan tangan sampah mu dari tubuhku?"


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2