Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 60 ~ Maafkan aku mas ~


__ADS_3

Revan membawa susunya Amira dari belakang lalu menuju kamar lalu memberikannya kepada Alexa.


"Makasih ya mas." Ucap Alexa.Entah kenapa dia begitu canggung saat mereka sedang berdekatan,perasan yang dulu sudah tidak ada lagi kepada Revan dan itu yang membuatnya merasa tidak nyaman berdekatan dengan Revan.


Revan duduk di kursi yang tidak jauh dari Alexa,dia memandangi Alexa yang sedang memberikan susu kepada Amira.


"Mas....Kamu tidak pulang,ini sudah hampir sore?"


"Alexa kamu tidak nyaman bersama ku..Padahal aku sangat berharap kita bisa balikan lagi dan menikah,aku akan menganggap Amira seperti anakku sendiri." Ucap Revan dia menunggu jawaban dari Alexa walaupun dia tidak bisa berharap lagi karena dia sudah melihat sikap Alexa yang begitu dingin kepadanya.


Alexa terdiam mendengar kata-kata Revan,dia tidak pernah menyangka akan mendengar kata-kata itu dari mantan pacarnya walaupun dia sebenarnya bingung mengartikan kebaikan Revan selama ini.


"Maafkan aku mas,aku belum bisa membuka hati kepada pria lain.Dan rencana aku tidak mau menikah lagi aku ingin membesarkan Amira sendirian." Jawab Alexa.Revan sangat kecewa mendengar ucapan Alexa tapi dia sebagai pria yang dewasa harus menghargai keputusan Alexa.


"Mas...Aku bisa minta tolong untukmu?" Ucap Alexa dengan ragu-ragu.


"Minta tolong apa?" Revan balik bertanya kepada Alexa,jarang sekali Alexa meminta sesuatu darinya.


"Hmm...Pinjamkan aku uang mas,aku ingin membuka usaha,aku ingin menjadi di rumah,aku ingin mandiri dan tidak merepotkan kamu." Ucap Alexa.


"Kamu tau sendiri mas kalau aku tidak bisa lagi bekerja ke tempat lain aku punya anak yang harus ku urus." Ucap Alexa lagi,dia berharap Revan mau membantunya,dia tidak orang lain yahh bisa membantunya untuk saat ini.


Revan menarik napas berat,padahal dia sangat ingin hidup bersama Alexa dan Amira,semakin hari perasaanya kepada Alexa semakin dalam tapi dia harus menyimpan perasaan cintanya itu karena Alexa sudah menolaknya.


"Baiklah aku akan mengurus semua itu,semoga kamu menjadi wanita sukses suatu saat,dan menjadi ibu yang hebat,aku sangat bangga pernah menjadi bagian dari hidupmu." Ucap Revan.

__ADS_1


Setalah mengucapkan kata-katanya, Revan pamit dari rumah Alexa dan keesokan harinya seseorang datang merenovasi rumah Alexa dan membuat satu ruangan untuk menjahit di lengkapi beberapa patung untuk hasil jahitan Alexa.


Revan memberikan tiga mesin jahit untuk Alexa dan banyak bahan untuk jahitan Alexa sangat senang menerima semua itu dia menunggu Revan datang dan mengucapkan terima kasih untuk Revan.


Setelah memberinya bantuan berupa perlengkapan jahitannya, dan juga uang sepuluh juta rupiah Revan tidak pernah lagi datang menemuinya,Alexa sangat sedih dan merasa bersalah kepada Revan tapi dia harus jujur kalau cinta dan hatinya sudah tidak ada lagi untuk Revan.


Alexa juga sangat bersyukur karena usahanya berjalan sangat lancar,mungkin itu karena lokasi rumahnya yang sangat strategis.Sekarang dia memiliki pengasuh Amira agar dia bisa bekerja dengan baik.


****


Sudah setahun Alexa membuka usaha jahitannya dan sekarang dia sudah punya tiga orang kariawan karena dia sudah tidak mampu bekerja sendiri karena terlaku banyak pelanggaannya.Dan sekarang juga dia sudah punya cukup banyak uang,ingin sekali dia bertemu Revan untuk membayar semua hutangnya tapi sampai saat ini Revan tidak pernah lagi menemuinya.


Sementara itu rumah tangga Aliza dan Andre semakin membaik karena Andre perlahan membuka hatinya untuk Aliza,dan Aliza juga sudah memutuskan hubungannya dengan selingkuhannya karena dia ingin menjadi istri yang baik untuk suaminya.


"Aku tidak lapar,aku ingin istrahat." Jawab Andre.Walaupun hubungannya dengan Aliza sudah lebih membaik tentu saja sampai saat ini Alexa masih menghuni hatinya apalagi sudah setahun menikah dengan Aliza mereka belum di berikan rejeki untuk memiliki anak.


Aliza hannya bisa diam dan menghela napas berat,dia mengambil tas yang ada di tangan Andre dan meletakkannya di tempatnya.


Andre langsung menaiki anak tangga, lalu masuk ke dalam kamarnya disana dia merebahkan tubuhnya dan menatap langit-langit kamarnya.Seketika dia mengingat kisahnya bersama Alexa walau hannya beberapa bulan tapi dia belum bisa melupakan kenangan indah mereka.


Mungkin karena sangat lelah Andre tertidur tanpa mengganti pakainya terlebih dahulu,pada saat itu samar-samar dia bermimpi,dari kejauhan dia melihat Alexa dan seorang gadis kecil yang berjalan bergandengan tangan.


Andre berlari mengejar Alexa dan gadis kecil itu tapi dia kehilangan jejak mereka Andre berusaha mencari mereka dan memanggil namanya tapi dia tidak menemukannya lagi.


"Alexa....Alexa tunggu,jangan tinggalkan aku Alexa." Tiba-tiba Andre terbangun dia keringat dingin mimpi yang di alaminya saat ini sangat jelas sekali.

__ADS_1


Andre keluar dari dalam kamar lalu turun kebawah,disana dia melihat Aliza yang masih duduk sambil menonton dia merasa bersyukur karena Aliza tidak mendengar suara nya barusan.


"Kamu bangun mas,apa kamu ingin makan?"


"Iya..." Jawab Andre.Walaupun sampai hari ini dia belum bisa mencintai Alexa setidaknya dia harus menjaga perasaan Aliza.


Andre dan Aliza berjalan menuju dapur,dia melayani suaminya seperti biasa,sebenarnya Andre sangat bersyukur melihat kebaikan Aliza,terkadang timbul perasaan bersalah di hatinya karena belum bisa mencintai Aliza sepenuhnya.


"Mas....Besok temani aku ke rumah sakit,aku ingin kita berdua cek kandungan aku ingin tau kenapa sampai hari ini aku belum hamil juga." Ucap Aliza.


"Sabar saja kalau sudah tiba waktunya kamu pasti akan hamil,tapi kalau kamu ingin aku akan menemani mu." Ucap Andre lalu menikmati makanan yang sudah disiapkan oleh Aliza.


****


Pagi ini Alexa sangat kaget saat melihat putri kesayangannya,seluruh tubuhnya panas,sepertinya dia sedang demam tinggi.Alexa langsung menggendong Amira lalu membawanya kedalam mobil dia membawa pengasuhnya dan mereka segera pergi ke rumah sakit yang lumayan jauh dari rumahnya.


Wajah Alexa cukup tegang,sakit sedikit saja putri kesayangannya dia akan sangat ketakutan,selama ini dia sudah berjuang melewati semua penderitaan selama dia di tahanan.


Mungkin karena kekurangan nutrisi pada saat di kandungan Amira putrinya memiliki fisik yang sangat lemah padahal dia memberikan semua yang terbaik untuk putri kecilnya selama ini bahakan dia menghabiskan banyak uang hannya untuk membeli vitamin dan susu untuk Amira.


"Sabar sayang....Kamu harus sabar jangan sakit-sakit sayang mama hannya punya kamu,kalau kamu sehat mama janji akan membawa kamu ke rumah nenek dan mengenalkan kamu kepada mereka." Ucap Alexa.Butiran bening jatuh dari sudut matanya dia sangat takut jika sesuatu terjadi kepada putrinya.


Setelah mereka sampai di rumah sakit,Alexa bergegas keluar dari dalam mobilnya lalu menggendong tubuh Amira dan berlari masuk ke dalam rumah sakit dan membawa Amira ke IGD.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2