
Antoni membalikan tubuhnya lalu menoleh ke arah Sintia yang berdiri tepatnya dibelakangnya dia menatap sinis istrinya.
"Keluar....Aku bukan anak kecil yang harus diperhatikan,kamu memang istri tidak berguna,bahkan sebagai seorang istri kamu tidak tau cara mendidik anak.Lihat gara-gara kamu memanjakan anak bahkan dia tidak tau mencari istri yang sepadan dengannya." Antoni memarahi istrinya dengan kata-kata yang sangat kasar.
"Papa....Kenapa papa selalu menyalahkan aku,lihat papa juga sebagai kepala rumah tangga tidak bisa mendidik anak,bukan kah mendidik anak itu tugas antara suami dan istri." Sintia menjawab suaminya tidak mau kalah.
Antoni tidak bisa menjawab, akhirnya dia mendorong tubuh istrinya hingga terjatuh ke atas ranjang lalu meninggalkan Sintia di dalam kamar.Sintia tidak bisa menahan air mata di usianya yang sudah setengah abad masih saja merasakan perlakukan kejam suaminya yang tidak pernah menghargainya bahkan itu juga yang membuat Elisabet mama mertuanya tidak pernah menghargainya sebagai menantu.
Sintia keluar dari kamar,sepertinya suaminya itu sangat frustasi,dia melihat wajah suaminya yang yang begitu tegang.
"Mama,sekarang kita pergi menemui wanita itu,kita harus melakukan negoisasi dengan wanita itu." Ucap Antoni kepada mamanya yang baru saja menghampirinya.Sintia yang belum sampai di depan pintu berbalik badan lalu menghampiri suami dan mertuanya.
"Kamu anak bodoh,kamu pikir wanita itu akan menerima negoisasi darimu,kamu tidak pernah menonton sinetron,wanita itu akan menolak uang darimu karena menikah dengan anak orang kaya jauh lebih menyenangkan." Ucap Elisabet.Dia yang sering menonton sinetron akhirnya menyamakan kehidupan Alexa dengan drama yang dia tonton.
Antoni terdiam dan membenarkan ucapan mamanya,dia merasa yakin kalau Alexa akan menolak pemberiannya menurutnya menjadi istri seorang jaksa kata jauh lebih menyenangkan.
"Aku ada rencana dan aku yakin seiring dengan waktu Andre akan melupakan wanita itu,sini aku bisikkan di telingamu." Ucap Elisabet sambil berbisik cukup lama di telinga Antoni.
"Lakukan dengan baik,setelan itu hubungi Aliza dan suruh kembali ke Indonesia kita akan menikahkan keduanya secepatnya." Ucap Elisabet.Antoni tampak senang mendengar ide dari mamanya dia berharap dengan demikian seiring dengan berjalannya waktu Andre akan melupakan Alexa.
Sintia tidak berani bertanya tentang rencana suami dan mertuanya dia hannya berharap semoga masalah keluarganya cepat selesai.
Sementara itu dirumah Andre semuanya berjalan normal,Alexa yang sudah merasa lebih baik akhirnya bisa santai sambil menonton televisi.
__ADS_1
"Kamu sudah sehat sayang?" Tiba-tiba saja Andre sudah berdiri di hadapannya dengan bungkusan di tangannya,Alexa tidak mendengar suara mobil Andre karena dia sangat serius menonton drama Korea di televisi.
"Kamu sudah pulang sayang mana bakso pesanan ku." Tanya Alexa sambil beranjak dari tempat duduknya.
Alexa menerima bungkusan dari tangan pacarnya lalu mereka pergi ke dapur dan segera menghidangkan bakso di dalam mangkok.
"Sayang mari kita makan."
"Kamu saja sayang aku tidak doyan." Jawab Andre.Alexa menikmati bakso yang dibawa oleh pacarnya dia sangat menikmati makanan kesukaannya itu sudah lama dia menginginkan makanan itu.
Andre sedikit heran dengan nafsu makan Alexa,sudah tiga hari ini nafsu makan Alexa tinggi bahkan dia harus memesan makanan tengah malam saat Alexa kelaparan.
Setalah menghabiskan semua baksonya mereka berdua langsung pergi keruang tamu disana mereka berbincang sesuatu yang tidak penting.
"Sayang pagi ini apa kamu merasakan mual,kamu masih muntah?" Tanya Andre penuh perhatian.
Andre duduk di atas sopa,sementara itu Alexa tidur di pangkuannya keduanya tampak sangat bahagia dia ingin segera menikahi Alexa dan rencananya besok Andre ingin menemui kedua orang tua dan neneknya.Dia ingin kedua orang tuanya melamar Alexa untuknya secara resmi.
Andre belum memberitahu rencananya kepada Alexa,dia ingin tau dulu reaksi orang tuanya mengingat kemarin nenek dan orang tuanya menolak keinginannya.
Malam semakin larut Alexa kembali kedalam kamarnya dan begitu juga dengan Andre dia menaiki anak tangga masuk kedalam kamarnya.
Pagi ini Alexa dan Andre duduk dimeja makan,entah kenapa hari ini Andre merasa tidak enak badan dia malas pergi ke kantor,dia juga merasa gelisah dia merasa takut meninggakan Alexa di rumahnya.
__ADS_1
Dengan terpaksa Andre berangkat ke kantornya,hari ini dia ada tugas penting dikantor menyelesaikan sebuah perkara akhir.
"Sayang hari ini kamu ikut aku ke kantor yuk,perasanku tidak enak meninggakan kamu disini sendirian." Ucap Andre dia seakan memiliki firasat buruk tentang Alexa.Dan saat itu Alexa tersenyum dia tidak percaya dengan kata-kata Andre.
Kamu ada-ada aja sayang,sudahlah semua baik-baik saja jangan terlalu berfikiran yang tidak-tidak." Jawab Alexa.
Dengan berat hati Andre meninggalkan rumahnya,dia ingin segera sampai di kantor lalu menyelesaikan pekerjaannya dan kemabli pulang untuk menemani Alexa.
Pada saat mobilnya keluar dari dalam rumah sebuah mobil sudah memantaunya jauh dari lokasi rumahnya.Mobil itu langsung masuk kedalam halaman rumah dan memasuki rumah.
Melihat calon mertuanya datang bersama dua orang pria jantung Alexa langsung bergetar hebat dia bingung harus ngapain apalagi dia tau orang tua Andre tidak menyukainya.
"Selamat pagi om,mas Andre sudah pergi ke kantor om." Ucap Alexa dengan nada gemetaran apalagi saat itu hannya dia seorang di dalam rumah pelayannya sedang pergi belanja ke super market.
Mata Antoni menatapnya sinis dia semakin yakin kalau kedatangan calon mertuanya ke rumah itu hannya ingin mengusirnya dari sana.
"Pasti kamu merasakan nyaman yang luar biasa tinggal di rumah ini ya,sementara kamu bisanya tinggal di gubuk bambu dengan makanan seadanya,sekarang kamu bisa makan apa pun yang kamu inginkan.Apalagi dulu saat kamu bekerja kamu membiayai pria yang bisa memuaskan nafsumu." Ucap Antoni dengan kata yang cukup pedas.
Perasan Alexa semakin tidak nyaman dia sangat kaget saat mendengar kata-kata Antoni dia heran dari mana pria itu tau tentang masa lalunya yang sangat kotor.
"Apa maksud tuan,aku harap tuan bijak dalam berbicara,jangan asal menuduh tapi tidak tau kisah yang sesungguhnya." Jawab Alexa dengan emosi dia menahan kata-katanya agar tidak berbicara sembarangan.
Antoni tersenyum sinis dia terlihat jijik menatap Alexa dari atas sampai kebawah.
__ADS_1
"Hahaha...Kalau kamu wanita yang punya harga diri tidak mungkin kamu mau hidup satu atap dengan pria yang belum menikahi mu dan aku bisa jamin kamu pasti sudah menyerahkan tubuhmu yang murahan di jamah anakku." Jawab Antoni dan itu membuat Alexa semakin tidak tahan.
πππbersambung πππ