
Sintia keluar dari kamar lalu kembali bergabung dengan keluarganya di ruang tamu.Suaminya menatapnya dengan sinis seakan meminta penjelasan kenapa Andre tidak keluar dari dalam kamarnya.
"Maaf Aliza hari ini anakku Andre kurang enak badan,dia muntah-muntah di kamarnya mungkin kami akan membawanya ke rumah sakit." Ucap Sintia dengan nada yang sangat lembut.
"Tidak papa Tante,besok aku kesini lagi kalau Mas Andre sudah baikan." Jawab Aliza.Antoni dan Elisabet tersenyum masam.
"Baik banget calon istri cucu nenek kamu memang wanita yang hebat sayang." Ucap Elisabet dengan pujian setinggi langit tapi hatinya penuh dengan kebusukan.
"Aahh...Nenek bisa aja,aku permisi dulu Tante om,nenek,salam sama mas Andre." Ucap Aliza.Mereka mengantar Aliza sampai keluar dari rumah wajah mereka penuh dengan kepalsuan.
"Salam sama papa dan mama yang sayang." Ucap Nenek sebelum Aliza menaiki mobil Rubicon miliknya dia memang wanita yang unik.Sudah cantik kaya raya anak tunggal kedua orang tuanya juga pejabat penting di negara ini.
Kedua keluarga ini sudah lama berteman baik,Andre dan Aliza sudah dari dulu di jodohkan oleh Antoni dan keluarga Aliza.
Jika Andre dan Aliza menikah memang mereka bisa disebut pasangan yang sempurna Andre tampan dan memiliki pekerjaan yang hebat sementara itu Aliza seorang desainer hebat dan sudah memiliki butik sendiri di Paris dan rencananya kalau dia menikah dengan Andre dia akan membuka kantornya di Jakarta.
"Kenapa Andre tidak mau keluar apa kamu tidak bisa membawanya keluar?" Elisabet sudah mulai mengomel.Mertua dan suaminya sama-sama memiliki sifat yang kurang baik.
"Ma...Andre benar-benar sedang sakit wajahnya pucat dan dia juga muntah-muntah sebaiknya kita bawa dia ke rumah sakit atau kita panggil dokter mana tau dia tidak mau berobat." Ucap Sintia membela diri.Walaupun mama mertuanya kadang sangat kasar kepadanya dia juga berani melawan mertuanya kalau posisinya dia benar.
"Antoni...Hubungi dokter pribadimu,kita harus mempercepat pernikahan Aliza dan Andre,aku tidak mau kita selalu mengundur waktu." Ucap Nenek Elisabet.
*****
__ADS_1
Sementara itu disebuah lapas seorang wanita tertidur lemah disudut ruangan,sudah seminggu setelan Alexa di masukan ke tempat itu dia mengalami muntah sepanjang hari membuat tubuhnya semakin lemah.
Beruntung sekali Alexa sekamar dengan orang-orang baik hingga dia tidak merasa tertekan dan dia juga kadang di bantu teman-temannya.
Hari ini dia merasakan tubuhnya benar-benar lemah,dari subuh dia muntah terus sementara makan dia tidak selera tubuhnya sudah sangat kurus dan pucat.Pada saat dia ingin ke kamar mandi tiba-tiba dia ambruk dan langsung pingsan di lantai hingga teman-teman sekamarnya ribut meminta tolong.
Sampai detik ini Alexa belum tau kalau dia sedang hamil,dia mengira kalau dia sedang sakit atau masuk angin.
Kepala lapas membawanya kerumah sakit terdekat dan untuk diperiksa mereka juga bingung kenapa atasan mereka membawa Alexa kesana tapi tidak memberi tahu apa alasannya dan masalah yang menimpa Alexa.
Setelah diperiksa secara intensif dokter memberitahu penjaga lapas kalau Alexa sedang hamil dan mereka juga meminta agar Alexa di rawat beberapa hari karena tubuhnya sangat lemah dan kekurangan nutrisi.
Penjaga lapas langsung memberitahu atasannya,tentang keadaan Alexa setelah mendapat ijin Alexa akhirnya di rawat di rumah sakit.
"Selamat sore nona Alexa,hari ini kamu sudah bisa pulang dan kamu harus banyak makan agar tubuhmu sehat,kamu harus merawat tubuhmu sendiri,sebelumnya aku minta maaf kalau aku bertanya terlalu lancang,nona Alexa sudah memilki suami?" Tanya dokter.Dia tau Alexa sangat ketakutan terlihat dari raut wajahnya yang tegang.
"Be_belum dokter kenapa dokter apa aku menderita sakit yang parah?" Tanya Alexa dengan wajah polos.Dokter terdiam dia sudah menduga dari awal kalau Alexa hamil diluar nikah dan dia juga yakin kalau Alexa tidak tau keadaanya saat ini.
Dokter dan penjaga tahanan saling menatap membuat Alexa semakin heran dia takut jika ada penyakit yang serius dia derita saat ini.
"Nona Alexa aku harap kamu tidak heran,sebenarnya saat ini anda sedang hamil dan usia kandungan anda sudah tiga Minggu."
"Hahaha....Dokter melawak bagaimana bisa aku hamil,katakan dokter kalau kamu berbohong jangan bercanda berlebihan dokter." Ucap Alexa air mata sudah membasahi wajahnya tawanya barusan berubah menjadi tangis pilu yang menyedihkan.
__ADS_1
"Tuhan nasib buruk apa lagi yang menimpaku,aku harus bagaimana sekarang kenapa...kenapa harus aku yang menderita." Alexa menangis sesenggukan dia tidak tau harus bagaimana menjalani hidup untuk saat ini.
"Sudah sekarang kita kembali ke lapas kamu bisa menjaga kandungan mu dengan baik yang penting kamu makan dengan rajin."
"Dokter.....Jika suatu saat kamu memiliki anak dan kamu kaya raya seperti apa pun pilihan anakmu tolong berikan Restu." Ucap Alexa lalu penjaga tahanan kemabli memborgol tangannya dan membawanya keluar dari ruangan dokter.
Sang dokter tidak mengerti arti ucapan Alexa yang dia tau saat ini dia merasa iba dengan hidup Alexa dia tidak tau kenapa wanita itu bisa masuk penjara sedangkan dia sedang hamil.
Alexa masuk keruangannya di sambut semua teman-temanya di ruang tahanan mereka memang sangat care dengan kehidupan Alexa.
"Alexa jujur kamu pasti sedang hamil kan?" Tanya seorang wanita,dia wanita yang paling tua di antara mereka semua.Alexa menatap wanita itu.
"Dari mana Kaka tau aku sedang hamil?" mereka berlima sedang mendengar cerita dari mulut Alexa walaupun sebelumnya ketua mereka sudah menduganya dari awal ALexa masuk ke ruangan mereka.
"Karena aku sudah pernah hamil,sebelum aku masuk penjara ini,dan sampai sekarang aku tidak tau kemana perginya anakku,aku meninggalkannya bersama neneknya saat aku membunuh selingkuhan suamiku." Jawabnya tanpa merasa berdosa sedikit pun.
"Mati nga pelakor itu kak?" Seorang wanita pendiam tiba-tiba menyela pembicaranya dia terlihat serius menanyakan itu.
Mereka semua tertawa lepas,hannya Alexa yang tidak menikmati obrolan menjijikan itu.Saat ini Alexa hannya bisa memikirkan masa depannya dan juga bayi yang ada di kandungannya.
Alexa berjanji dalam hati akan menjaga bayinya sampai lahir bahkan tiba-tiba dia merasa bersyukur karena dia bisa memiliki anak dari pria yang sangat mencintainya dan juga dicintainya.
"Sekalipun Andre menikah dengan wanita lain setidaknya Tuhan menitipkan malaikat kecil ini di kandunganku,aku sangat bahagia bisa memiliki ini aku akan berjanji menjaganya sekuat tenagaku."Ucapnya dalam hati dengan senyuman tipis di bibirnya.
__ADS_1
πππbersambung πππ