
Begitu juga dengan Revan dan Sonia mereka langsung keluar dari dalam mobil,sebenarnya Sonia sudah melarang Revan untuk keluar mobil saat dia melihat mobil Andre juga sampai,tapi Revan mengabaikan ucapannya dan dia memilih ikutan keluar.
"Alexa,kamu bekerja di tempat ini?" Revan menyapa Alexa,tapi Alexa mengabaikan Pertanyaan Revan dan memilih tetap masuk kedalam gedung membuat Revan tersinggung.
"Untuk apa kamu sombong kepada ku,biar bagaimana pun aku adalah pria yang pernah kamu kejar-kejar apa yang tidak aku tau tentang mu,bahkan ukuran dada mu saja aku tau." Ucap Revan dengan nada tinggi.Alexa menghentikan langkahnya lalu membalikan badannya dan berjalan menghampiri Revan.
"Plak....Aku memang orang yang sangat bodoh pernah memberikan hatiku kepadamu." Melihat Alexa menampar Revan dengan sangat keras,Sonia tidak terima dia berjalan menghampiri Alexa dan melayangkan pukulan keras di wajah Alexa.
"Dasar ******,berani sekali kamu memukul calon suamiku plak..." Sonia memekik,lalu melompat ke arah Alexa dan menjambak rambut Alexa sekuat tenaganya.
Melihat keributan itu,Andre yang sudah sempat naik kedalam mobilnya sebelum Revan mendekati Alexa tadi lansung keluar dan membantu Alexa melepaskan tangan Sonia di kepala Alexa.
"Sekali lagi kamu berani kasar dengan Alexa, aku tidak segan-segan memasukan kalian berdua ke penjara." Ancam Andre lalu mendorong tubuh Sonia dengan sangat kasar.
__ADS_1
Wajah Revan memerah mendengar ancaman Andre,dia tidak akan berani melakukan apa pun kepada Alexa jika Alexa memiliki beking sehebat Andre.
"Maaf pak Andre ini hannya salah paham."
"Diam kamu,sepertinya kalian harus banyak belajar jadilah pria hebat tampa bersikap seperti pria munafik." Ucap Andre dia sangat kesal dengan Revan walaupun tadi dia tidak sempat mendengar kata-kata yang dilontarkan Revan kepada Alexa.
"Sudah kamu masuk saja,abaikan orang-orang tidak berguna ini,dan jika mereka masih menganggu mu di butik ini segera melapor kepada ku." Ucap Andre.Alexa mengangguk dan langsung masuk kedalam gedung dia menghela napas lega karena belum melihat keberadaan Lucia itu artinya wanita itu tidak tau keributan yang terjadi di atara mereka.
Alexa langsung mengambil semua peralatan kebersihan dan mulai membersihkan semua ruangan satu persatu.Belum ada satu pun pegawai yang datang dan dia juga tidak tau kemana Sonia pergi setelah keributan barusan.
"Tumben kamu terlambat Sonia aku lihat kamu tadi di dalam mobil putih yang di ada di depan sana,siapa dia?" Tanya Mila sahabatnya yang paling dekat.
"Itu pacarku,tapi wanita ****** itu selalu menggodanya,aku tidak yakin lagi hubungan kami bisa berlanjut dan itu sudah membuatku muak."Jawab Sonia dia menunjuk ke arah Alexa,lalu dia duduk di sopa.
__ADS_1
Setelah Alexa dan Andre meninggakan mereka berdua tadi,ternyata Revan dan Sonia kembali berantem hebat dan itu membuat Revan sampai berani mengancam putus Sonia,sesuatu yang belum pernah dia ucapkan selama mereka pacaran hampir dua tahun lebih.
"Maksud kamu si OB,kamu kenapa sih sampai kalah sama dia,kamu harus sadar kalau kalau jauh lebih cantik darinya kamu harus sadar akan hal itu." Mila memberinya semangat tapi moodnya sudah terlanjur memburuk pagi ini.
Hari sudah sangat siang dan tiba waktunya untuk makan siang.Sonia sangat malas melakukan apa pun dan untungnya Lucia tidak keluar dari ruangannya jadi Sonia bebas melakukan apa pun.
Saat semua pegawai makan siang Sonia memilih menemui Alexa yang juga sedang makan siang saat ini dibelakang.
"Alexa...Jika kamu sampai berani kembali merebut calon suamiku,aku tidak akan membiarkan kamu hidup tenang ingat itu."
"Kamu yang harus menjaga kekasihmu itu,aku sudah tidak membutuhkan pria itu dan tolong jaga dia untuk tidak mengganggu kehidupan ku." Jawab Alexa membuat Sonia diam tidak berani berkutik.
Sementara itu,disebuah gedung besar Revan memberanikan diri untuk menemui Andre,dia ingin menegur Andre supaya Andre melepaskan Alexa.
__ADS_1
💗💗💗 bersambung 💗💗💗