Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 48 ~ Kejam ~


__ADS_3

Andre terus mondar-mandir di dalam rumah,sekarang dia sangat menyesal kenapa dia tidak membayar orang untuk menjaga rumahnya yang begitu besar.Andre tidak tau harus mencari Alexa kemana dia yakin Alexa tidak mungkin kembali kerumah orang tuanya karena sepengetahuannya Alexa masih belum mau kembali dan menemui mamanya.


"Sayang kamu dimana tolong beritahu aku." Ucapnya dalam hati.Andre keluar dari rumah menuju teras rumah,ingin melihat cctv sudah seminggu ini cctv di rumahnya rusak jadi tidak ada yang bisa memberitahu dimana Alexa bahkan jika dia bertanya kepada tetangganya dia bahkan tidak kenal dengan tetangganya.


Setelah mengelilingi seluruh pekarangan rumah Andre masih berharap Alexa baik-baik saja dan kenali setelah sore nanti dia mencoba untuk menenangkan dirinya.Dia masuk ke dalam rumah lalu dia berjalan menuju kamar Alexa disana dia merebahkan tubuhnya dan mencium aroma tubuh pacarnya.


"Sayang kembali lah,aku menungggu mu di rumah ini,apa pun yang terjadi aku akan menikahi mu dan tidak membiarkan kamu menderita lagi." Ucapnya dalam hati.


Mungkin karena kelelahan akhirnya Andre terlelap di kamar Alexa hingga subuh baru dia terbangun dan sangat kaget.


Suasana kamar sangat gelap karena tadi sore saat dia tidur dia tidak menghidupkan lampu setelan menghidupkan lampu Andre duduk di atas ranjang dan menatap ranjang yang kosong.


Dia keluar dari dalam kamar lalu keliling dan memanggil pelayan tapi dia tidak mendengar suara apa pun hannya suara jangkrik yang terdengar membuat suasana hatinya menjadi sedih.


Seluruh tubuh Andre langsung gemetaran,dia sangat yakin jika sesuatu yang buruk telah terjadi kepada pacarnya dia semakin sedih apalagi saat dia mengingat Alexa sering kurang sehat belakangan ini.


Keesokan paginya Andre mengirim surat cuti ke kantornya,sebenarnya dia tidak perlu mencari tahu keberadaan Alexa dia sudah sangat yakin kalau keluarganya yang menyuruh Alexa pergi jauh meninggalkannya.


Setelah mendapat ijin cuti, Andre segera bersiap-siap berangkat ke rumah orang tuanya,jangankan untuk mandi cuci muka pun dia tidak ada semangat dia sudah bisa menduga kalau hal ini akan terjadi tapi dia terlanjur cinta kepada Alexa.

__ADS_1


Pakaian berantakan,wajah kusut dia pergi menuju rumah orang tuanya dia lansung mendorong pintu dengan kasar dan menemui papanya yang sedang duduk di ruang tamu sambil menikmati teh dengan koran di tangannya.


"Papa...Katakan kepadaku kemana kamu mengirim Alexa,aku tau papa kamu sudah mengusirnya dari rumah." Ucap Andre setelan sampai disana tanpa memberi salam atau duduk terlebih dahulu.


Antoni dengan santai lansung meletakkan koran di atas meja dan membuka kacamatanya setelah itu dia menatap Andre dengan tatapan tajam dan itu tidak membuat Andre takut sama sekali.


"Dasar anak kurang ajar kamu ya,semakin dewasa sopan santun mu semakin tidak ada,masuk ke rumah orang tampa memberi salam di sekolahkan di tempat elit nenek kira otakmu bisa membedakan dan mencari calon istri yang sepadan." Tiba-tiba Elisabet mengomel panjang lebar dia baru saja keluar dari kamarnya,ibunya juga menuruni anak tangga dan menatap anaknya dengan lirih.


Ada rasa kesal yang mendalam di hati Sintia terhadap Andre karena dirinya suaminya selalu menyalahkan dirinya begitu juga dengan mertuanya,bahkan mengira dia tidak mengajarinya.


"Nenek....Aku rasa nenek juga pernah muda,kita tidak akan tau nenek cinta itu datang kepada siapa jadi tolonglah nenek jangan membuatku seperti ini,aku sangat mencintai Alexa melebihi apa pun." Ucapnya dengan nada lirih dia menatap papanya yang juga menatapnya dengan sinis.


Sebenarnya Andre bukan tidak mau melawan atau bertindak melakukan sesuai keinginannya bahkan jika keluarganya pun mengambil semua hartanya dia bisa saja berkorban tapi dia sudah kenal dengan papa dan neneknya dia tidak tega papanya akan melampiaskan amarahnya kepada mamanya.


Dari dulu saat dia masuk kecil jika Andre melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan papanya maka mamanya akan menjadikan korban dan kerap menerima pukulan demi pukulan dari papanya dan makian dari neneknya.


Andre beranjak dari tempat duduknya lalu pergi ke dalam kamar dimana dia tidur sebelum dia memiliki rumah dulunya.Pada saat dia sampai di dalam kamar tidak lama pintu kamar terbuka dan mamanya sudah berdiri di belakangnya.


"Andre dengarkan mama nak,aku mohon jangan lawan apa kata papamu,aku sudah tua apa kamu tega jika papa memukul mama nantinya?" Mamanya berbicara dengan sedikit memohon dan tentu saja dia tidak akan mampu menahan itu.

__ADS_1


Andre tidak menjawab kata-kata mamanya,sebenarnya kadang dia juga muak jika mamanya memanfaatkannya untuk melakukan semua keinginan mereka.


Muak dengan sandiwara mamanya yang juga memiliki sifat sombong,akhirnya Andre keluar dari kamarnya dia sudah tidak tahan di rumah itu dan dia sadar sekeras apa pun dia melawan keinginan papanya dia tidak akan mampu karena dari sananya papanya memang orang yang sangat egois.


"Andre kamu mau kemana nenek belum selesai bicara,besok Aliza sudah sampai di Indonesia kamu harus segera menikahinya."Ucap sang nenek dengan nada yang sangat tinggi.


Andre membanting pintu dengan sekuat tenaga berharap keluarganya tau kalau hatinya saat ini sangat terluka.Andre tidak peduli orang tuanya menyuruhnya menikah tapi dia harus mencari keberadaan Alexa dan menikahi pujaan hatinya itu tanpa restu dari kedua orang tuanya.


"Aku akan menikahinya diam-diam itu tidak masalah yang penting aku bisa hidup bersama Alexa." Ucapnya lalu masuk kedalam mobilnya dan pergi menuju apertemen milik Doni sahabatnya yang paling dekat.


Setelah sampai di depan apertemen milik Doni dia lansung menekan angka-angka di pintunya hingga terbuka lalu dia masuk kedalam.


"Ternyata dia belum menganti kata sandi apertemenya dia memang orang yang sangat setia." Ucapnya.Dia masuk kedalam rumah dan dia juga sadar kalau Doni tidak di apertemen dia sadar hari ini jam kerja bagi para pencari rupiah.


Andre mengambil beberapa minuman anggur dari tempat penyimpanan anggur dia juga mengambil rokok yang ada disana hari ini dia ingin melampiaskan semua perasan sakit di hatinya dengan mabuk.


Perlahan demi perlahan Andre meminum anggur yang sudah di tuangkan di dalam gelasnya lalu meneguknya sampai habis kepalanya sudah sangat pusing sudah lama dia tidak melakukan kegilaan ini.


"Andre....Apa yang terjadi? apa yang kamu lakukan ini?" Tiba-tiba dokter Doni sudah berdiri di belakanganya dia kaget melihat kehadiran Andre di apertemen nya.

__ADS_1


💗💗💗 Bersambung 💗💗💗


__ADS_2