Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 35 ~ Jantungku berdebar ~


__ADS_3

Lama sekali Alexa sadar kalau dia sedang duduk di pangkuan Andre,bayangan film horor yang mereka tonton selalu menari-nari di pikirannya dan itu membuatnya tidak masuk kamar padahal malam sudah semakin larut malam.


"Tubuhmu berat juga ya!!!"


"Aaa_ maaf mas,aku takut sekali tadi." Jawab alexa lalu dia langsung turun dari pangkuan Andre.Rona wajahnya berubah menjadi warna pink dia merasakan panas di seluruh wajahnya menahan malu.


Andre tersenyum puas,tidak sia-sia dia mengajak Alexa keluar malam ini dah apa yang ada dipikirannya akhirnya terjadi.


"Ini sudah semakin larut aku masuk kamar dulu ya,kalau masih mau nonton silahkan." Ucap Andre.Dia sengaja mengerjai Alexa,dia sangat berharap malam ini dia bisa tidur bersama dengan Alexa.


Alexa semakin ketakutan, tapi dia juga harus menjaga harga dirinya,tidak mungkin dia menyuruh Andre menemaninya tidur malam ini.Alexa masih duduk di sopa setelan Andre masuk kamarnya,dia menghidupkan semua lampu dan membuat suara televisi sekuat mungkin berharap dia bisa tidur nyenyak.


Sebenarnya Alexa sangat trauma dengan kegelapan,dulu di waktu kecil ayahnya pernah menghukumnya untuk tidur di gudang dan saat itu hujan sangat deras dan petir bersahut-sahutan diluar,dia sudah lupa apa yang membuat ayahnya sampai marah sedemikian rupa kepadanya waktu itu.


Semetara itu Andre sudah bersiap-siap menunggu kedatangan Alexa,momen saat ini semakin romantis saat hujan sudah mulai turun dengan deras dan suara petir yang sangat kuat.


"Aku tidak menyangka Alexa,aku bisa jatuh hati kepadamu,jujur saja aku sangat mencintaimu dan aku sangat cemburu jika Revan masih mengharapkan cintamu,aku takut kamu masih mencintainya apalagi dia adalah pria yang pernah kamu cintai segenap hatimu." Ucapnya dalam hati.Andre memandangi langit-langit kamarnya dia sengaja tidak mengunci pintu.


Tubuh Alexa semakin gemetaran apalagi melihat kilatan-kilatan perut diluar sana dan angin kencang meniup gorden hingga suana semakin mencekam dan itu membuatnya semakin ketakutan.


"Persetan dengan harga diri aku sangat ketakutan." Ucapnya dalam hati lalu dia lari menaiki anak tangga dan lari ke kamar Andre.Setelah sampah dilantai atas Alexa berhenti sejenak dia menatap pintu Andre sudah lama tinggal disana sekali pun dia belum pernah memasuki kamar itu.

__ADS_1


Dia tidak peduli lagi dia seakan membayangkan bayangan hitam yang mendekatinya,dia langsung membuka pintu kamar Andre dan berlari melompat menaiki ranjang, kalau masuk ke dalam selimut.


Alexa memeluk tubuh Andre dengan erat,aroma tubuh Andre membuatnya sangat nyaman entah apa yang ada dipikirannya saat itu tapi hatinya merasakan nyaman yang luar biasa.Dia mendengar suara jantung Andre yang tidak normal dia hannya tersenyum setidaknya pria itu juga berdebar dengan sikapnya malam ini.


"Maaf mas,aku tidak berani tidur sendirian,aku tidak peduli lagi mas penilaian mu terhadapku,kamu mau menyebutku wanita murahan aku tidak peduli saat ini aku hannya ingin aku tidak ketakutan." Ucap Alexa.Andre langsung memiringkan tubuhnya menghadap Alexa dan keduanya saling menatap tiba-tiba jari telunjuk Andre menempel di bibir Alexa.


"Kamu wanita berharga,dan kamu berhak untuk bahagia lupakan semua masa lalu kelam mu dan mulai membuka lembaran baru,hidup ini sangat indah jadi berhenti mengucapkan kata-kata itu.Aku mencintaimu setulus hatiku Alexa!!" Ucap Andre.


Pada saat itu Andre mendekatkan bibirnya ke bibir Alexa lalu dia ******* bibir Alexa dengan lembut dan penuh cinta.Tampa sadar air mata haru menetes dari matanya,dia tidak menyangka malam ini akan mendengar kata-kata indah dari Andre.


"Kamu menangis sayang,maafkan aku kalau sudah melukai perasaanmu!!" Ucap Andre lalu melepaskan bibirnya dari bibir Alexa dan saat itu Alexa langsung menahan dan kepala Andre untuk tetap di pelukannya.


Andre terus ******* bibir Alexa tangannya mulai bergerilya memegangi leher Alexa dan mulai turun ke bawah.Puas menikmati bibir Andre langsung menindih tubuh Alexa lalu memberikan beberapa tangan di leher Alexa.


Malam ini keduanya melewati malam yang begitu panas,Andre benar-benar jatuh cinta kepada Alexa apalagi saat dia memasukkan miliknya ke milik Alexa jeritan Alexa membuatnya sangat puas.


"Sayang,aku sangat mencintaimu terima kasih sudah hadir di dalam hidupku,aku akan menikahi mu." Ucap Andre setelah mereka selesai melakukan malam panas Andre mencium kening Alexa sesuatu yang tidak pernah dia dapatkan dari Revan dulunya.


Alexa hannya tersenyum kecil dia takut untuk mempercayai ucapan Andre dia tidak mau untuk berharap tinggi kepada laki-laki dia berani percaya kepada ucapan setiap pria kalau dia sudah menikahinya walaupun Andre sangat jauh berbeda dengan bayangan masa lalunya.


"Mas..Maafkan aku karena kamu bukan yang pertama lagi_

__ADS_1


"Jangan ungkit lagi,aku juga bukan pria sempurna tapi aku berharap kita bisa saling menyempurnakan aku juga punya masa lalu yang kotor jadi tidak mungkin aku menuntut mu menjadi wanita yang suci padahal diriku juga bukan pria yang suci." Jawab Andre dan itu mampu membuat hati Alexa benar-benar tersentuh.


Mendengar ucapan Alexa,dia langsung memeluk tubuh Andre dan mencium aroma tubuh Andre yang membuatnya sangat nyaman.


Keesokan paginya Alexa membuka matanya dan Andre masih memeluk tubuhnya dengan erat,Alexa yang memandangi wajah tampan Andre,hidungnya yang mancung dan bibirnya yang merah alami,begitu juga bulu matanya yang lentik mampu membuatnya iri karena dia saja tidak memiliki bulu mata seindah itu.


Diluar sudah lumayan terang Alexa menuruni ranjang lalu memunguti pakainya dan memakainya lalu dia masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan wajah serta area sensitifnya yang sangat perih mungkin itu akibat dia tidak pernah lagi melakukan hal seperti dengan sembarang pria.


Menyesal tentu saja menyesal karena sudah memberikan tubuhnya kepada pria yang belum tentu mau menikahinya,dia menghela napas berat.


"Sudahlah jalani saja dulu." Ucapnya dengan suara lirih.Alexa tidak sadar jika lehernya dipenuhi tanda merah,dia tidak tau kalau semalam Andre melakukan itu semua kepdanya.


Alexa langsung menuruni anak tangga,rumah sudah rapi dan bersih itu artinya pelayan sudah lama datang dia merasa malu karena bangun sangat kesiangan.


Dia langsung pergi ke arah dapur dan di meja makan sudah terhidang banyak makanan dan perutnya berbunyi dengan tidak tau dirinya.


Marni menatapnya dengan sinis saat dia datang menaruh makanan di atas meja,tatapan Marni yang sinis membuatnya kesal.


"Dasar wanita murahan." ucapnya membuat Alexa sakit hati.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2