Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia
Bab 22 ~ Jelek sekali dia ~


__ADS_3

Setelah Alexa menerima uang pemberiannya,Andre lalu masuk kedalam mobil begitu juga dengan Alexa,dia cukup bangga pernah menaiki mobil mewah milik Andre.


"Nanti sore kamu tunggu aku ya,untuk beberapa hari ini kamu ikut dan pulang bersamaku saja,karena kamu belum tau jika berangkat sendirian." Ucap Andre membuyarkan lamunan Alexa.Entah kenapa Alexa merasa sangat melow hari ini setelan mendapat perhatian yang cukup besar dari Andre.


"Baik mas,terima kasih sudah membantuku." Jawab Alexa.Andre tersenyum kecil mendengar ucapan Alexa padahal menurutnya ini bukanlah apa-apa dia hannya kasihan saja dengan hidupnya yang sudah pernah hancur.


Mobil mereka sampai di gedung yang cukup mewah,Andre turun dari dalam mobilnya dan membawa Alexa masuk kedalam.Alexa cukup takut,dia takut kalau pemilik butik tidak menerimanya apalagi dia jelas-jelas tau kalau pelayan di butik mewah seperti itu pasti wanita-wanita yang cantik dan seksi.


"Ayo cepat masuk,kamu tidak usah takut,pemilik butik ini tanteku kamu hannya perlu pintar mengambil hatinya dia orangnya sangat baik." Ucap Andre sambil berjalan memasuki gedung tempat dimana tantenya istrahat.Sepertinya janda kaya itu belum bangun makanya dia belum melihat tokonya terbuka.


"Tante....Tante...." Andre beberapa kali memanggil hingga seorang wanita datang menghampiri mereka,mungkin itu pembantunya.


"Maaf tuan nyonya Lusia sedang di kamar mandi,mohon menunggu." Jawab Pelayan itu lalu pergi meninggalkan mereka berdua.Andre duduk disebuah kursi sambil menunggu Lucia tantenya.


Beberapa kali Andre melihat arloji mahal yang melingkar di pergelangan tangannya hal itu membuat Alexa merasa tidak enak, pria itu memang sangat sibuk.Walaupun mereka sudah lama tinggal bersama tapi Alexa belum tahu sama sekali pekerjaan Andre dan juga latar belakang keluarga Andre yang dia tau pria itu adalah pria hebat.


"Ehh kamu sudah datang,mana wanita yang kamu bilang kemarin apa kamu sudah membawanya?" Tanya Lucia sambil berjalan menghampirinya.Jantung Alexa semakin berdebar saat wanita itu menghampiri mereka.


"Ini wanita yang kamu maksud? ya ampun kamu dapat dari mana wanita jelek seperti ini,sepertinya aku tidak bisa menerimanya Andre maaf ya." Ucap lucia tampa menjaga perasaan orang yang dia maksud.


Mendengar kata-kata hinaan yang di lontarkan oleh Lucia seketika mata Alexa langsung berembun,dia sangat malu dihadapan Andre.

__ADS_1


"Tante jangan seperti itulah,kalau tante tidak suka setidaknya jangan menghina dia sedemikan rupa." Ucap Andre dengan nada tidak suka.Saat itu Lucia tersadar dengan kata-katanya dan juga Andre keponakannya yang sudah membawanya kesana.


"Oke...Oke tante minta maaf,baiklah tinggalkan dia disini biar aku mengajarinya menjadi pelayan yang baik di butik ini,kalau bukan karena kamu keponakanku,aku tidak akan menerimanya." Ucap lucia dengan nada sombong membuat Alexa semakin tidak nyaman.


Jujur saja Alexa menyesal mau bekerja disana,seharusnya setelah wanita itu menolaknya tadi dia sudah keluar dari tempat itu.


"Oke...Tolong Tante ajari dengan baik.Aku pamit ya tante aku ada pekerjaan yang sangat mendesak."


"Oke...Tapi dia bukan pacar kamu kan,jelaslah bukan pacarmu, mana mungkin seorang Andre memiliki pacar seburuk ini." Ucap lucia saat Andre sudah masuk kedalam mobilnya.Alexa menatap mobil Andre sampai menghilang dari pandangannya.


"Apa kamu akan melihat mobil keponakanku sampai menghilang,kamu pernah ada pengalaman kerja di toko atau di restoran,sudah pasti belum ya,soalnya kamu jelek dan kurus mana mungkin ada yang mau menerima kamu."Ucap Lucia dengan nada sinis.Alexa merasa sangat kesal,dia merasa heran saja Andre memiliki tante yang begitu sombong.


"Baik nyonya." Jawab Alexa.Walaupun hatinya tidak terima dibuat menjadi seorang pembantu dengan terpaksa Alexa menerima apalagi untuk saat ini dia butuh pekerjaan.Tidak mudah wanita sepertinya mendapat pekerjaan di kota besar seperti ini yang memiliki banyak pencari pekerjaan.


"Ya sudah lakukan,mulai sekarang kamu sudah bisa mulai bekerja,tenang saja aku akan memberikan banyak gaji untukmu." Ucap Lucia.Alexa mengangguk lalu dia membawa peralatan kebersihan ke lantai atas dan mulai membersihkan semua ruangan.


Alexa sudah mulai bekerja dari dia datang sampai sekarang sudah menunjukkan pukul sebelas siang.Selesai dari lantai atas dia istrahat sebentar karena sudah sangat kelelahan.


Saat dia duduk disebuah kursi,tiba-tiba dia mendengar suara langkah kaki menaiki lantai,belum sempat dia berdiri Lucia sudah melihatnya.


"Kamu enak-enakan duduk disini,sementara dibawah lantai sudah pada kotor,kamu ini kekmana sih cara kerjanya,kamu pikir ada yang mau membayar mu mahal-mahal hannya untuk duduk disini,kamu kerja dari pagi sampai siang begini cuma ini doang? ingat ya aku tidak suka wanita lamban,sekarang kamu kebawah dan mulai kerja." Ucap Lucia,dia terlihat sangat marah kepada Alexa.

__ADS_1


Alexa menuruni tangga sambil membawa peralatan kebersihan,dari atas dia melihat begitu banyak orang yang datang berkunjung ke butik mewah itu.


Alexa mulai membersihkan lantai yang sudah lumayan kotor,dia mengabaikan para pelayan butik yang sedang melayani para pelanggan.Pada saat dia sedang asik membersikan lantai tiba-tiba dia dikejutkan dengan pukulan di pundaknya.


"Alexa....Kamu Alexa ya...Budak cinta Revan dua tahun yang lalu hahahah..Ternyata kamu masih hidup ya?aku tidak menyangka kamu masih hidup sampai saat ini,padahal yang aku dengar kamu pernah mengalami depresi hebat." Ucap Sonia dengan nada merendahkan.


Tidak ingin ada masalah disana,Alexa kembali melakukan pekerjanya dan mengabaikan kata-kata sampah dari mulut Sonia.


"Ternyata kamu cuma babu di tempat ini,kamu tau aku dan Revan akan segera menikah,tapi tenang saja saat kami menikah nanti aku akan mengundang mu hahaha." Ucap Sonia seakan memancing keributan dengan Alexa.


Pada saat itu Lucia menghampirinya,Sonia termasuk orang yang pintar menjilat makanya lucia menyukainya.


"Ada apa ini ribut-ribut?" Tanya Lucia kepada Sonia yang masih memandang Alexa dengan tatapan tidak suka.


"Tidak papa nyonya,hannya kebetulan saja aku kenal dengan OB ini nyonya dia mantan kekasih dari calon suamiku nyonya." Ucap Sonia dengan nada tinggi,dia sengaja melakukan itu agar Alexa mendengar apa yang dia katakan.


"Oohhh...Sudahlah jaga baik-baik calon suamimu mana tau dia masih suka."


"Sudah jelas dia masih mencintainya nyonya dulu dia sangat tergila-gila dengan calon suamiku." Jawab Sonia kembali.Alexa benar-benar marah karena Sonia sudah berani mengungkit luka masa lalu yang sudah dia lupakan dari beberapa bulan yang lalu.Jangankan rasa cinta perasan apa pun tidak ada lagi kepada pria itu,yang tersisa hannya perasan luka yang sangat dalam.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2