Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 43 ~ Perasan aneh ~


__ADS_3

Alexa merasakan kebahagian yang luar biasa karena dia diterima bekerja di sebuah cafe yang lumayan ramai tidak jauh dari rumahnya.Sebenarnya dia diterima bekerja disana karena Andre sudah menemui menejer cafe sebelumya.


Tidak terasa sudah seminggu Alexa bekerja,teman-teman nya menyukai dirinya karena dia cukup rajin dan telaten dalam bekerja.


Hari ini Andre menjemputnya saat pulang kerja,mungkin dia cepat pulang hingga punya waktu menunggu Alexa.Setelah pamit kepada bosnya Alexa keluar dari dalam cafe dan masuk ke mobil mewah milik kekasihnya.


Andre membawa mobilnya dengan santai karena rumah juga tidak terlalu jauh dia merasa iba melihat wajah Alexa yang kelelahan bekerja.


"Sayang,sepertinya kamu sangat kelelahan lihat wajahmu sampai pucat seperti ini." Ucap Andre sambil menyentuh dagu kekasihnya.


Alexa tersenyum tipis melihat perhatian Andre,sekeras apa pun dia berusaha untuk tidak tersentuh nyatanya semua itu hannya kebohongan hatinya sekarang sudah jatuh cinta kepada Andre.


"Aku tidak tau mas,sudah beberapa hari ini perasan ku tidak nyaman perutku rasanya mual,dan aku tidak selera makan mungkin aku masuk angin." Jawab Alexa memberitahu semua yang dia rasakan selama beberapa hari ini.


" Kan aku sudah bilang sayang kamu tidak usah bekerja tapi kamu tetap ngotot." Ucap Andre sambil mengelus kelapa Alexa dengan penuh kasih sayang.


Mobil mereka akhirnya sampai di rumah mewah milik Andre,saat itu Andre sangat kaget melihat mobil milik papanya terparkir di halaman rumahnya tiba-tiba saja dia merasa tidak enak takut orang tuanya tidak bisa menerima Alexa.


"Mobil siapa ini sayang?" Tanya Alexa saat dia baru turun dari mobil.Andre tidak menjawab pertanyaannya tapi dia langsung membawa Alexa masuk kedalam rumah.Alexa merasa bingung melihat perubahan wajah kekasihnya sebelumnya Andre belum pernah mengabaikan permintaannya.


Saat mereka masuk kedalam rumah Alexa kaget melihat beberapa orang yang sedang duduk di ruang tamu termasuk Lucia jantung Alexa langsung bergetar tidak karuan.

__ADS_1


"Sore nenek,papa,mama,sejak kapan kalian dirumah ini,kenapa tidak memberi tau aku sebelumnya kalau kalian akan datang." Ucap Andre.Dia mendekati neneknya terlebih dahulu lalu menyalami tangan neneknya dan juga kedua orang tuanya.


Alexa merasa sungkan dia berdiri ditempatnya dia tidak tau harus ngapain akhirnya dia hannya bisa diam dan menunduk di tempatnya dia kesal dengan Andre yang melupakan keberadaanya.


"Kalau kami memberi tahu mu kalau kami ingin pulang sudah pasti kami tidak melihat wanita ini disini." Jawab nenek Elisabet dengan wajah sinis.Dia nenek Andre dari papanya wajahnya terlihat seperti orang luar,di usianya yang sudah tua dia masih terlihat cantik dan modis.


"Kenapa dengan Alexa nenek, dia pacarku dan kebetulan aku ingin meminta ijin ingin menikahi Alexa secepatnya."Ucap Andre tanpa beban walaupun sebenarnya dia sangat ketakutan.


Lucia dan semuanya saling menatap seakan mereka ingin berbicara,Andre tidak suka melihat keberadaan Lucia disana dia takut Lucia memberi pengaruh buruk kepada nenek dan kedua orang tuanya.


"Kenapa si janda ini harus ikut ke rumah ini,aku tidak menyukainya lagi." Ucapnya dalam hati.Melihat suasana yang sangat mencekam di ruangan itu keringat dingin Alexa mulai berjatuhan.


"Nenek aku mencintainya dan sangat mencintainya,setuju atau tidak setuju kalian aku akan tetap menikahinya." Tekan Andre lalu mendekati Alexa dan membisikan sesuatu ke telinga Alexa,setelah itu Alexa meninggalkan mereka semua dan masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu dari dalam.


Papa dan mamanya sudah terlihat tidak suka dengan ucapan Andre tapi mereka tidak mau menyela pembicaraan nenek Elisabet karena dia adalah orang yang tidak suka di cela.


Nenek tidak merestui hubungan kalian,wanita macam apa yang kamu bawa ke rumah ini,nenek akan menyuruh Aliza ke indonesia kamu harus menikahinya."


"Aku tidak mau menikah dengan wanita mana pun kecuali Alexa,nenek jangan memaksa keinginan nenek." Potong Andre,dia memotong ucapan neneknya dan itu membuat Nenek Elisabet semakin geram.


Sementara itu Alexa duduk di sudut ruangan,tubuhnya gemetaran sekarang dia baru percaya kalau Andre mencintainya dan itu membuatnya sangat bahagia.

__ADS_1


Tiba-tiba dia merasakan pusing di kepalanya dan perutnya tiba-tiba mual dia merasakan perutnya tidak enak akhirnya dia berlari ke kamar mandi dan memuntahkan seluruh isi perutnya.


Alexa mengeluarkan seluruh isi perutnya dia merogoh kantongnya lalu mencari minyak kayu putih di kantongnya dan mengoleskan ke perut dan kepalanya begitu juga hidungnya.Dia duduk di lantai kamar mandi dan bersandar ke toilet dia merasa bingung dengan keadaanya yang semakin parah.


"Ada apa dengan ku,seharunya aku berobat tapi aku takut mengajak Andre apalagi keluarganya sedang disini." Ucapnya dalam hati.


Sementara itu Andre dan neneknya masih terus berdebat,bahkan papa dan mamanya juga marah kepadanya tidak terima dengan keputusan Andre.


"Sudah...sudah papa papa capek,Andre hannya kamu anak kami satu-satunya dan kamu juga pewaris semua harta nenekmu kenapa kamu tidak bisa menuruti keinginan nenekmu yang tidak muluk-muluk wanita itu tidak ada apa-apanya di banding Aliza dia wanita cantik dan berpendidikan bahkan papanya juga pejabat di negara ini." Ucap papamu menyelesaikan Keributan antara nenek dan cucu beda generasi itu.


"Maaf papa aku tidak bisa." Ucap Andre lalu dia pamit dari ruangan itu meninggalkan mereka berempat Lucia hannya diam saja dia sangat berharap Alexa segera di tendang dari rumah itu.


Andre mengetuk kamar Alexa beberapa kali Alexa yang masih di kamar mandi sedikit enggan untuk membuka pintu tapi dia takut jika ada sesuatu yang penting akhirnya dia melangkahkan kakinya yang lemah menuju pintu kamar.


"Alexa ada apa denganmu,kenapa wajahmu semakin pucat,apa kamu takut di rumah ini,kalau kamu takut disini aku akan membawamu dari rumah ini " Ucap Andre.Dia sangat panik melihat Alexa semakin lemah akhir nya dia menghubungi dokter pribadinya.


Andre mengangkat tubuh lemah Alexa lalu membaringkannya di tempat tidur dia meletakkan tangannya di atas kening Alexa.Andre sangat kaget dengan tubuh Alexa yang sangat dingin akhirnya dia menutup tubuh lemah Alexa dengan selimut.


Andre keluar dari kamar lalu berjalan menuju dapur disana dia menghampiri pelayan dan menyuruhnya memasak bubur.Dia mengabaikan semua keluarganya dia kesal karena menolak Alexa menjadi istrinya.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2